Info Berita Rekan

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Situs NU Sempat Di-hack Malaysia

JAKARTA – Ketegangan antara Malaysia dan Indonesia terus berlanjut. Kabar terbaru situs berita NU online di-hack oleh orang Malaysia. Beruntung staf IT portal berita milik PBNU itu berhasil membentengi asetnya, sehingga tak ada kerusakan berarti.

“Dampaknya paling hanya membuat situs NU Online agak sulit diakses,” ujar Pemimpin Redaksi NU Online Abdul Mun’im DZ usai mengikuti workshop Penguatan Jaringan Komunitas NU Online di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Minggu (6/9/2009).

Mun’im menceritakan, upaya perusakan situs yang beralamat di http://www.nu.or.id tidak hanya terjadi sekali. Namun peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu itu sudah yang kesekian kali.

“Pelakunya bukan hanya dari Malaysia, tapi juga dari negara lain. Itu bisa kita lacak dari IP addres-nya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, hubungan Indonesia dan Malaysia sempat memanas akhir-akhir ini, karena adanya klaim atas beberapa budaya Indonesia oleh negeri jiran itu. Kasus klaim atas Tari Pendet serta pelecehan Lagu Indonesia Raya dalam sebuah forum merupakan beberapa contohnya. (tyo)

6 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , | Leave a comment

Di Internet, Cendol Pun Diklaim Malaysia

Liputan6.com, Jakarta: Pertarungan dunia maya antara netter Indonesia dengan Malaysia semakin memanas. Setelah sebelumnya heboh berdebat soal Tari Pendet, kini giliran minuman Cendol yang jadi buah bibir. Di situs http://www.topix.com, salah seorang netter yang diduga warga Malaysia mengklaim Cendol sebagai jajanan khas negeri jiran itu. Dengan congkak ia mengatakan “Sorry Indonesia, Cendol Juga Milik Malaysia”

Tak perlu menunggu lama, reaksi keras pun muncul dari sejumlah netter tanah air. Berdasarkan pengamatan Liputan6.com, Rabu (26/8), kedua kubu saling hujat mempertahankan argumen masing-masing. Merasa budayanya diinjak-injak Malaysia, tak sedikit netter Indonesia yang melontarkan sejumlah kata kotor. Namun diantara mereka ada pula netter yang mengajak berdamai dan menduga ini hanya sebuah isu untuk memecah belah bangsa [baca: Indonesia dan Malaysia “Perang” di Dunia Maya].

Bukan soal remeh-temeh semata, bahkan ada netter yang mengejek lambang negara Garuda, dengan menyebutnya sebagai Ayam. Sontak, para netter lain segera angkat bicara dan mencaci maki si pengejek. Karena diskusi ini di dunia maya, kata-kata yang keluar pun terhitung jorok.

Karena kepentingan etika, seluruh perang kata-kata tersebut tak bisa disebutkan satu-persatu. Namun jika Anda berminat melihat kelanjutan “perang” tersebut, Anda dapat langsung mengunjungi http://www.topix.com. (ROM)

1 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment