Cara Mengganti Nama Pemilik Windows XP
Registered Owner (Nama Pemilik) Windows merupakan salah satu Identitas dari Windows XP yang
Anda gunakan. Setelah Windows ter-install, nama pemilik Windows bisa Anda ketahui dari menu
Start atau My Computer. Sebenarnya, ada banyak cara untuk mengganti Registered Owner ini.
Namun, cara manakah yang termudah?
Biasanya, pengguna Windows XP menggunakan fasilitas Registry untuk mengubah nama pemilik dan
perusahaan (Company). Oleh karena itu, program Registry mutlak digunakan jika ingin mengubah nama
kepemilikan secara manual. Namun, melalui sebuah tool bernama Change Registered Owner &
Organization ini, Anda akan dimudahkan untuk mengganti nama pemilik dan perusahaannya (Company).
Download tool kecil ini Disini. Setelah tool yang memiliki ukuran 84.21 KB ini hadir dalam Hard Disk
Anda, jalankan dengan cara klik ganda. Setelah tool terbuka, masukkan nama baru di bagian Owner
dan Company. Setelah itu, klik Change. Tanpa harus melalui Restart, Anda bisa mengecek nama
pemilik baru tersebut dengan cara mengklik kanan My computer di desktop. Pilih Option Properties
dan lihat di bagian Registered to pada tab General.
Download here ChangeOwner.rar (84.21 KB)
Selamat Mencoba 
[http://www.imtikhan.co.cc/2010/07/cara-mengganti-nama-pemilik-windows-xp.html]
Cara manual Uninstall Trend Micro OfficeScan Corporate Edition Client
Trend Micro OfficeScan biasanya digunakan di lingkungan jaringan perusahaan untuk memberikan keamanan endpoint. Administrators can remotely uninstall the Office Scan client, and user at the workstation can uninstall the client program using built-in uninstall mechanism too (ie Add and Remove Program in Control Panel). Administrator dapat secara remote Scan Kantor menghapus klien, dan user di workstation bisa uninstall program klien menggunakan built-in mekanisme uninstall juga (yaitu Add and Remove Program di Control Panel). If for some reason, the Office Scan client cannot or unable to uninstall, or user doesn’t have the required password to remove the OfficeScan client, try the following workaround to manually uninstall and remove Trend Micro OfficeScan. Jika karena alasan tertentu, Kantor Scan klien tidak dapat atau tidak dapat menghapus, atau user tidak memiliki password yang diperlukan untuk menghapus OfficeScan klien, cobalah solusi berikut untuk meng-uninstall dan menghapus secara manual Trend Micro OfficeScan.
- Go to Control Panel Services (services.msc) , and stop the following services: Masuk ke Control Panel Services (services.msc), dan menghentikan layanan-layanan berikut:
- OfficeScanNT Listener OfficeScanNT Listener
- OfficeScanNT RealTimeScan OfficeScanNT RealTimeScan
- OfficeScanNT Personal Firewall (if enabled) OfficeScanNT Personal Firewall (jika diaktifkan)
- Run Registry Editor (regedit.exe) . Jalankan Registry Editor (regedit.exe).
- Navigate to the following registry key hive: Navigasikan ke sarang kunci registri berikut:HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services
- Delete the following keys (if available): Menghapus tombol berikut (jika tersedia):
- Ntrtscan Ntrtscan
- Tmlisten Tmlisten
- TmFilter TmFilter
- VSApiNt VSApiNt
- TMPreFilter TMPreFilter
- TM_CFW TM_CFW
- OfcPfwSvc OfcPfwSvc
- Navigate to the following registry hive: Menavigasi ke sarang registri berikut:HKEY_LOCAL_MACHINE \SOFTWARE\TrendMicro HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ TrendMicroor atau
HKEY_LOCAL_MACHINE \SOFTWARE \Wow6432Node\TrendMicro (in 64-bit Windows operating system) HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Wow6432Node \ TrendMicro (dalam 64-bit Windows sistem operasi)
- Delete the following keys (if available): Menghapus tombol berikut (jika tersedia):
- OfcWatchDog OfcWatchDog
- Pc-cillinNTCorp or OfficeScanCorp (depending on the client) Pc-cillinNTCorp atau OfficeScanCorp (tergantung pada klien)
- R emoteAgent R emoteAgent
- PC-cillin PC-cillin
- CFW CFW
- Browse to the following registry key hive: Browse ke sarang kunci registri berikut:HKEY_LOCAL_MACHINE \SOFTWARE \Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Run
- Delete the OfficeScanNT Monitor key. Monitor OfficeScanNT menghapus kunci.
- Navigate to the following registry key: Menavigasi ke kunci registri berikut:HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Uninstall HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Uninstall
- Delete the OfficeScanNT key. Hapus tombol OfficeScanNT.
- Delete the OfficeScan program group ( Trend Micro OfficeScan Client ) from the Windows Start menu . Hapus program OfficeScan kelompok (Trend Micro OfficeScan Client) dari menu Start Windows.
- Restart the computer. Restart komputer.
- Delete the directories that contain the OfficeScan Client program files, normally located inside Program Files folder. Menghapus direktori yang berisi file program Klien OfficeScan, biasanya terletak di dalam folder Program Files.
Above steps work for OfficeScan 7.x client in Windows 2003/XP/2000/NT/Vista/2008 machine. Langkah-langkah di atas OfficeScan 7.x bekerja untuk klien di Windows 2003/XP/2000/NT/Vista/2008 mesin. For Trend Micro OfficeScan Corporate Edition (OSCE) – 5.58, OfficeScan Corporate Edition (OSCE) – 6.5, Client / Server / Messaging Suite for SMB – 2.0, follow these manual uninstallation steps instead. Untuk Trend Micro OfficeScan Corporate Edition (OSCE) – 5,58, OfficeScan Corporate Edition (OSCE) – 6,5, Client / Server / Pesan Suite untuk SMB – 2.0, uninstall manual ikuti langkah-langkah sebagai gantinya.
- Delete the Trend Micro OfficeScan Client program shortcut in Start Menu , by right click on it and then choose Delete . Hapus Trend Micro OfficeScan Client pintas program di Start Menu, dengan klik kanan di atasnya, lalu pilih Hapus.
- Delete the installed files located in the OfficeScan folder under the \Program Files\Trend Micro\OfficeScan Client directory. Hapus file yang diinstal terletak di folder di dalam OfficeScan \ Program Files \ Trend Micro \ OfficeScan Client direktori.
- Open the Registry Editor (regedit) . Buka Registry Editor (regedit).
- Navigate to the following registry key: Menavigasi ke kunci registri berikut:HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\TrendMicro HKEY_LOCAL_MACHINE \ Software \ TrendMicro
- Delete the following keys: Menghapus tombol berikut:
- OfcWatchDog OfcWatchDog
- PC-cillin PC-cillin
- PC-cillinNTCorp PC-cillinNTCorp
- Also delete the following registry hives: Juga menghapus hives registri berikut:
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\OfficeScanNT Monitor HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Run \ OfficeScanNT Monitor
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Uninstall\OfficeScanNT HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Uninstall \ OfficeScanNT
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ntrtscan HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ ntrtscan
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\tmfilter HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ tmfilter
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\tmlisten HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ tmlisten
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\TmPreFilter (for Win2003) HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ TmPreFilter (untuk Win2003)
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\VSApiNt HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ VSApiNt
- Right click on My Computer , click Manage and then select Device Manager . Klik kanan pada My Computer, klik Manage lalu pilih Device Manager.
- Enable the Show Hidden Devices option. Aktifkan pilihan Show Hidden Devices.
- Remove the following hidden devices in Non-Plug and Play Drivers tree pertaining to OfficeScan (right-click and select Uninstall): Menghapus sebagai berikut perangkat tersembunyi di Non-Plug and Play Drivers pohon yang berkaitan dengan OfficeScan (klik kanan dan pilih Uninstall):
- Trend Micro VSAPI NT Trend Micro VSAPI NT
- Trend Micro FILTER Trend Micro FILTER
- Common Firewall Driver Common Firewall Driver
- NTRTSCAN (if available) NTRTSCAN (jika tersedia)
- TMLISTEN (if available) TMLISTEN (jika tersedia)
- Restart the OfficeScan client machine. Restart mesin klien OfficeScan.
sumber : [http://www.mydigitallife.info]
Instant Messenger : Sejarah dan Perkembangannya
Kemajuan teknologi informasi semakin memudahkan kita berkomunikasi. Kini, kita bisa berkomunikasi secara global, menembus batas-batas geografis dan politis, dengan sangat mudah dan murah. Tidak hanya komunikasi dengan teks (chat), namun juga komunikasi dengan suara (voice chat) dan bahkan komunikasi dengan video (video chat). Hanya dengan berbekal sambungan internet, headset, bermikrofon, dan webcam, Anda bisa melakukan semua bentuk komunikasi tersebut. Sungguh mudah dan luar biasa.
Pengirim pesan instan (biasanya disebut dengan IM atau Instant Messenger) merupakan perangkat lunak yang memfasilitasi pengiriman pesan singkat (instant messaging), suatu bentuk komunikasi secara langsung antara dua orang atau lebih menggunakan teks yang diketik. Teks dikirim melalui komputer yang terhubung melalui sebuah jaringan, misalnya Internet. Setelah penggunaan e-mail yang mengubah cara orang berkomunikasi dari cara konvensional untuk mengirimkan surat, teknologi pengiriman pesan singkat (instant messaging) diciptakan untuk menutupi kelemahan e-mail yang terkadang kurang cepat dan tidak real-time.
- Sejarah Instant Messenger (IM)
Aplikasi Instant Messenger mulai ada sejak 1970 dalam sistem operasi multi-user seperti UNIX, awalnya untuk memudahkan komunikasi antar pengguna mesin yang sama, kemudian dalam suatu jaringan lokal, dan setelah itu antar internet. Beberapa dari mereka menggunakan peer-to-peer protokol di saat yang lain memerlukan peer sebagai penghubung ke suatu server. Pada akhir pertengahan tahun 1980 sampai awal 1990, layanan online Qantum link untuk komputer Commodore 64 menawarkan pesan user-to-user antar costumer dan ini mereka sebut ”on-line messages” (OLM). Quantum link semakin dikenal dalam beberapa aplikasi yang menyerupainya, seperti America Online yang menawarkkan produk dengan nama ”AOL Instant Messages” (AIM).
Seiring perkembangannya Quantum Link menggabungkan sebuah komodor 64 menggunakan komodor PETSCII text-graphics. Dalam hal ini layanan yang disediakan menyajikan beberapa pilihan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan sejenis GUI walauun lebih primitif dibanding UNIX berikutnya, windows, dan macintosh yang berdasar pada Program Instant Messenger GUI. Modern GUI-based messaging mulai berakhir pada 1990-an digantikan dengan ICQ (1996) dan AOL Instant Messenger (AIM, 1997).
Beberapa tahun kemudian AOL memperoleh penghargaan dua hak patent dari U.S. patent office. Meanwhile, sementara perusahaan lain mengembangkan aplikasi mereka sendiri (Yahoo, MSN, Excite, Ubique, IBM) yang masing-masing memiliki protokol kepemilikan dan client sendiri.
Pada tahun 2000, sebuah aplikasi open-source dan protokol open standards-based yang disebut jabber diluncurkan, jabber dalam hal ini berperan sebagai gateway untuk protokol IM lainnya, hal ini cukup mengurangi kebutuhan berbagai client. Modern multi-protocol clients seperti Gaim, Trillian, Adium dan Miranda dapat menggunakan beberapa dari protokol IM tanpa memerlukan server gateway. Bahkan baru-baru ini, beberapa layanan instant Messenger memulai untuk menyediakan layanan video conference, Voice Over IP (VoIP) dan web conferencing services.
- Perkembangan IM
Perkembangan pengirim pesan instan berbasis GUI diawali ketika mulai maraknya orang menggunakan teknologi ada awal tahun 1990 ketika banyak orang mulai meluangkan waktu untuk mengakses Internet. E-mail merupakan perkembangan komunikasi internet yang berkembang pesat pada saat itu, namun seiring dengan bertambahnya kebutuhan, e-mail dirasakan kurang cepat dalam mengirimkan pesan dan tidak dapat diketahui apakah orang yang dikirimi pesan melalui e-mail juga sedang daring dan membalas pesan secara cepat. Kebutuhan tersebut mendorong para pengembang perangkat lunak menciptakan sebuah program chat room, di mana suatu grup atau perorangan dapat melihat serta mengirimkan pesan kepada sertiap orang yang ada pada room tersebut. Aplikasi ini dimulai ketika penyedia jasa daring Quantum Link (lebih dikenal dengan nama American Online) menawarkan fitur untuk dapat saling berkirim pesan dengan sesama pengguna komputer yang sedang daring. Penerapan pengiriman pesan instan ini memiliki dasar yang tidak jauh berbeda, yaitu sebuah chat room yang ditujukan untuk dua orang.
Seiring dengan perkembangannya, pengiriman pesan instan ini mulai meledak di Internet pada November 1996 saat Mirabilis memperkenalkan ICQ yang merupakan sebuah program pengirim pesan instan gratis, dan diikuti oleh AOL Instant Messenger (AIM) pada tahun 1997. AOL kemudian mengakuisisi Mirabilis. Penggunaan pengirim pesan instan kemudian berkembang dari hanya bisa diakses melalui komputer menjadi dapat diakses juga melalui telepon genggam sehinggal memungkinkan para penggunanya mengakses layanan ini kapan saja dan di mana saja.
Instant messaging kini tengah berkembang sehingga tidak hanya sebatas teks. Tahun 1996, sebuah perusahaan Israel yang tak begitu terkenal menyusun sebuah perangkat lunak, yang kemudian segara menjadi program yang paling banyak di-download di web, dan memicu revolusi komunikasi dunia. Teknologi itu memungkinkan dua orang di mana pun bisa saling mengetikkan pesan secara real time. Perangkat lunak ICQ sebagai purwarupa sistem instant messaging (IM), telah digunakan 11 juta orang dalam waktu 2 tahun. Teknologi ini menarik perhatian raksasa internet America Online, yang langsung membelinya seharga US$287 juta tahun 1998. Sejak saat itu, puluhan perusahaan telah mengembangkan produk semacam, yang biasanya bisa diperoleh secara gratis. “Kalau Anda tinggal di Eropa, atau Amerika, dan Anda memiliki teman, atau keluarga di berbagai penjuru dunia, lalu Anda menggunakan telepon, itu tentu mahal,” ujar Jonathan Roubini, pengamat teknologi di PC Magazine. “Keunggulan IM adalah bahwa setiap orang yang memiliki komputer bisa online begitu saja, dan ngobrol dengan keluarga, teman, atau sejawat di seluruh dunia.”Instant Messaging memiliki pengguna sangat banyak di seluruh dunia. AOL saja mengirim 2 miliar pesan per hari, sedangkan perangkat lunak IM tetap beroperasi di komputer desktop rata-rata enam 6 jam per hari. Tidak begitu mengherankan jika semua perusahaan besar baru-baru ini mengumumkan telah menyempurnakan layanan IM mereka. Pasar IM sangat besar. Yahoo Messenger memperkirakan ada 19 juta pengguna di Amerika, sementara demografi pemakai berubah drastis dalam beberapa tahun ini.
- Survey Pengguna Instant Messenger :
• AIM : 53 juta pengguna aktif (Nielsen//NetRatings, Agustus 2005), 195 juta total pengguna.
• Windows Live Messenger atau MSN Messenger : 29 juta pengguna aktif (Nielsen//NetRatings, Agustus 2005), 155 juta total pengguna (April 2005).
• Jabber : 13,5 juta pengguna aktif (Osterman Research Agustus 2005), tidak dilakukan perhitungan dari penyelenggara jasa internet lainnya (diperkirakan lebih dari 7,5 juta pengguna, dengan total lebih dari 21 juta pengguna).
• Yahoo! Messenger: 21 juta pengguna aktif (September 2005).
• ICQ : 20 juta pengguna aktif di seluruh dunia, 400 juta total pengguna.
• QQ : 221 juta total pengguna.
• Skype : 7 juta pengguna aktif (Skype Numerology blog, Agustus 2006), 100 juta total pengguna (Skype, April 2006).
• Sametime : 15 juta pengguna aktif.
• Gadu-Gadu : 5.6 juta total pengguna (IT & Telecoms di Polandia, Juni 2006).
• MXit : 2 juta pengguna (sebagian besar di Afrika Selatan dan lebih dari 150.000 pengguna internasional) (Business Report, 19 Oktober 2006)
• Meebo : 0.67 juta total pengguna (Meeblog, 5 Oktober 2006)
• Camfrog : kurang lebih 70 ribu pengguna yang setiap hari Online (situs Camfrog, 2 Desember 2006)
Perintah Dasar Linux
Sistem Operasi Linux semakin digunakan oleh banyak orang karena sifatnya yang open source. Namun Sistem operasi ini tidak dapat terlepas dari yang namanya command dan console.
Berikut command-command dasar Linux yang perlu untuk dipelajari agar kita dapat menggunakan Linux dengan baik.
cat
Contoh : $ cat namafile
Fungsi : Menampilkan isi dari sebuah file di layar.
cd
Fungsi : Digunakan untuk berpindah direktori seperti fungsi cd dalam windows.
chmod
Contoh : $ chmod 777 namafile/nama direktori
Fungsi : Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori.
chown
Fungsi : Digunakan mengganti owner dari suatu file atau direktori.
cp
Contoh : $ cp <namafile1> <namafile2>
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2.
find
Contoh : $ find . -name *.doc -print
Fungsi : Untuk mencari letak sebuah file.
grep
Contoh : $ grep <teks> <file>
Fungsi : Digunakan untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan
gzip
Contoh : $ gzip <namafile>
Fungsi : Digunakan untuk mengkompresi sebuah file
kill
Contoh : $ kill <sinyal> <pid>
Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
ls
Fungsi : Digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori seperti command dir dalam windows.
lsmod
Fungsi : Digunakan untuk melihat modul-modul yang ada
rmmod
Fungsi : Digunakan untuk menghapus modul-modul yang ada
mkdir
Contoh : $ mkdir <data>
Fungsi : Digunakan untuk Membuat direktori baru seperti command md di DOS.
mv
Fungsi : Digunakan untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
pwd
Fungsi : Digunakan untuk menampilkan nama direktori dimana anda saat itu sedang berada.
passwd
Fungsi : Digunakan untuk mengganti password root.
ps aux
Fungsi : Digunakan untuk melihat proses-proses yang sedang berjalan.
rm
Fungsi : Digunakan untuk menghapus file, tetapi secara default command rm tidak menghapus direktori.
rmdir
Fungsi : Digunakan untuk menghapus direktori kosong.
rpm
Fungsi : Digunakan untuk menginstall file rpm
su
Fungsi : Digunakan untuk login sementara sebagai user lain.
start
Fungsi : Sebuah perintah untuk menjalankan servis.
stop
Fungsi : Sebuah perintah untuk menghentikan servis.
shutdown
Fungsi : Sebuah perintah untuk mematikan sistem.
tar
Contoh : $ tar <aksi> <option> <file atau direktori>
Fungsi : Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk.
unzip
Contoh : $ unzip <namafile>
Fungsi : Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip.
who
Fungsi : Digunakan untuk menampilkan siapa saja yang sedang login.
Sumber {http://jhezer.web.id/perintah-dasar-linux/}
Merubah Windows XP menjadi GENUINE (Asli)
Mungkin kebanyakan pemakai windows XP di Indonesia menggunakan windows XP bajakan. Tapi bukan berarti windows XP bajakan itu bukan asli (GENUINE) yang membedakan asli atau tidaknya windows XP ternyata terletak pada serial number yang digunakan ketika proses menginstall windows XP.
Untuk nge-tes apakah windows XP kita asli, coba gunakan tool “Microsoft Genuine Advantage Diagnostic Tool”, yang dapat mendeteksi keaslian windows XP anda, contohnya gua pake windows bajakan tapi menggunakan serial number yang genuine so, tool “Microsoft Genuine Advantage Diagnostic Tool” bilang kalo windows XP yang gua pake itu Asli, ini buktinya :

Download Tool Genuine disini :
http://unrated.110mb.com/Tool.zip
Kalo ternyata windows XP yang kita gunakan bukan genuine, so gak perlu kawatir. Gua dah dapet 3 serial number windows XP yang udah terbukti Genuine :
V2C47-MK7JD-3R89F-D2KXW-VPK3J
H689T-BFM2F-R6GF8-9WPYM-B6378
WCBG6-48773-B4BYX-73KJP-KM3K3
Tapi masalahnya kalo kita males nginstall ulang windows, gunain aja Aplikasi Keyfinder buatan Jelly Bean yang bisa buat merubah serial number windows XP, so gak perlu capek nginstall ulang.


Download Keyfinder disini :
http://unrated.110mb.com/keyfinder.zip
LETS TRY !!
Sumber [http://jhezer.web.id/merubah-windows-xp-menjadi-genuine-asli/%5D
Complete Regedit (jhezer.web.id)
Sebelum mengobrak abrik registry lo sebaiknya back up dulu… biar nanti anda gak menyesal ![]()
Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Cari value bernama Start_ShowControlPanel dan klik ganda pada bagian tersebut.
Masukkan angka 0 pada Value Data.
Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.
Memunculkan Menu Administrative Tools
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.
Memperkecil Ikon Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menghilangkan Username Pada Start Menu
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurre ntVersionPoliciesExplorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu.
Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mencegah Perubahan Menu Start
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.
Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada Start_ShowRecentDocs dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CLSID
Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:
My Network Places:
{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
My Computer:
{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
My Documents:
{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Recycle Bin:
{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Default IE Icon:
{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.
Menyembunyikan Ikon Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Membersihkan Semua Ikon Pada Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.
Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Membuat Desktop Lebih Stabil
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.
Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menghapus Daftar Program Dalam Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/RunMRU
Di jendela sebelah kanan, akan terlihat deretan software-software (ditandai secara alphabet a, b, c, d, dan seterusnya). Untuk menghapusnya, cukup dengan memilih salah satu (atau semua) nama program yang ada dan tekan tombol Del. Jika muncul jendela konfirmasi untuk penghapusan data, tekan Yes.
Membersihkan Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory.
Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.
Menghilangkan Info Tip Pada Ikon Folders Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada FolderContentsInfoTip dengan angka 0.
Mengunci Taskbar
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada TaskBarSizeMove dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Menghapus Past Items Icons Pada Taskbar
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurre ntVersionExplorerTrayNotify
Hapus IconStreams dan PastIconsStream, kemudian buka Task Manager, pada Tab Processes klik kanan pada explorer.exe dan pilih End Process. Klik menu File > New Task (Run) dan ketikan kembali explorer dan tekan OK.
Menyembunyikan System Tray
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurr entVersionPoliciesExplorer
Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay.
Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.
Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu.
Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengubah Waktu Delay Ketika Membuka Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada MenuShowDelay dan ubah angka milidetik yang semula 400 menjadi angka lain. Semakin kecil semakin cepat.
Mengatur Ukuran Ikon Di Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.
Mengganti Warna Windows
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors
Klik ganda Window dan masukkan kombinasi warna RGB (gunakan Adobe PhotoShop untuk menemukan kombinasi warna yang sesuai).
Mengganti Warna Teks Dalam Windows
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors
Klik ganda WindowText dan masukkan kombinasi warna RGB.
Menghilangkan Tab Screen Saver
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage.
Klik ganda NoDispScrSavPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengganti Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.
Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.
Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.
Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya. Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.
Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste
Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:WINDOWSExplorer.exe).
Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D
ocuments)
Menyingkirkan File Stored Dari My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/NameSpace/DelegateFolders Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.
Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.
Menyembunyikan Menu Find
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.
Menyembunyikan Help And Support
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.
Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.
Menyembunyikan Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.
Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.
Restart dgn Cepat !!
Pada key :
HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon
Tambahkan string value EnableQuickReboot dan isi defautnya dengan 1
Menyembunyikan Log Off
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.
Menyembunyikan Menu Turn Off Computer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose.
Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.
Cleartype Pada Logon Screen
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.
Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon
HKEY_USERS/.DEFAULT/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ThemeManager
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.
Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogonSpecialAccountsUserLis t
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.
Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon
HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop
Ubah nilai key Wallpaper dan masukkan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan. (contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)
Membatasi Jumlah Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.
Klik ganda AutoLogonCount dan masukkan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang diinginkan.
Kotak Dialog Sebelum Logon
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon
Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukkan input teks judul yang diinginkan (contoh: WARNING).
Klik ganda LegalNoticeText dan masukkan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to Logon to this system unless you are an authorized user).
Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.
Klik ganda Welcome dan masukkan input teks yang diinginkan.
Memaksa penggunaan Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.
Klik ganda ForceAutoLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.
Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogonSpecialAccountsUserList
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Mengaktifkan Start Menu Scrolling
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.
Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukkan input Yes pada Value Data.
Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.
Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.
Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Modifikasi Start Menu Folders
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic, Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.
Start_ShowControlPanel – Control Panel
Start_ShowMyComputer – My Computer
Start_ShowMyDocs – My Documents
Start_ShowMyMusic – My Music
Start_ShowMyPics – My Pictures
Start_ShowNetConn – Network Connections
Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:
0 = Hidden
1 = Open When Clicked
2 = Expand Contents
Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.
Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyingkirkan Menu Disconnect Item
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.
Klik ganda NoDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menghapus Jejak Di Menu Run
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerRunMRU
Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.
Mengaktifkan Favorites Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.
Klik ganda StartMenuFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyingkirkan Pinned Programs Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuPinnedList.
Klik ganda NoStartMenuPinnedList dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyingkirkan Tombol All Programs Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoStartMenuMorePrograms.
Klik ganda NoStartMenuMorePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menentukan Waktu Respon Untuk Aplikasi Yang Not Responding
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop
Buat sebuah String Value baru jika belum ada dan beri nama HungAppTimeout.
Klik ganda HungAppTimeout dan masukkan input waktu dalam milliseconds (1000 = 1 seconds).
Otomatis Mematikan Aplikasi Yang Not Responding
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengaktifkan Shutdown Event Tracker
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionReliability
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama ShutdownReasonUI.
Klik ganda ShutdownReasonUI dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Fungsi Save Pada Konfigurasi Dan Setting Desktop
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSaveSettings.
Klik ganda NoSaveSettings dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengganti Screen Saver Lewat Registry
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda SCRNSAVE.EXE kemudian masukkan path tempat file Screen Saver yang diinginkan.
Contoh: C:WINDOWSScreenSaver.scr
Menonaktifkan Default Screen Saver
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda ScreenSaveActive dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Untuk mengembalikannya masukkan angka 1 pada Value Data.
Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Ikon Shortcut
HKEY_CLASSES_ROOT/Inkfile
HKEY_CLASSES_ROOT/piffile
Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.
Mengubah Style Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada WallpaperStyle dan masukkan angka sebagai berikut di Value Data:
1 > Center
2 > Stretch
3 > Tile
Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/PoliciesExplorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks.
Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Menu Properties My Computer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.
Mengubah Ukuran CoolSwitch
(Coba Tekan Alt+Tab, itulah yang disebut dengan CoolSwitch)
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik CoolSwitchColumns dan aturlah seberapa panjang CoolSwitch ini akan ditampilkan dengan memasukkan angka yang diinginkan pada Value Data.
Kemudian klik CoolSwitchRows dan lakukan hal yang serupa.
Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada CoolSwitch dan masukkan angka 0.
Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.
Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan Pada Mouse
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Mouse
Klik ganda pada SwapMouseButtons dan beri angka 1 pada Value Data.
Mengubah Gulungan Baris Pada Scroll Mouse
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda WheelScrollLines masukkan angka yang diinginkan (sesuai dengan baris yang hendak digulung) pada Value Data.
Menyembunyikan System Properties Pada Control Panel
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/don’t load
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama sysdm.cpl.
Klik ganda sysdm.cpl dan masukkan input Yes pada bagian Value Data.
Menonaktifkan Display Properties
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
Pada bagian subkey Policies, buat sebuah key baru dengan cara Edit > New > Key dan beri nama System.
Kemudian di subkey System, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispCPL.
Klik ganda NoDispCPL dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengatur Kecepatan Repeat Rate Keyboard
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Keyboard
Klik ganda KeyboardSpeed dan masukkan nilai yang diinginkan. Semakin tinggi angkanya, semakin cepat pula Repeat Rate-nya.
Teks Bergaris Bawah Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda lfUnderline dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mode Word Wrap Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda fWrap dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Status Bar Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda StatusBar dan masukkan angka 1 pada Value Data.
DVD Di Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Player/Settings
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama DVDUI.
Klik ganda DVDUI dan masukkan teks Yes pada Value Data.
Menambah Identitas Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Policies/Microsoft/Windows
Klik Edit > New > Key dan beri nama WindowsMediaPlayer.
Klik Edit > New > String Value dan beri nama TitleBar.
Klik ganda TitleBar dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.
Mengubah Tombol Stop Menjadi Tombol Play Pada Windows Media Player
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/MediaPlayer/Objects/StopButton
Klik ganda onclick dan masukkan teks player.controls.play() pada Value Data.
Memilih Pemutar CD Audio Default
HKEY_CLASSES_ROOT/AudioCD/Shell/Play/Command
Klik ganda (Default) dan masukkan path software yang anda inginkan sebagai pemutar CD Audio secara default. Misalnya: C:Program FilesWindows Media Playerwmplayer.exe
Mengembalikan Akses Ke CD-ROM
Setelah menguninstall sebuah program pembakar CD, adakalanya CD-ROM tidak bisa lagi diakses, solusinya:
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetContro lClass{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.
Memperkecil Ukuran Thumbnail Untuk Windows Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Pilih menu Edit > New > Binary Value dan beri nama ThumbnailSize.
Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan angka 20 pada Value Data.
Membuat Shortcut Menu Pribadi Di Windows Explorer
HKEY_CLASSES_ROOT/Drive/Shell
Pilih Edit > New > Key dan beri nama Winamp sebagai contohnya.
Klik ganda option (Default) disisi kanan registry editor dan masukkan teks Winamp.
Klik subkey Winamp dan pilih menu Edit > New > Key dan beri nama Command.
Klik ganda option (Default) dan masukkan path C:Program FilesWinampWinamp.exe pada Value Data.
Enkripsi Melalui Menu Konteks
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EncryptionContextMenu.
Klik ganda EncryptionContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengganti Ikon Pada Drives
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurr entVersionExplorer
Jika belum ada, pilih Edit > New > Key dan beri nama sesuai dengan drive yang diinginkan [contohnya: C untuk drive C:] Pada value tersebut, buat sebuah Key baru lagi dan beri nama DefaultIcon.
Klik ganda option (Default) dan masukkan path tempat ikon berada (contohnya: D
ocumentsC Drive Icon.ico)
Menyembunyikan Drive
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoDrives.
Klik ganda NoDrives dan tentukan drive mana yang ingin dihilangkan pada Value Data.
Contoh: jika ingin menghilangkan drive E:, masukkan angka 16 pada Value Data.
Kombinasi angka pada Value Data adalah sebagai berikut:
A: > 1
B: > 2
C: > 4
D: > 8
E: > 16
F: > 32
G: > 64
H: > 128
I: > 256
J: > 512
K: > 1024
L: > 2048
M: > 4096
Semua: > 67108863
Membuat Tip Of The Day Windows Explorer
Untuk mengaktifkannya buka Windows Explorer kemudian pilih menu View > Explorer Bar > Tip of the Day.
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Tips
Di jendela sebelah kanan akan terlihat deretan tip-tip yang tersimpan dalam value 0 – 49.
Dua hal yang bisa dilakukan adalah mengganti tip-tip yang dengan klik ganda masing-masing value dengan teks yang diinginkan.
Kedua adalah menambah tip-tip baru dimulai dengan urutan setelah value 49 (misalnya 50 dst.).
Pilih Edit > New > String Value dan beri nama berbentuk angka yang melanjutkan angka terakhir pada tip (misalnya 50 dst.).
Klik ganda pada value yang baru tersebut dan isikan dengan teks yang diinginkan pada Value Data.
Menyembunyikan Advanced Settings Pada Folder Options Windows Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Dibawah key Explorer akan ditemukan subkey bernama Advanced. Klik kanan dan pilih Rename. Ubah nama Advanced menjadi Advancedx.
Kode Curang Bermain Game Hearts
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Applets
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama Hearts.
Klik menu Edit > New > String Value dan beri nama ZB dan isikan angka 42 pada Value Data.
Buka game Hearts pada Start Menu > All Programs > Games. Setelah memasukkan nama pemain, tekan kombinasi tombol berikut:
Ctrl+Shift+Alt+F12 dan semua kartu akan terbuka.
Membersihkan Sampah Registry
HKEY_CLASSES_ROOT/Application
HKEY_CURRENT_USER/Software
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE
Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan tombol Del.
Membersihkan Sampah Uninstall
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall
Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall.
Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan
Dari Add/Remove Programs
HKEY_LOCAL_MACHINE SOFTWARE Microsoft Windows CurrentVersion Uninstall
Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.
Menjalankan Program Saat StartUp
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run
Pilih menu Edit > New > String Value dengan nama Winamp misalnya.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat program tersebut terinstall (C:Program FilesWinampWinamp.exe).
Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG
Klik Start > Run > ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada program yang ingin dihapus dari daftar startup.
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurr entVersionRun
HKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurre ntVersionRun
Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.
Mempercepat Proses Shutdown Windows XP
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control
Klik ganda WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.
Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International
Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI.
klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.
Menonaktifkan Fungsi AutoRun
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data.
Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Menu Properties Pada Recycle Bin
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesRecycleBin.
Klik ganda NoPropertiesRecycleBin dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Fungsi Restore Windows Folder Pada Startup
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama PersistBrowsers.
Klik ganda PersistBrowsers dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyingkirkan Shared Documents Dari My Computer
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSharedDocuments.
Klik ganda NoSharedDocuments dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mempercepat Akses Pada File .AVI
HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}
Ubah nama key {87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E} dan letakkan tanda minus ( – ) didepannya.
contoh: -{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}
Menambahkan Pilihan Menu Copy To Dan Move To Folder Pada Menu Konteks
HKEY_CLASSES_ROOTAllFilesystemObjectsshellexContextMenuHandlers
Untuk membuat subkey pilih menu Edit > New > Key.
Buat sebuah subkey dan beri nama Copy To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan input {C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.
Buat sebuah subkey dan beri nama Move To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan input {C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.
Menambahkan Pilihan Send To Pada Menu Konteks
HKEY_CLASSES_ROOTAllFilesystemObjectsshellexContextMenuHandlers
Untuk membuat subkey pilih menu Edit > New > Key.
Buat sebuah subkey dan beri nama Send To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan input {7BA4C740-9E81-11CF-99D3-00AA004AE837} pada Value Data.
Menunjukkan Hidden Folders And Files
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda Hidden dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menunjukkan File Hidden Operating System
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowSuperHidden.
Klik ganda ShowSuperHidden dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengubah Direktori Program And Common Files
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersion
Klik ganda ProgramFilesDir dan CommonFilesDir dan masukkan path lokasi baru yang diinginkan pada Value Data.
Meluncurkan Folder Window Pada Proses Yang Berbeda
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SeparateProcess.
Klik ganda SeparateProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Expand Folders Di Explorer Secara Otomatis
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama FriendlyTree.
Klik ganda FriendlyTree dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Membuat Tips Sendiri Saat Pertama Kali Login Ke Windows
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerTips
Buat sebuah atau beberapa String Value berdasarkan kelanjutan dari tips-tips yang telah ada (misalnya 50 dan seterusnya) dan masukkan input tips berupa teks yang diinginkan.
Mengubah Lokasi File Instalasi Windows
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionSetup
Klik ganda SourcePath dan masukkan path lokasi baru yang diinginkan.
Menggunakan Windows Update Tanpa Harus Melakukan Registrasi
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersion
Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama RegDone.
Klik ganda RegDone dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Reserved QOS Bandwidth
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREPoliciesMicrosoftWin dowsPsched
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama NonBestEffortLimit.
Klik ganda NonBestEffortLimit dan masukkan angka 0 (hexadecimal) pada Value Data.
Menghilangkan Ikon Tangan Pada Shared Resources
HKEY_CLASSES_ROOTNetworkSharingHandler
Klik ganda (Default value) dan kosongkan nilainya pada Value Data.
Untuk mengembalikan ikon, masukkan ntshrui.dll pada Value Data.
Mengaktifkan Network Adapter Onboard Processor
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServicesTcpipParameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskOffload.
Klik ganda DisableTaskOffload dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Memaksa Penggunaan Active Desktop
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceActiveDesktopOn.
Klik ganda ForceActiveDesktopOn dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Larangan Pada Active Desktop
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesActiveDesktop
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesActiveDesktop
Buat sebuah atau beberapa DWORD Value dengan nama sebagai berikut:
NoChangingWallpaper – Disable the ability to change wallpapers.
NoComponents – Disable components.
NoAddingComponents – Disable the ability to add components.
NoDeletingComponents – Disable the ability to delete components.
NoEditingComponents – Disable the ability to edit components.
NoCloseDragDropBands – Prevents adding, dragging, dropping and closing the Taskbar’s toolbars.
NoMovingBands – retrict adjustments to desktop toolbars
NoHTMLWallPaper – only allow bitmaps (BMP) as wallpaper
dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.
Melarang Perubahan Setting Active Desktop
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoActiveDesktopChanges.
Klik ganda NoActiveDesktopChanges dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Pilihan Active Desktop Dari Menu Setting
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoSetActiveDesktop.
Klik ganda NoSetActiveDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Active Desktop
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoActiveDesktop.
Klik ganda NoActiveDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Larangan Desktop Theme Controls
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem
Buat sebuah atau beberapa DWORD Value baru dengan nama sebagai berikut:
NoVisualStyleChoice – Disable the “Windows and buttons” style control
NoColorChoice – Disable the “Color scheme” control
NoSizeChoice – Disable the “Font size” control
Untuk mengaktifkan larangan tersebut, masukkan angka 1 pada masing-maing Value Data.
Untuk mengaktifkan default style, buat sebuah String Value dan beri nama SetVisualStyle.
Klik ganda SetVisualStyle dan masukkan path lokasi file .msstyles yang diinginkan.
Menyembunyikan Tab Konfigurasi Theme
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama NoThemesTab.
Klik ganda NoThemesTab dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menghapus Password BIOS
CMOS password, adalah salah satu perlindungan pada PC anda yang akan muncul saat komputer boot (Muncul sebelum operasi jaringan atau sistem password pada windows). karena CMOS merupakan Password yang mengatur system kerja hardware, maka tampa melewati password ini mustahil bisa menjalankan system operasi.
CMOS setup biasanya dapat anda lakukan dengan menekan beberapa control perintah pada keyboard anda sebelum proses cmos selesai, pada umumnya perintah untuk masuk ke menu Bios dengan menekan ALT + Ctrl + DEL, F2 atau ada perintah lain yang akan muncul pada disply yang menunjukan kunci yang di pakai . Beberapa motherboard memiliki password default. Misalnya, default password BIOS AMI adalah “AMI”. Periksa komputer Anda atau motherboard manual untuk password default.
masalah yang timbul adalah bagaimana bila lupa akan password Bios ?, ada beberapa trik untuk menghapus pasword pada BIOS yang umum dilakukan,
- Perintah debug
Pada prompt ketik perintah debug – prompt di mana Anda
dapat mengetik perintah input sepert di bawah ini :
debug <ENTER>
A <ENTER>
MOV AX,0 <ENTER>
MOV AX,CX <ENTER>
OUT 70,AL <ENTER>
MOV AX,0 <ENTER>
OUT 71,AL <ENTER>
INC CX <ENTER>
CMP CX,100 <ENTER>
JB 103
INT 20 <ENTER>
<ENTER> just hit enter on this line
G <ENTER>
Q <ENTER>
-
Basic BIOS password crack
Perintah debug ini merupakan perintah untuk membersihkan mengembalikan setting BIOS sama seperti pada
saat Anda menjalankan PC baru , CMOS tidak meminta password apapun. Pada perintah ini bios akan kembali pada penyetingan default
Untuk menghapus CMOS lakukan hal berikut: Dapatkan DOS prompt dan
ketik:
DEBUG hit enter
-o 70 2e hit enter
-o 71 ff hit enter
-q hit enter
exit hit enter
Restart komputer. biasanya perintah ini bekerja pada sebagian besar versi dari BIOS
AWARD
- Mengakses informasi pada hard disk
Saat Anda menghidupkan komputer, segera masuk ke menu setup CMOS
(biasanya Anda harus menekan F2, atau DEL, atau CTRL + ALT + Del selama urutan
boot) dan anda akan masuk pada menu TANDARD CMOS SETUP, dan set saluran yang telah Anda
kemudian atur penyetingan pada ststus hard disk sebagai berikut :
TYPE = Auto, MODE = AUTO, maka SETUP SAVE &
EXIT.
Sekarang Anda memiliki akses ke hard disk.
-
Memakai Password umum Pabrikan
upaya untuk memotong password BIOS adalah untuk mencoba
password backdoor yang memang diperuntukan sebabagi standard password maker/pabrikan secara umum:
AWARD BIOS
AWARD SW, AWARD_SW, Award SW, AWARD PW, _award, awkward, J64, j256, j262,j332, j322, 01322222, 589589, 589721, 595595, 598598, HLT, SER,
SKY_FOX, aLLy, aLLY, Condo, CONCAT, TTPTHA, aPAf, HLT, KDD, ZBAAACA,
ZAAADA, ZJAAADC, djonet, %øåñòü ïpîáåëîâ%, %äåâÿòü ïpîáåëîâ%
AMI BIOS
AMI, A.M.I., AMI SW, AMI_SW, BIOS, PASSWORD, HEWITT RAND, Oder
Other passwords you may try (for AMI/AWARD or other BIOSes)
LKWPETER, lkwpeter, BIOSTAR, biostar, BIOSSTAR, biosstar, ALFAROME, Syxz, Wodj
Note
bahwa kunci yang terkait untuk keyboard model US sama dengan pada
beberapa keyboard Eropa (seperti Italia dan Jerman), sehingga – misalnya –
Anda harus jenis AWARD keyboard? SW ketika menggunakan mereka. Juga ingat bahwa
password Kasus Sensitif. Dua yang terakhir password dalam daftar AWARD BIOS
berada di Rusia.
-
Flashing BIOS lewat perangkat lunak
Jika Anda memiliki akses ke komputer ketika dihidupkan, Anda dapat mencoba
salah satu program-program yang menghapus password dari BIOS, dengan mengabaikan
akses memorinya.
Anda dapat mendownload di beberapa web penyedianya Namun, secara teori sofware yang ada menjalahkan perintah penghapusan memakai perintah debug juga mungkin Anda lebih baik belajar
bagaimana melakukan apa yang mereka lakukan secara manual. Anda dapat mereset
BIOS ke nilai default dengan menggunakan alat MS-DOS DEBUG (mengetik DEBUG di
prompt perintah). Anda sebaiknya melakukannya MS-DOS murni dalam mode, bukan
dari MS-DOS shell window pada Windows. Setelah Anda berada dalam lingkungan
debug masukkan perintah berikut:
AMI/AWARD BIOS
O 70 17
O 71 17
Q
PHOENIX BIOS
O 70 FF
O 71 17
Q
GENERIC
Invalidates CMOS RAM.
Should work on all AT motherboards
(XT motherboards don’t have CMOS)
O 70 2E
O 71 FF
Q
Perhatikan bahwa huruf pertama adalah “O” bukan nomor “0″. Angka-angka yang
mengikuti adalah dua byte dalam format hex.
v Flashing BIOS lewat perangkat keras
Jika Anda tidak dapat mengakses komputer saat itu, dan standard backdoor
password tidak bekerja, Anda harus flash BIOS via hardware. Silakan baca catatan
penting pada akhir bagian ini sebelum mencoba salah satu metode.
v Memakai penghunghubung (jumper)
Cara kanonik untuk flash BIOS lewat hardware adalah plug, cabut, atau memindahkan jumper pada motherboard (untuk “switching jumper” Anda dapat menemukan
jumper yang menghubungkan pusat dari pin pengunci password Cmos , Anda harus
mencabut jumper dan kemudian pasang ke pusat dan pin pin pada sisi yang
berlawanan, sehingga jika jumper normal di posisi 1-2, Anda harus menaruhnya di
posisi 2-3, atau sebaliknya). jumper ini tidak selalu terletak dekat BIOS,
tetapi bisa berada di mana saja pada motherboard
Untuk menemukan jumper benar anda harus membaca manual motherboard.. Setelah
Anda menemukan jumper yang dimaksud, aktifkanlah (tergantung dari petunjuk manual).
Adapun prosedur umum adalah : setelah anda memindahkan atau mencabut jumper :
Hidupkan kembali komputer (sampai Cpu melewati proses startup BIOS), kemudian matikan kembali kemudian pasang jumper pada ;posisi semula, dan hidupkan kembali.
Pada beberapa
motherboard akan secara otomatis akan melakukan reset dan flashing BiOS secara terbuka (ada tampilan di monitor saat proses) atau melakukan secara silence (melakukan Flashing tampa menampikan prosesnya) untuk itu anda mungin harus menyakinkan jika proses telah berjalan dengan benar.
Jika anda tidak memiliki manual Motherboard anda dapat mencoba pada jumper yang dekat dengan IC CMOS ,dekat Battery atau jumper yang mungkin agak tersembunyi disekitarnya
Saat memindahkan atau mencabut Jumper pastikan dilakukan hanya satu jumper yang anda ubah,
Jika setelah flashing BIOS, komputer tidak dapat boot ketika Anda menyalakannya,
mematikannya, dan tunggu beberapa detik sebelum mencoba lagi.
-
Melepaskan battery
Jika Anda tidak dapat menemukan jumper untuk flash BIOS atau jika
jumper tersebut tidak ada, Anda dapat menghapus konfigurasi penyetingan pada memori
BIOS hidup dengan melepaskan battery yang merupakan catu daya untuk system clock, pada beberapa motherboard pemakaian battery di solder langsung dengan motherboard dan anda memerlukan soldering untuk melepaskan kabel soldernya tapi bila motherboard anda memakai battery system plug, anda hanya tinggal mencabutnya saja.
Setelah anda melepaskan battery, biarkan Bawa selama
15-30 menit atau lebih, kemudian pasang kembali dan data yang ada ke dalam
memori BIOS akan hilang . Saya sarankan Anda untuk memasang battery kembali sekitar satu jam untuk memastikan,untuk lebih baiknya biarkan semalaman sebelum anda memasang kembali batterynya
Catatan penting: pada laptop dan notebook,Anda tidak dapat menghapus konfigurasi BIOS seperti cara di atas , tetapi Anda harus
keluarkan baterai CMOS dari motherboard. Arus pendek chip merupakan Cara lain untuk me-reset CMOS RAM dengan melakukan korsleting dua pin dari chip
BIOS selama beberapa detik. Anda dapat melakukannya dengan sepotong kecil kawat
listrik atau dengan klip binder . Selalu pastikan bahwa komputer
dihidupkan OFF sebelum mencoba operasi ini, untuk detainya anda dapat mencari di yang sesuai dengan type motherboad anda di internet
- Melepaskan IC Chip
Jika tidak ada yang berhasil, Anda bisa mengganti chip BIOS yang ada dengan yang
baru Anda dapat membeli dari toko khusus elektronik Anda atau pemasok komputer
Anda. Hal ini akan lebih mudah bila IC Chip nya memakai socket base chip, jadi anda hanya tidak mencabut saja tampa proses penyolderan
Bila Chip Bios untuk type anda tidak tersedia di pasaran anda dapat menggantinya dengan yang kompitibel untuk motherboard anda atau anda dapatr membeli chip kosong dapat melakukan flash sendiri dengan memakai program EPROM, pada beberapa pengembang motherboad menyediakan upgrade Versi untuk motherboarnya ( contoh pada ASUS yang menyediakan konfigurasi untuk Flashing pada motherboadnya secara gratis),
Catatan : Saat flash BIOS tidak tidak hanya password , tapi juga semua data konfigurasi lainnya akan diatur ulang ke default pabrik, sehingga ketika Anda booting untuk pertama kalinya setelah BIOS flash,
Anda harus memasukkan menu konfigurasi CMOS (seperti dijelaskan sebelumnya) dan
memperbaiki beberapa hal,. Juga ketika boot Windows Anda, mungkin terjadi yang
ditemukan beberapa perangkat baru, karena konfigurasi baru dari BIOS, dalam hal
ini Anda mungkin akan memerlukan CD instalasi Windows karena Windows akan
meminta Anda untuk beberapa file eksternal. Jika Windows tidak melihat CD-ROM
mencoba untuk mengeluarkan dan memasukkan kembali CD-ROM lagi. Jika Windows
tidak dapat menemukan drive CD-ROM dan Anda ditetapkan dengan benar dari
konfigurasi BIOS, hanya reboot dengan tombol reset, dan di Windows dijalankan
berikutnya harus menemukannya. Namun file yang paling dibutuhkan oleh sistem
ketika menginstal hardware baru juga bisa ditemukan di C: WINDOWS, C:
WINDOWSSYSTEM, atau C: WINDOWSINF.
v Kunci Disk untuk laptop Toshiba
Beberapa notebook Toshiba memungkinkan untuk mem-bypass BIOS dengan memasukkan “Kunci-disk” pada disk drive floppy boot sementara. Untuk membuat Keydisk Toshiba, memerlukan 1.44Mb floppy disk atau 720Kb, kemudian gunakan hex editor seperti Hex Workshop untuk mengubah byte pertama lima sektor kedua (yang setelah boot sektor) dan atur ke 4B 45 59 00 00 (perhatikan bahwa tiga byte pertama adalah ASCII untuk “KUNCI” diikuti oleh dua nol). Setelah Anda menciptakan kunci disk memasukkannya ke dalam notebook drive dan nyalakan, lalu tekan tombol reset dan ketika ditanya password, tekan Enter. Anda akan diminta untuk Set Password lagi. Tekan Y dan Enter. Anda akan diminta memasukkan konfigurasi BIOS di mana Anda dapat mengatur sandi
baru.
- Penanganan Umum
Ada beberapa cara untuk reset cmos, berikut adalah beberapa penanganan secara umum
1.default password umum, seperti: Pada boot-up catatan
penyedia BIOS (Award, AMI, Phoenix, IBM, dll)
Untuk Award BIOS anda dapat mencoba password backdoor ini:
AWARD_SW
j262
HLT
SER
SKY_FOX
BIOSTAR
ALFAROME
Lkwpeter
j256
AWARD?SW
LKWPETER
syxz
ALLy
589589
589721
awkward
CONCAT
d8on
CONDO
j64
szyx
Untuk AMI BIOS anda dapat mencoba password backdoor ini:
AMI
BIOS
PASSWORD
HEWITT RAND
AMI?SW
AMI_SW
LKWPETER
A.M.I.
CONDO
Untuk PHOENIX BIOS anda dapat mencoba password backdoor ini:
phoenix
untuk lengkapnya anda dapat melihat di
Default Password List
2. Pada beberapa PC tua itu menekan tombol insert pada startup akan mengosongkan CMOS, pastikan Anda terus ke bawah sampai selesai boot.
3. Cara lain yang cukup banyak kita sudah tertutup, adalah untuk menarik logam nikel mencari baterai yang memasok listrik ke CMOS.
4. Beberapa kali ada tiga pin jumper kecil yang digunakan untuk mereset bios, hanya memindahkan pin hitam kecil menutupi ke dua pin yang berlawanan. (Pastikan untuk membaca manual sebelum ini motherboard
5). Jika daya baterai sudah disolder, Anda bisa mengambil solder untuk itu tapi saya tidak merekomendasikan hal ini kecuali Anda adalah seorang profesional.
6. ada beberapa program di atas bersih yang dibuat untuk memecahkan beberapa jenis bios password, saya punya satu untuk BIOS penghargaan di sini adalah beberapa:
http://natan.zejn.si/rempass.html
Refrensi bacaan
http://www.astalavista.com/library/basics/guides/bios_hacking.txt
http://www.virtualplastic.net/html/misc_bios.html
Tools:
http://www.red-demon.com/pwrecovery.html
Sumber [http://inconcept.wordpress.com]
Tips Mengoptimalkan BIOS pada PC Anda (jhezer.web.id)
Secara sederhana, sebetulnya hanya ada dua pilihan pada BIOS. Membuat sistem yang tercepat atau mau mengutamakan kestabilan. Kenali fungsi-fungsinya, maka Anda akan mendapatkan sebuah sistem yang optimal, hasil kompromi keduanya.
Seiring dikarenakan perkembangan komponen PC, sedikit banyak BIOS juga mengalami beberapa perubahan. Terutama hal ini terjadi dikarenakan terus berkembangnya beberapa komponen pendukung utama pada PC. CPU (central processor unit) tentu saja memegang peranan penting, dalam hal ini. Penggunaan CPU berteknologi 64-bit tentunya membutuhkan sebuah fungsi khusus. Demikian juga PCI Express sebagai pengganti slot AGP, dan DDR2 yang menawarkan bandwidth memory yang lebih besar dibanding DDR.
DI PERSIMPANGAN JALAN
Sebetulnya, tidak ada setting-an BIOS yang terbaik. Namun kami mencoba memberikan penjelasan, agar Anda dapat membuat setting-an optimal dengan BIOS Anda.
Dengan setting BIOS, Anda akan dihadapkan antara dua pilihan. Di sini dimungkinkan untuk lebih memacu komponen-komponen pada PC. Tentu saja dengan sebuah harga yang harus dibayar. Tanpa komponen yang berkualitas juga pendinginan komponen yang memadai, maka Anda hanya akan mendapatkan sebuah sistem yang tidak stabil.
Pilihan Load Fail-Safe Default ataupun yang sejenis, akan memberikan kestabilan terbaik. Sayangnya, pilihan ini tidak mengeluarkan seluruh kemampuan dari yang dimiliki sistem Anda.
Diharapkan, setelah membaca ulasan kali ini, Anda dapat lebih meningkatkan kemampuan PC Anda. Melalui setting ulang BIOS. Sesuatu yang mungkin sebagian orang masih takut untuk melakukannya. Dan sebagian lagi masih merasa bingung dengan fungsi-fungsi di dalamnya. Hal ini kami anggap wajar. Mengingat, tidak semua produsen motherboard menyertakan manual yang lengkap dan informatif. Khususnya untuk setting BIOS ini. Artikel ini lebih banyak berisi penjelasan menu-menu “baru” yang tersedia untuk BIOS sekarang.
PANDUAN, BUKU NANUAL
Tentunya, panduan yang akan termuat pada artikel kali ini masih jauh dari lengkap. Jika lengkap, tentunya bisa Anda bayangkan, akan berapa halaman yang akan membahas BIOS pada artikel ini.
Namun setidaknya, fungsi-fungsi inilah yang kami anggap paling Anda butuhkan untuk diketahui lebih lanjut. Juga pada beberapa bagian, kami menyertakan url rujukan, tempat Anda dapat mencari informasi lebih lanjut ataupun untuk men-download aplikasi pendukung.
ISTILAH FUNGSI YANG BERLAINAN
BIOS (Basic Input and Output System) sebenarnya adalah sebuah firmware yang tersimpan pada sebuah EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory).
Ini yang menyebabkan BIOS memiliki beberapa perbedaan, antara satu sistem dengan sistem yang lain. Namun perbedaan antar-BIOS sebetulnya hanya pada susunan menu dan istilah yang digunakan. Selebihnya sebagian besar memiliki kesamaan pada fungsi yang diusung.
Pada artikel ini, kami memberikan contoh kebanyakan dari Phoenix-Award. Karena belakangan ini, BIOS Phoenix-Award inilah yang paling sering kami temui pada kebanyakan motherboard terbaru.
Kami juga berusaha untuk memberikan ekuivalensi nama fitur pada kebanyakan BIOS. Namun tentunya, Anda juga sudah dapat mengira-ngira fungsi apa yang sama pada BIOS Anda.
MODDING BIOS
Tidak hanya PC case yang bisa menjadi sasaran modding. Modding BIOS pun dapat dilakukan. Yang perlu Anda lakukan adalah sebuah aplikasi yang tepat.
Beberapa produsen motherboard juga menyertakan aplikasi untuk melakukan modding BIOS. Namun, kebanyakan hanya menyediakan fasilitas sederhana. Seperti mengganti layar saat boot. Lebih dari itu, biasanya para produsen tidak menyediakannya. Dan kali ini, kami akan memberikan beberapa panduan bagi Anda yang tertarik untuk melakukannya.
Pada bagian tersebut akan membahas mulai dari yang paling sederhana. Seperti mengganti welcome boot screen dari BIOS. Sampai beberapa aplikasi unik yang mampu memberikan keleluasaan untuk mengedit BIOS.
Seperti Award BIOS Editor, yang mampu mengedit menu-menu yang akan tampil pada BIOS. Ingat, aplikasi ini hanya terbatas membuka fungsi yang tersembunyi pada menu BIOS. Bukan membuat ulang program BIOS untuk menjalankan fungsi tertentu.
Ini juga berguna sekiranya Anda sudah bosan menunggu-nunggu update BIOS yang disediakan dari produsen motherboard Anda. Ataupun untuk produk yang sudah discontinue, atau malah sang produsen tidak menyediakan sama sekali perihal update BIOS ini.
PROCESSOR & CPU FREQUENCY
Terdapat beberapa varian nama untuk fungsi yang satu ini. Anda dapat menemukan fungsi ini dengan menu bernama Adjust CPU FSB frequency, atau CPU host clock.
Dapat ditemukan dalam menu Advanced Chipset Feature. Atau beberapa menu khusus untuk overclocking, seperti Jumperfree Configuration, uGuru, Cell menu, dan seterusnya. Secara default, setting yang sering digunakan adalah pada mode Standard, Default, atau Auto.
CPU Frequency = ?
CPU Frequency didapatkan dari hasil perkalian antara clock dan multiplier. Clock pada beberapa BIOS disebut dengan external clock. Sedangkan multiplier factor adalah faktor pengali.
Namun dengan perkembangan penamaan processor belakangan ini, membuat hal ini tidak sesederhana dulu, waktu penamaan processor menggunakan frequency kerjanya. Jadi, ada baiknya Anda masih memiliki data acuan untuk setting processor yang Anda gunakan. Atau dapat juga mencarinya pada situs resmi para pembuat processor. Setidaknya ini akan menghindarkan kesalahan pada setting.
MENGANDALKAN SETTING AUTO
Mengoptimalkan sebetulnya cukup sederhana. Menggunakan setting auto pada kebanyakan kasus memang yang terbaik. Kecuali karena satu dan lain hal, ada kesalahan saat pembacaan processor secara otomatis.
Jika hal ini yang terjadi pada kasus Anda, maka samakan setting BIOS dengan spesifikasi processor yang digunakan. Pastikan nilai clock, multiplier, dan terkahir CPU frequency sesuai dengan spesifikasi processor yang digunakan.
Saran kami, selama tidak ada masalah, setting auto sangatlah disarankan. Beberapa produsen motherboard, menyesuaikan setting CPU frequency sesuai dengan beban kerja PC. Beberapa juga menyediakan preset profile, dengan beberapa tingkatan. Selama tidak ada masalah kestabilan, hal ini dapat terus dilakukan.
