Info Berita Rekan

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Maniak Seks Facebook ‘Makan’ Korban Jiwa

LONDON – Para wanita yang menjadi anggota Facebook sebaiknya harus lebih meningkatkan kewaspadaannya pada maniak seks yang beredar di situs jejaring sosial tersebut. Pasalnya, maniak seks Facebook terbukti telah menelan banyak korban, bahkan tak segan-segan membunuh korbannya.

Setidaknya itulah yang terjadi pada remaja putri berusia 17 tahun asal Sedgefield, Timur laut Inggris. Remaja bernama Ashleigh Hall itu tewas mengenaskan di tangan seorang pria maniak seks yang ditemuinya di Facebook.

Daily Mail, Rabu (28/10/2009) memberitakan, pria berusia 32 tahun itu mengaku terang-terangan bahwa dirinya telah membunuh Ashleigh. Ia pun bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya itu.

Ashleigh menjadi korban penipuan di Facebook. Pria pembunuh itu, memajang profil sebagai seorang laki-laki berusia 16 tahun. Bahkan lengkap dengan foto profilnya.

Lalu, Ashleigh pun tertarik dengan profil teman laki-lakinya itu. Hubungan via Facebook terus berlanjut hingga mereka berdua sepakat untuk ‘kopi darat’.

Menurut keterangan ibunda Ashleigh, putrinya pergi meninggalkan rumah sejak Minggu 25 Oktober sekira pukul 7 pagi. Ashleigh, ketika itu, mengatakan akan berkunjung ke rumah temannya dan berjanji akan pulang pada sore hari.

Tapi menjelang sore, remaja putri yang terkenal di kampusnya di Darlington College, belum juga pulang, berulangkali ponsel Ashleigh dihubungi namun tak ada jawaban. Orang tuanya pun kemudian menghubungi kepolisian untuk melaporkan anaknya yang hilang.

Sekira pukul lima sore waktu setempat, polisi mendapatkan laporan dari seorang pria yang mengaku telah membunuh gadis yang tak lain adalah Asleigh.

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan.

28 October 2009 Posted by | Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , | 6 Comments

Pasang Status di Facebook Jadi Target “Maling”

LONDON – Pengguna situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter harus ekstra hati-hati mencatumkan berbagai informasi pada akun mereka. Pasalnya pencuri dapat dengan mudah menelusuri posisi Anda untuk menyusun rencana merampok rumah Anda.

Jutaan pengguna Facebook dan Twitter memposting berbagai detail informasi mengenai rumah mereka dan rencana pergi berlibur. Alhasil, informasi tersebut seolah menjadi undangan bagi para perampok untuk ‘berkunjung’ ke rumah si pemilik akun situs jejaring yang tengah pergi berlibur.

Laporan dari sebuah lembaga bernama Digital Criminal menyebutkan, para pelaku kejahatan memanfaatkan detail informasi tersebut untuk mencari waktu dan ancar-ancar yang tepat untuk merampok.

Digital Criminal telah melakukan poling terhadap sekira 2.000 pengguna situs jejaring sosial dan menemukan, dua dari lima pengguna Facebook mencantumkan detail rencana berlibur mereka. Di antara mereka, hampir dua pertiganya terdiri dari pengguna berusia 16 hingga 24 tahun.

“Oleh karenanya, tak heran jika kini banyak perampok memanfaatkan situs jejaring untuk menemukan mangsa,” kata presenter acara Beat The Burglar, Michael Fraser, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (27/8/2009).

Fraser menambahkan, para pencuri semakin percaya diri karena mereka telah mempelajari situasi rumah dan barang-barang apa yang akan mereka curi.
(rah)

2 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Lintas Informasi | , , , , , , , , , | Leave a comment