Info Berita Rekan

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

AS Dalang Tragedi 9/11

WASHINGTON – Mengejutkan, seorang aktor asal Amerika Serikat Charlie Sheen menuding pemerintahan AS merupakan dalang di balik serangan 11 September 2001 (9/11).Bertepatan dengan peringatan delapan tahun tragedi 9/11, Sheen menegskan bahwa pemerintahan george W Bush adalah pihak yang bertanggung jawab di balik serangan yang menewaskan hampir dari 3.000 orang itu.

Ia meminta Presiden Barack Obama untuk membuka penyelidikan terkait serangan di tiga lokasi itu. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Jumat (11/9/2009).

Aktor dengan bayaran tertinggi program televisi AS ini juga mengklaim “cerita yang beredar resmi soal tragedi 9/11 adalah kebohongan”. Untuk itu, menurutnya, perlu dibentuk sebuah komisi untuk melakukan penyelidikan.

Ia juga menuding Osama bin Laden yang selama ini dituding sebagai otak serangan 9/11, bekerja untuk untuk Badan Intelijen Pusat (CIA).

Pemeran komedi di serial Two And A Half Men ini menuliskan klaim-nya itu dalam transkrip bertajuk Twenty Minutes With The President. Tulisannya itu juga dipublikasikan di radio dan situs PrisonPlanet.com.(ton)

13 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ingin Jadi Tetangga Obama, Siapkan Rp27 M

CHICAGO – Jika punya uang banyak, Anda memiliki kesempatan menjadi tetangga Presiden Barack Obama di Chicago. Pasalnya, rumah di samping kediaman Obama dijual oleh sebuah agen property.

Pihak agen tidak menyebut berapa harga pasti rumah dengan 17 kamar itu. Namun harga rumah di daerah tersebut berkisar antara USD1 juta hingga USD2,5 juta (sekira Rp9,9 miliar hingga R024,7 miliar). Demikian seperti diberitakan Associated Press, Sabtu (12/9/2009).

“Kami mencari orang yang ingin yang ingin dekat dengan presiden dan mereka harus membayar lebih untuk itu,” kata Matt Garrison, seorang agen penjual rumah tersebut.

Pemilik terakhir membeli rumah seluas 557 meter persegi saat itu dengan delapan kamar dan 3,5 kamar mandi. Ia membeli rumah tersebut dengan harga USD35.000 pada 1973.

Tinggal dekat dengan presiden butuh perjuangan. Pasalnya, meski Barack Obama tidak berada di kediamannya, Secret Service sebagai otoritas yang bertanggung jawab dalam pengamanan presiden, tetap menjaga ketat jalan masuk ke rumahnya. Kondisi ini tentu akan mempersempit kebebasan orang yang tinggal di sekelilingnya.

Selain itu, menurut Garrison, pembeli juga harus menjalani pemeriksaan Secret Service. Namun ia tak bisa menjelaskan pemeriksaan seperti apa yang dilakukan.

Namun meski pembeli mungkin akan jarang melihat langsung Obama, setidaknya mereka akan sering melihat istrinya Michelle dan anak-anaknya.

Obama pindah dari Chicago sejak awal Januari ke Gedung Putih. Namun ia dan keluarganya kerap pulang untuk berlibur, seperti pada perayaan Valentine, Februari dan Juli lalu.(ton)

13 September 2009 Posted by | Lintas Informasi | , , , , , , , , , , , , | 1 Comment