Catatan: kesalahan setting CPU frequency memiliki konsekuensi kerusakan dan ketidakstabilan sistem. Kerusakan dapat terjadi baik pada CPU, maupun motheboard. Pastikan, setting sesuai dengan spesifikasi.
RAM: DRAM TIMING SELECTABLE
Berikut adalah cara mengoptimalkan setting timming modul RAM yang terpasang pada sistem. SPD (Serial Presence Detect) akan membaca informasi yang terdapat pada EEPROM (Electrically Eraseable Programmable Read Only Memory), antara lain memory type, size, speed, voltage interfaces, dan module bank.
Secara default, kebanyakan motherboard akan memiliki nilai pada setting BIOS dengan Auto, atau By SPD. Keduanya samasama mengacu pada SPD modul yang terpasang.
HAL YANG HARUS DI PERHATIKAN
Untuk mengoptimalkannya sebetulnya cukup sederhana. Hanya diperlukan empat hal yang perlu diperhatikan.
CAS Latency Time: mendefinisikan latency yang terjadi antara proses pembacaan DRAM sampai dengan waktu tersedianya data tersebut.
Act to Precharge Delay: mendefinisikan waktu yang dibutuhkan (dalam satuan DRAM clock) yang akan digunakan sebagai parameter DRAM.
DRAM RAS to CAS Delay: waktu DRAM antara saat memungkinkan memberikan active command, dengan waktu proses read/write.
DRAM RAS Precharge: waktu idle yang dibutuhkan untuk perintah precharge.
KENALI RAM ANDA
Sesuaikan dengan kemampuan modul DRAM yang terpasang. Jika sistem Anda terpasang beberapa DRAM dengan kemampuan beragam, pilih modul DRAM dengan kemampuan terendah sebagai acuan untuk setting timming DRAM.
Untuk mengetahui informasi mengenai modul RAM yang terpasang, bisa menggunakan beberapa utility system info yang dapat menjabarkan spesifikasi detail DRAM.
Jika ingin melakukan overclock pada RAM, sesuaikan dengan spesifikasinya. Karena setting RAM paling berpengaruh dengan kestabilan sistem.
Selama tidak ada masalah, setting By SPD sangatlah disarankan. Selama tidak ada masalah kestabilan, hal ini dapat terus dilakukan.
Jika Anda memiliki cukup waktu untuk berksperimen ataupun memiliki informasi yang lebih baik mengenai modul memory yang terpasang, mencoba setting timming yang lebih agresif dapat meningkatkan kinerja PC.
PROCESSOR: AMD CONFIGURATION
Untuk pembahasan ini, menurut kami adalah yang paling menarik. Di mana perkembangan penambahan menu BIOS paling dirasakan.
Berikut adalah pembahasan fungsi-fungsi khusus, yang hanya tersedia pada BIOS untuk motherboard dengan platform processor AMD. Lebih khususnya lagi, yaitu untuk jajaran Athlon 64 (dan beberapa model Sempron).
Perlu diperhatikan adalah keragaman chipset yang digunakan. Ini akan sedikit banyak memberikan perbedaan baik pada nama fungsi maupun fasilitas yang tersedia.
HYPER TRANSPORT
Penjelasan singkat mengenai teknologi HyperTransport adalah sebagai berikut. Adalah penerapan interface high speed hubungan point-topoint, menghilangkan masalah I/O bottleneck.
Cara yang digunakan AMD antara lain dengan memindahkan memory controller, terintegrasi dengan processor. Ini akan menghasilkan tingkat latency yang lebih rendah. Dan memungkinkan penyederhanaan desain routing motherboard secara keseluruhan.
HyperTransport atau dahulu dikenal dengan istilah Lightning Data Transport (LDT) biasanya disesuaikan dengan faktor pengali bus processor. Jika processor AMD Anda terbaca dengan sempurna, Anda dapat mebiarkannya pada nilai auto. Jika tidak, sebaiknya samakan dengan nilai faktor pengali processor.
AMD COOL‘N’QUIET
Seiring pertambahan kemampuan kinerja processor, sekaligus menambah pasokan daya yang dibutuhkan, panas yang dihasilkan, juga tingkat kebisingan yang meningkat dari fan untuk mendinginkan processor, solusi AMD Cool‘n’Quiet dimaksudkan untuk mengeliminasi hal tersebut.
Fungsi ini dapat ditemukan pada tempat yang beragam. Kebanyakan produsen motherboard, meletakkan fungsi ini pada menu khusus yang disediakan oleh produsen motherboard.
Catatan: Fungsi hanya berlaku untuk processor mulai dari AMD Sempron 3000+ (socket 754) dan seterusnya. Untuk dapat memfungsikan fasilitas ini, selain mengaktifkannya pada BIOS diperlukan driver untuk operating system dan CPU cooler yang mendukung teknologi ini.
PROCESSOR: INTEL CONFIGURATION
Tentu saja ada beberapa fungsi yang khusus hanya dapat ditemukan pada BIOS untuk motherboard processor Intel.
Fungsi yang akan dibahas kali ini memang hanya berlaku untuk processor Intel jajaran tertentu. Jika processor dan motherboard yang Anda gunakan sudah mendukung. Inilah beberapa hal yang dapat Anda lakukan.
Hyper-Threading
Tentu saja, ini bukan istilah asing lagi. Jangan lupa mengaktifkannya, sekiranya Anda menggunakan processor yang sudah mendukung teknologi ini.
MPS Version Ctrl For OS
Multi-Processor Specification (MPS) sangat menentukan informasi yang diberikan kepada operating system. Pilihlah versi 1.4. Kecuali jika Anda masih menggunakan operating system lawas, seperti NT4. Terpaksa menggunakan pilihan 1.2.
CPU Thermal-Throtling
Fungsi ini akan mengamankan processor dari overheating. Selain meminimalkan panas yang dihasilkan, fungsi ini juga sedikit banyak akan memperpanjang umur processor Anda.
Thermal Management
Biasanya dapat Anda temukan pada Advanced BIOS Feature|CPU Feature. Istilah ini menggantikan penggunaan istilah CPU Thermal-Throtling. Fungsinya sama, dengan melakukan perlambatan. Perintah TM1 digunakan mulai pada era Intel Pentium III. Fungsi ini juga dikenal dengan nama Intel SpeedStep.
Pada jajaran processor terbarunya dengan teknologi Intel Extended Memory 64 Technology (Intel EM64T), Enhanced Intel SpeedStep juga dapat menurunkan kecepatan saat idle. Selain mengurangi panas yang dihasilkan, ini juga menurunkan tingkat noise yang dihasilkan HSF processor. Dijanjikan penurunan kinerjanya tidak akan sedrastis TM1.
Beberapa motherboard memberikan keleluasaan lebih untuk mengaturnya. Anda dapat mendefinisikan nilai TM2 Bus VID, sesuai dengan tegangan (volt) yang ditentukan. Juga nilai TM2 Bus Ratio, untuk menentukan clock ratio. Sayangnya untuk TM2 Bus Ratio ini, diperlukan processor dengan multiplier yang tidak ter-lock.
VGA: VGA TUNUNG
Peralihan slot Video Graphics Adapter (VGA) dari Accelerated Graphics Port (AGP) menjadi PCI Express x16 memang memberikan bandwidth jauh lebih besar. Dibandingkan dengan AGP 8x dengan bandwidth maksimal 2,1GB/s, sedangkan PCI Express x16 dapat menawarkan bandwidth mencapai 4 GB/s.
Perubahan ini juga terjadi pada fungsi yang tersedia pada BIOS. Beberapa fungsi setting untuk PCI-Ex x16 sebetulnya bisa dianalogikan dengan fungsi pada AGP.
AGP Frequency dan PCI-Ex Frequency
Secara default, fungsi ini ada pada nilai auto. Jika nilai default untuk AGP pada 66 MHz, maka untuk PCI-Ex bekerja pada 100 MHz. Jika Anda termasuk pelaku overcolcking, perlu penyesuaian tersendiri untuk menentukan nilai saat menaikan kecepatan bus VGA ini.
AGP Transfer Mode
Mungkin Anda masih ingat, awal kali pertama slot AGP muncul. AGP transfer mode terus berkembang mulai dari 1x, 2x, 4x, dan 8x. Untuk interface VGA PCI Express x16, fungsi yang serupa ini tidak tersedia.
PEG Link Mode
PEG (PCI Express Graphics) Link Mode adalah fungsi baru yang tersedia pada beberapa BIOS. Tergantung pada produsen motherboard, karena menurut pengalaman kami fungsi ini tidak tersedia pada semua motherboard dengan slot PCI-Express x16.
Sebetulnya belum ada penjelasan yang pasti untuk fungsi ini. Pilihan yang tersedia adalah Auto, Slow, Normal, Fast, dan Faster. Dan pada beberapa kasus, ini akan mengubah kecepatan kerja VGA. Baik core clock maupun memory clock. Jika Anda memiliki waktu selang, cobalah fungsi ini untuk mendapatkan kinerja VGA yang lebih baik.
AGP Aperture Size dan PEG Buffer Length
Keduanya memiliki fungsi yang dapat dibilang sama. AGP Aperture Size secara spesifik berfungsi untuk menentukan jumlah RAM yang dialokasikan untuk AGP.
Sedangkan PEG Buffer Length hanya memberikan tiga pilihan: Auto, Short, dan Long. Gunakan pilihan Long, jika penggunaan PC Anda membutuhkannya dan Anda memiliki RAM yang berlimpah.
BOOT : QUICK BOOT
Meskipun pembahasan sejenis juga sudah tersedia pada artikel terdahulu. Seperti bagaimana cara mengatur boot sequence. Saran kami tetap sama. Pilihlah boot sequence yang benar-benar diperlukan dalam penggunaan sehari-hari. Apalagi jika BIOS motherboard Anda juga sudah menyediakan sebuah boot menu khusus. Ini akan memudahkan Anda sesekali mengubah boot sequence, tanpa perlu berbelit-belit masuk ke BIOS.
Selain itu, masih banyak yang bisa dilakukan dengan mudah untuk mempercepat proses booting PC Anda. Di sini akan dijelaskan, setting BIOS apa saja yang dapat dilakukan untuk melakukan hal ini.
Tinggalkan Floppy Disk
Mematikan fungsi Boot Up Floppy Seek adalah salah satunya. Sekaligus tidak menyertakan Floppy Drive sebagai salah satu bagian boot sequence. Apalagi mengingat makin jarangnya Anda melakukan booting dengan disket.
Keduanya harus dilakukan, agar tujuan percepatan waktu booting tercapai.
OPTIMALKAN FUNGSI
Anda menggunakan motherboard yang sudah mendukung konfigurasi harddisk RAID, atau malah interface SATA RAID. Tidak ada yang buruk dengan hal ini.
Namun, misalnya Anda masih mengandalkan perangkat dengan interface parallel ATA, dan tanpa memanfaatkan fungsi RAID atau SATA yang tersedia. Maka, mengaktifkan fungsi-fungsi tersebut hanya akan memperlambat proses booting.
Jika Anda perhatikan, saat mengaktifkan fungsi RAID. Setelah proses POST selesai dilakukan, terlihat fungsi serupa yang berjalan. Ini adalah proses BIOS dari RAID controller yang berjalan.
Mematikan fungsi ini akan menghemat waktu booting tidak kurang dari 2 detik. Tergantung pada waktu delay untuk deteksi harddisk dengan interface yang bersangkutan. Toh sekiranya Anda ingin memanfaatkannya, yang diperlukan adalah mengubah nilai dalam menu Integrated Peripherals pada IDE/SATA RAID function. Ataupun sekaligus mematikan fungsi Silicon SATA Controller, yang sama sekali belum berguna sekiranya Anda belum menggunakan interface ini.
HARDISK: SETTING IDE SEQUENCE
Mungkin sebagian besar dari Anda akan segera bertanya, apa susahnya mengatur hal yang satu ini? Memang relatif mudah, namun tidak demikian dengan bertambahnya interface untuk harddisk pada motherboard terbaru, yang dilengkapi dengan interface SATA, ataupun PATA.
Tidak seperti pada motherboard terdahulu, yang hanya menyediakan pilihan konektor PATA untuk IDE drive. Secara default, harddisk yang terpasang pada konektor IDE Primary Master, akan menjadi urutan pertama proses boot.
Dengan tersedianya interface SATA, maka pilihan setting untuk IDE ini sedikit lebih rumit. Namun setidaknya, Anda diberikan kebebasan untuk menentukan sesuai dengan penggunaan.
Hal ini dapat dilihat, jika Anda masuk ke dalam menu OnChip IDE Device. Biasanya dapat Anda temukan pada Integrated Peripherals.
Di dalam menu ini, terdapat berbagai pilihan, untuk menentukan urutan sequence IDE, berdasarkan konektor yang digunakan. Perlu diperhatikan di sini adalah konfigurasi SATA yang didefinisikan di menu BIOS ini.
SATA Mode
Menentukan mode aktif untuk on-chip Serial ATA. IDE: menjadikan on-chip Serial ATA sebagai IDE mode. RAID: Serial ATA bekerja dalam RAID mode. AHCI (Advanced Host Controller Interface): Serial ATA menjadi AHCI mode, untuk meningkatkan kegunaan dan performanya.
On-Chip Serial ATA
Menentukan fungsi on-chip Serial ATA. Disabled: men-disable-kan fungsi Serial ATA controller. Auto: BIOS yang akan mengatur secara otomatis fungsi ini. Combined Mode: menggabungkan fungsi PATA dan SATA (total jumlah maksimal 4 IDE drive). Enhanced Mode: enable keduanya, baik Parallel ATA dan Serial ATA (total jumlah maksimal 6 IDE drive). SATA Only: SATA beroperasi pada legacy mode.
PATA IDE Mode
Secara khusus, mengatur mode untuk konektor IDE1. Primary: “IDE1” connector bertugas sebagai Primary Master dan Primary Slave channel (layaknya motherboard terdahulu). Secondary: “IDE1” connector bertugas sebagai Secondary Master dan Secondary Slave channel.
PROCESSOR: DYNAMIC OC
Kebanyakan produsen motherboard terkemuka menyertakan fungsi ini. Tentu saja dengan penamaan yang sedikit berbeda. Namun sebagian besar memiliki banyak kesamaan, yaitu dengan tersedia profile setting overclocking, untuk memudahkan penggunaannya.
Bahkan beberapa juga menyertakan fungsi overclocking otomatis, menyesuaikan dengan beban kerja sistem secara otomatis. Bahkan tanpa memerlukan campur tangan dari penggunanya.
APALAH ARTI SEBUAH NAMA
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, fungsi yang semacam ini memiliki nama yang berbeda-beda. Pada ASUS, dikenal dengan nama ASUS AI NOS (Non-delay Overclocking System). ABIT menyebutnya dengan OC Guru – AutoDrive. Gigabyte punya fitur yang disebut C.I.A.(CPU Intelligent Accelerator), yang sekarang sudah pada generasi kedua. MSI memiliki CoreCenter, yang memiliki fungsi sejenis.
Letaknya pada menu BIOS pun juga beragam. Ada yang langsung tersedia pada menu utama BIOS. Ada juga yang diperlukan sedikit penjelajahan di dalam menu BIOS, sebelum Anda dapat berhasil sampai ke menu ini.
PROFILE
Beberapa di antaranya juga menyertakan pilihan profile overclocking yang akan digunakan. Ini akan menyesuaikan overclocking otomatis yang akan digunakan. Pesan kami, sesuaikan dengan kemampuan perangkat pendukung lainnya yang digunakan pada
sistem.
UTAMAKAN KESTABILAN
Dan cara yang paling tepat adalah menggunakan metoda trial dan error. Dikarenakan keragaman komponen pada PC. Jika pada setting sebelumnya, sistem Anda masih menunjukkan ketidakstabilan, ada baiknya menurunkan ke step di bawahnya. Dan jika semua profile sudah Anda coba, namun tingkat kestabilan sistem masih menyedihkan, maka Anda terpaksa memilih fungsi ini pada pilihan disable. Sebab, secepat apapun performa sistem Anda tidak akan banyak gunanya jika tidak disertai dengan tingkat kestabilan yang bisa diandalkan. Tentu Anda tidak menginginkan, sistem yang sering crash.
PERTOLONGAN PERTAMA PADA BIOS
Tanpa disadari, BIOS adalah bagian yang juga penting dalam sistem PC Anda. Tanpa semua fungsi pada BIOS yang terlewati dengan sempurna, maka sistem Anda tidak akan bekerja dengan optimal.
Bahkan pada beberapa kondisi, BIOS yang ngambek, dapat membuat PC Anda tidak berfungsi. Semisal, saat mencoba melakukan overclocking yang berakhir dengan kegagalan ataupun kesalahan konfigurasi CPU.
Sistem akan menyala, namun tanpa proses yang dapat berjalan. Apa yang harus dilakukan?
1. Jika masih memungkinkan untuk masuk menu BIOS, yang perlu dilakukan sederhana. Pilihlah menu Load System Default Settings atau Load Fail-Safe Default, atau yang sejenis. Ini akan mengembalikan preset atau profile BIOS dengan setting default, yang akan memastikan sistem dapat bekerja. Perlu diingat, ini tidaklah optimal. Analoginya bagaikan sebuah operating system yang bekerja pada safe mode.
2. Langkah berikut tidak berlaku untuk semua motherboard. Terlebih motherboad yang telah berumur lebih dari lima tahun.
Beberapa produsen motherboard, khususnya untuk seri premium, memberikan fasilitas khusus untuk hal semacam ini. Sebagai contoh, produsen yang memiliki fitur semacam ini adalah ASUS dengan CPR (CPU Parameter Recall), DFI dengan CMOS Reloaded atau seperti Gigabyte yang menyediakan Dual BIOS. Fitur semacam ini akan terasa memudahkan pemiliknya, saat berhadapan dengan masalah semacam ini. Cara penggunaan detail, dapat Anda lihat kembali pada buku manual yang tersedia di paket penjualan.
3. Jika langkah-langkah termudah di atas belum dapat membantu mengembalikan fungsi BIOS, maka langkah selanjutnya sedikit lebih merepotkan.
Clear CMOS adalah langkah selanjutnya yang perlu dilakukan. Untuk melakukan hal ini, terpaksa membuka PC case agar dapat mengakses motherboard.
Beberapa motherboard menyediakan jumper untuk clear CMOS. Letak jumper ini, dapat ditemukan pada manual motherboard.
Ada juga yang menggunakan cara melepaskan baterai CMOS. Karena memang tidak tersedianya jumper Clear CMOS, meski Anda sudah mencari-cari jumper clear CMOS.
Sedikit lebih mudah bagi pengguna motherboard ABIT yang memiliki Guru Game Panel. Pada panel tambahan ini tersedia CMOS Reset Button. Anda dapat dengan mudah melakukan Clear CMOS, tanpa perlu membuka PC case.
MODDING BIOS
Modding dapat dilakukan tidak hanya pada PC case. Bahkan pada BIOS pun, modding juga dapat dilakukan.
Mulai dari yang sederhana. Seperti mengganti logo boot screen, atau sekadar mengganti logo EPA (Environmental Protection Agency) Pollution Preventer.
Sampai yang mungkin selama ini tidak terpikirkan. Seperti mengganti nama field menu pada BIOS, ataupun membuka menu yang tersembunyi pada BIOS.
Peringatan: sebaiknya lakukan backup BIOS, sebelum melakukan modding BIOS. Pastikan Anda sudah mengetahui segala risiko dan cara penanggulangannya. Risiko dan gangguan sistem mungkin saja terjadi.
Modding File BIOS
Perlu diperhatikan, proses edit untuk modding BIOS hanya dapat dilakukan pada file BIOS. Bukan langsung pada BIOS yang sedang berjalan.
Jadi, sekiranya Anda ingin melakukan modding BIOS, dibutuhkan BIOS yang masih berupa file. Bisa didapatkan dengan cara men-download pada situs produsen (biasanya terdapat pada link pilihan support, download update BIOS).
Atau Anda juga dapat menyimpan file BIOS ke dalam bentuk file (biasanya berupa file berekstensi BIN). Proses ini dapat dilakukan dengan mem-back-up BIOS ke dalam file. Aplikasi semacam ini banyak tersedia dalam kebanyakan paket penjualan motherboard.
Beberapa program flash untuk update BIOS dimanfaatkan untuk menyimpan BIOS menjadi file. Misalnya menggunakan Award Flash (Awdflash). Setelah BIOS tersimpan dalm bentuk file, baru proses modding dapat dilakukan.
Untuk menggunakan BIOS yang sudah ter-modding, perlu dilakukan proses sebaliknya. Flash BIOS dengan file BIOS yang sudah ter-modding.
EPACODER
Aplikasi ini dikhususkan untuk mengganti logo EPA saja, tidak lebih dari itu. Anda dapat melakukan convert dari file BMP, dengan kedalaman warna maksimal 4 bit (16 warna atau monochrome). Sebaiknya ukuran gambar yang digunakan beresolusi kisaran 136×84 pixel.
Fungsi semacam ini juga disediakan oleh beberapa produsen motherboard. Namun kebanyakan hanya dikhususkan untuk mengganti logo boot screen pada BIOS.
Info selengkapnya dapat dilihat di http://www.technik.swiebodzin.pl/edukacja/informatyka/bios/tools/epacoder.htm.
AWARD BIOS EDITOR
Untuk sementara, aplikasi Award BIOS Editor ini lah yang memiliki kemampuan modding BIOS paling lengkap.
Tentu saja aplikasi yang satu ini juga tidak disediakan oleh Award sendiri. Jadi, penggunaannya benar-benar di luar tanggung jawab para pemrogram BIOS.
Sebetulnya, banyak yang dapat dilakukan oleh aplikasi ini sendiri. Bahkan Anda dapat mengedit menumenu pada BIOS. Termasuk nilai default yang disediakan. Pada tree dalam Recognized Items, tersedia System BIOS. Jika Anda pindah ke tab Setup Menu, maka akan terlihat tampilan menu dari masing-masing halaman. Pada tab BIOS ID/Versions, Anda juga dapat melihat dan mengganti info tambahan yang tersedia pada BIOS. Layaknya sebuah system tool yang banyak tersedia untuk operating system Windows.
Sayangnya, aplikasi ini tidak dilengkapi dengan manual yang terdokumentasi dengan baik. Juga aplikasi ini tidak kompatibel dengan seluruh BIOS. Namun bagi Anda yang beruntung memiliki BIOS yang kompatibel dengan aplikasi ini, kami ucapkan selamat memodifikasi BIOS Anda.
Info selengkapnya bisa Anda dapatkan di http://awdbedit.sourceforge.net.
FAQ: YANG HARUS DI KETAHUI SEPUTAR BIOS
Berikut ini adalah lima hal penting yang perlu diketahui seputar BIOS. Kemungkinan sebagian besar dari Anda tidak akan mengalami hal ini. Hanya saja untuk berjaga-jaga, sekiranya di antara hal berikut ini terjadi dengan PC, Anda telah mengetahui apa yang terjadi dan apa yang harus dilakukan.
01. Clear CMOS Saat Instalasi Motherboard Baru.
Pertanyaan: Perlukah melakukan clear CMOS, sebelum menginstalasi motherboard baru?
Jawab: Walaupun dalam banyak kasus, hal ini sama sekali tidak perlu dilakukan. Namun, hal ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan sebelum menginstalasi komponen pada sebuah motherboard baru. Untuk menjaga kompatibilitas komponen hardware yang akan diinstal dengan motherboard. Sebab ada kemungkinan, komponen hardware yang digunakan pada masa pengujian QA (Quality Assurance), menggunakan komponen yang berbeda.
Masalah inkompatibilitas dapat saja terjadi, terutama pada setting CPU dan beberapa komponen pendukung lainnya.
02. Proses Tidak Sempurna pada Saat Update BIOS.
Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan, sekiranya saat dilakukan update BIOS tiba-tiba sistem crash ataupun listrik padam?
Jawab: Inilah yang paling ditakutkan selama proses melakukan update BIOS. Musibah memang bisa terjadi di mana dan kapan saja. Yang harus dilakukan jika hal ini terjadi adalah sebagai berikut.
Lakukan secepatnya clear CMOS. Sekiranya sistem hang, sebelum mematikan ataupun melakukan reset, pindahkan jumper ke posisi clear CMOS. Tindakan ini semacam proses undo pada beberapa aplikasi. Dengan harapan, EEPROM pada BIOS akan kembali ke BIOS semula.
Kecuali motherboard Anda dilengkapi dengan BIOS back-up. Anda dapat dengan mudah melakukan restore BIOS utama. Mengandalkan BIOS backup yang tersedia pada motherboard Anda.
03. PC Gagal Melakukan Proses Booting.
Pertanyaan: Sesekali sistem mengalami gagal boot, setelah sistem dimatikan secara keseluruhan (cabut kabel AC, switch off pada PSU). Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?
Jawab: Sebaiknya, jika PC direncanakan tidak akan digunakan dalam waktu lama, maka catuan power AC ke PC dicabut. Atau minimal switch PSU di dalam posisi off. Namun setelah itu, PC mengalami gagal boot.
Ini terjadi karena belum meratanya catuan daya ke seluruh komponen PC. Termasuk BIOS. Ini yang menyebabkan proses boot gagal dilakukan dengan sempurna. Gejalanya adalah, PC menyala, namun tidak melanjutkan proses boot, bahkan tanpa terdengar bunyi POST code.
Yang perlu dilakukan sederhana. Beri interval waktu, setelah melakukan sambungan ulang power AC (kurang lebih 30 detik). Ini untuk memastikan PSU sudah beroperasi dengan optimal.
Memastikan tegangan listrik juga dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Demikian juga dengan pemilihan PSU yang lebih berkualitas pada PC Anda.
04. Perlukah Update BIOS?
Pertanyaan: Pada situs resmi produsen motherboard yang digunakan, tersedia update BIOS. Perlukah melakukan update dengan BIOS versi terbaru?
Jawab: Alasan yang paling tepat untuk munculnya kebutuhan update BIOS adalah saat menambahkan kompatibilitas untuk sebuah komponen yang terpasang. Seperti harddisk ukuran 200 GB, CPU terbaru yang sering membutuhkan update BIOS untuk dapat berjalan dengan sempurna.
Juga tidak disarankan, untuk melakukan update BIOS dengan alasan memperbaiki salah satu software bug dari BIOS. Hal ini sangat jarang terjadi. Kecuali dinyatakan secara khusus.
Atau, dalam versi BIOS yang digunakan, terdapat banyak bug yang mengganggu. Update BIOS dengan alasan selain itu, memang tidak ada salahnya. Namun kemungkinan besar, itu hanya akan membuang waktu saja.
05. Setting BIOS Tidak Tersimpan pada CMOS.
Pertanyaan: Mengapa CMOS tidak menyimpan setting BIOS?
Jawab: Ada dua kemungkinan. Perhatikan POST yang diberikan saat booting. Jika pesan yang diberikan semacam ini “CMOS checksum invalid” atau “Invalid configuration, run Setup”, penjelasannya sangatlah sederhana. CMOS tidak dapat menyimpan setting BIOS, dikarenakan kurangnya daya dari baterai CMOS. Jadi, yang perlu dilakukan, hanyalah mengganti baterai CMOS dengan yang baru. Kebanyakan bertipe CR2032. Dan baterai ini relatif mudah didapatkan, tidak hanya tersedia pada toko komputer.
Kemungkinan kedua, terjadi karena kesalahan setting. Beberapa motherboard menyediakan jumper clear password (CLR_PWD), yang dapat menyebabkan setting BIOS tidak dapat tersimpan. Untuk detail yang satu ini, ada baiknya untuk terpaksa membukabuka buku manual motherboard Anda.
No HP Devices have been detected. HP Solution Center will close now
Hopefully HP Releases a quick patch for the No HP Devices Detected. HP Solution Center Will Close Now error message.The Below screen shows how exactly the error message looks like when you click on HP solution Center.Try the following steps with patience, hopefully it should resolve the error with HP Solution Center.
First I suggest you to download the scanner software from the below weblink though you have the installation disc with you.
Here is the weblink:-
http://ftp.hp.com/pub/softlib/software8/COL17086/sj-45780-3/COL17086_revC.exe (For G4050 and G4010 Scanners)
NOTE:- Clicking the weblink will start the download.
HP Scanjet G4050 Scanner Full Feature Software and Driver For Windows Vista
HP Scanjet G4050 Photo Scanner XP and Other Operating Systems Drivers
Please follow the web link and select the “Save” or “download only” option and save the file into your computer desktop or ” drive C:” and install the file by double clicking the file after downloading
Once you download the file to your computer double click on the file , it would extract the files to C:program file with the folder name(HP scanjet G4000 series).
after the extraction cancel the installation Setup wizard.
Now Go to C:Program files–and open the HP scanjet G4000 series folder Or COL17086_revC and double click on the isinstallpending.exe in the respective folder
Doubleclicking on the isinstallpending file,launches a wizard which gives you the options to install the software and so….on(ignore if you do not get the wizard) Check the below pictures and proceed.

Click on install software ,Click immediately you should have a window with three options
(i) Recommended
(ii)Custom
( iii)uninstall–Choose uninstall and click on next. You should have a
Window popped up with two options. Select the first option (uninstall all the HP softwares associated with his device) and click on ok it uninstalls some of the files and the wizard closes .check the below screen.
Now go back to Add/Remove programs in control panel and uninstall all the HP softwares(Ignore if restart of the computer is required, choose the option to restart later) . If you are unable to delete some of the HP programs ignore them and follow the below steps(you should left with Hp scanjet G4000 8.0 in the Add/remove programs)
After uninstalling everything, make sure that there is no longer an HP or Hewlett-Packard folders in C:/Programs files-just delete them ,(you should not delete the HP scanjet G4000 Folder) if you get an error deleting the Hp or hewlett packard folder go into the folders and try to delete the Digital imaging folder and file there.
As you are done with the uninstallation and deleting of the HP folders,follow the below steps to clean the registry values
1. Click Start.
2. Go to Run.
3. Type regedit and click on Ok.
Registry editor will open.
4. Click the plus sign (+) next to HKEY_LOCAL_MACHINE.
5. Click the plus sign (+) next to SOFTWARE.
6. Locate the Hewlett packard well as the HP folder. Right click and then delete both of them.(do not do these if you are using hp computer, alternatively check for the entry called hp solution center and delete that particular entry, no hp computer you are free to go and delete)
Now Go back to Add/Remove programs in control panel and delete the remaining Hp scanjet G4000 8.0 (if exists).Restart your computer and follow the below steps.

Part II:
After Restarting your computer,get back to the C:\Program Files\HP scanjet G4000 seris folder and launch the isinstallpending file, the wizard open and gives you the options to install software, uninstall and software update
Click on install software,Click on next until you get the below three options .
(ii)Custom————–>Select This
( iii)uninstall
Choose the custom install and click on next, ****
At begining of the installation, It gives you to 2 options
I) Yes, Check for updates……….
II) No, I prefer to do it Myself–Select this option and click on next
Immediatley in the next window ,you will have long list of softwares with the empty check boxes beside them.DO NOT select(check) Hp update, check rest of them and click on next to continue the installation.

You might get some error as “Hp update has encountered problem-needs to close”, just click on Ok and the installation resumes
During the installation process it asks to connect the scanner to the computer,now connect the scanner to the rear end USB port of the computer and click on Ok to continue the installation
Note:make sure that the scanner is powered on while connecting to computer USB port
Once the installation is completed , you get a sign up window. click on cancel and select do not remind me again option and finish the installation
You will able to open the HP solution center with No errors. Also, check the below link.
Click Here For More Tips To Fix And Solve No HP Devices Detected Error.
Note: Check the solution from the below weblink if you are using other HP products other than HP scanners In Windows XP you can also give a try with the windows clean up utility
“No HP Devices have been detected. HP Solution Center Will close now”
“No HP Devices Detected”. HP Solution Center Will close now”
The above Error messages with Hp solution center should be resolved!! Are you still getting the same error even after the above solution? then post the comments.
Hopefully this should a perfect solution for “No HP Devices detected” error mesage with HP solution center.
The below solution also worked for some of the users,
Click Start–Control Panel–Printers and Faxes.
Right Click on Your Printer and click on Properties, in the properties window click on advanced tab and Uncheck “Enable Advanced Printing Features” and then click on apply and Ok.
Hopefully it should solve the problem.
Check the below update on no hp devices detected error message in windows vista pc by HP
No HP Devices Detected’ Message Displays on the Computer in Windows Vista When Opening HP Solution Center
Thanks!!
{hpanswers.blogspot.com}
SETTING MIKROTIK (Speedy)
Skema Jaringan dan IP Address yang akan dibuat:
SPEEDY (Internet) –> Modem ADSL (IP modem=192.168.1.1) –> (IP ether1=192.168.1.2) Mikrotik Routeros (IP ether2=10.0.0.30) –> LAN (IP LAN=10.0.0.1 s/d 10.0.0.29)
IP Address LAN, kita gunakan network 10.0.0.0/27 (transfer data =27 bit untuk maks 30 IP Address/komputer).
Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 – 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 – 10.0.0.30/27) untuk sambungan ke LAN/switch.
Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.
Pastikan Anda sebelum mengetikkan apapun, telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”
1. Set IP untuk masing² ethernet card:
ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
ip address add address=10.0.0.30/27 interface=ether2
Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
ip address print
Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
ping 192.168.1.1
ping 10.0.0.30
2. Menambahkan Routing
ip route add gateway=192.168.1.1 (IP Gateway adalag IP modem)
3. Setting DNS
ip dns set primary-dns=203.130.193.74 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes
Karena koneksi menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg kita gunakan DNS Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS Telkom masing tempat Anda berada.
Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar
4. Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading.
Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar
5. DHCP (DynamicHost Configuration Protocol)
Supaya praktis, kita gunakan saja DHCP Server. Agar setiap ada klien yang ingin konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah… OK! Langkah2nya sbb:
Buat IP Address Pool
ip pool add-pool ranges=10.0.0.1-10.0.0.29
Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=10.0.0.0/27 gateway=10.0.0.30 dns-server=203.130.193.74,202.134.0.155
Menambahkan Server DHCP
ip dhcp-server add disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya sudah OK.
6. Bandwidth Control
Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
Model yg saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik. (http://mikrotik.co.id)
Kondisinya seperti ini:
Koneksi Speedy sekarang ini katanya speednya sampai 1Mbps/128kbps (Download/Upload). Untuk itu setingan bandwidth management nya bisa kita set sbb berikut:
Tandai semua paket yg asalnya dari LAN
ip firewall mangle add src-address=10.0.0.0/27 action=mark-connection
ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting
Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
queue tree add-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0
queue tree add-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0
Nilai download dan upload kita set “0″ (nol) dengan tujuan agar bandwidth yang kita dapatkan tidak terbatasi. Karena pada saat-saat tertentu speed speedy bisa mencapai 1,5Mbps. Jadi kalo kita set maks=1mbps maka speed yang kita dapatkan hanya mentok 1mbps saja. rugikan 😀
Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.
7. Graphing
Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
tool graphing set store-every=5min
Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita.tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes
Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik (IP ether2 yang ke LAN)
http://10.0.0.30/graphs/
Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.
Sampai disini kita telah selesai melakukan setting mikrotik dasar untuk koneksi speedy.
[http://www.bloggaul.com/marvox/readblog/101590/setting-mikrotik-speedy]





















