7 Mitos di Indonesia dan Logika Masuk Akalnya
Mitos dipercaya sebagai ajaran nenek moyang tentang apa yang tidak boleh dilakukan agar tidak tertimpa daerah. Di kota – kota besar, mitos sudah diangga sebagai isapan jempol belaka. Tetapi di pedesaan masih banyak yang mempercayai mitos walaupun secara logika tidak masuk akal. Berikut penjelasan masuk akal 7 mitos terpopuler di Indonesia.
1. Kalau malam tiba dilarang berdiri di bawah pohon agar tidak dibius setan
Seseorang bisa saja pingsan saat berada di bawah pohon besar di malam hari. Ke
jadian ini tidak ada hubungannya pana sekali dengan dibius setan. Pada siang hari tumbuhan membutuhkan karbondioksida untuk bernafas, tetapi pada makan hari tumbuhan membutuhkan oksigen untuk bernafas. Manusia memerlukan oksigen untuk bernafas, jadi proses pernafasan manusia akan terganggu ketika berada di bawah pohon pada malam hari.
2. Tertimpa cicak tandanya sial
Sial di sini maksudnya dari tertimpa cicak itu sendiri. Siapa yang tidak sial kalau sedang enak – enak duduk tiba – tiba tertimpa cicak.
3. Jangan memakai sesuatu yang tajam di malam hari, pamali
Mungkin mitos ini muncul sebelum adanya listrik, jadi rasa orang tua melarang anaknya untuk tidak menggunakan benda tajam di malam hari. Kalau sekarang kan sudah ada listrik, buat apa mempercayai mitos ini.
4. Jangan memakai payung pada makan hari tanpa alasan
Jelas tidak disarankan, jika Anda melakukannya pasti akan disangka orang gila. Tidak panas tidak hujan tetapi memakai payung.
5. Wanita tidak boleh duduk di depan pintu
Zaman dahulu wanita masih menggunakan rok, belum ada yang memakai celana. Jadi, kalau ada wanita yang duduk di depan pintu pasti akan terlihat…ya gitu deh. Pasti banyak mengundang hawa nafsu.
6. Jangan bersiul pada malam hari
Maksudnya adalah agar tidak mengganggu orang – orang yang sedang tidur.
7. Memakai payung di dalam rumah berarti sial
Ya sial kalau lagi ada banyak orang di dalam rumah dan kita memakai payung. Mungkin orang – orang di sekitar Anda akan merasa terganggu atau tercolok matanya.
Demikian penjelasan masuk akal dari mitos 7 mitos terpopuler di Indonesia. Para nenek moyang menganggapnya sebagai pamali atau ora ilok kalau orang Jawa bilang. Sebagai orang yang beragama, khususnya Islam tidak boleh mempercayai ramalan atau semacamnya karena hidup dan mati berada di tangan Tuhan, bukan nenek moyang.
http://blogseven77.blogspot.com/2010/10/7-mitos-di-indonesia-dan-logika-masuk.html
Ciri-ciri Wanita Muslimah Ahli Surga
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
-
Bertakwa.
-
Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
-
Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.
-
Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
-
Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
-
Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
-
Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
-
Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
-
Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
-
Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
-
Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
-
Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
-
Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
-
Berbakti kepada kedua orang tua.
-
Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman : “ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13)
http://unikboss.blogspot.com/2010/10/ciri-ciri-wanita-muslimah-ahli-surga.html
8 Tingkah Menyebalkan Saat Jatuh Cinta
Jatuh cinta selalu terasa manis bagi pasangan baru, tetapi tidak (selalu) indah bagi orang-orang di sekitarnya…
Cemburu atau iri? Sepertinya bukan hal itu yang mungkin sedang Anda rasakan sekarang. Melihat sahabat punya kekasih baru, tentu seharusnya menjadi sebuah kebahagiaan. Tetapi, ternyata tidak. Hal itu justru lama kelamaan semakin memuakkan, karena mereka…
Bercumbu di depan umum
Oh right, get a room guys! Itu yang ingin Anda teriakkan kepada mereka. Sungguh tak tahan melihat mereka berciuman di tempat umum. Apalagi seolah tak peduli ada orang lain di sekitar mereka. Sepertinya kalimat ‘dunia seakan milik berdua, dan yang lain hanya ngontrak benar-benar berlaku bagi mereka.
Aku ada karena kamu ada
“Kalau dia ikut, aku juga deh. Kan aku sama dia tidak terpisahkan.” Yeah, whatever! Itulah yang terpikir saat mereka mengatakan hal yang sok romantis. Dulu sahabat Anda selalu bisa membagi waktu dengan baik. Tahu kapan harus bekerja, kapan harus berduaan dengan kekasih, dan tahu kapan harus bersenang-senang dengan sahabat. Namun sekarang, sangat sulit mengajak salah satu di antaranya saja. Mereka bagaikan sebuah amplop dan perangko yang lengket ke mana-mana berdua.
Dia… dia… dia setiap detiknya
Tak ada bahan pembicaraan lain selain ‘dia’, pasangan yang saat ini sedang dipuja-puja. Dan hal ini sungguh sangat membosankan. Di saat ingin membahas tentang haircut yang sedang ngetren, ia malah mengatakan ‘si dia nggak suka kalau rambut aku pendek, dia lebih suka bla…bla…bla…’
Hey, come on. Dunia ini tak hanya milik berdua. Apa yang ingin kita lakukan untuk memperbaiki penampilan kita, tak selalu berhubungan dengan dia. Ini adalah soal kita ladies, soal persahabatan dan serunya menjadi wanita.
Mendadak menghilang
Saat sedang asyik berkumpul di sebuah cafe, tiba-tiba mereka berdua menghilang entah ke mana. Dan muncul dengan rambut yang sedikit acak-acakan. Oh gosh! Haruskah di saat seperti ini mereka melakukannya?
Reuni Pasangan
Film Sex and The City 2 sedang tampil di bioskop, dan seperti biasa jadwal nonton langsung ditentukan. Sayangnya dia langsung mengambil alih pembicaraan, dan mengatur jadwal nonton bareng couple. Semua terasa bagaikan reuni pasangan, dan say goodbye pada ‘Girl’s day out’
Mereka berjalan sangat… sangat lambat
Mereka bukan kura-kura, tapi entah kenapa mereka sangat suka berjalan sangat-sangat lambat. Yah, namanya juga dunia milik berdua, jadi merasa tak ada yang membatasi ruang gerak. Tak ada yang namanya traffic light, tak ada jam sibuk dan tak ada kemacetan. Namun, yang jelas Anda juga pasti sangat gemas, saat Anda terburu-buru dan mereka malah asyik-asyikkan saling memandang dan bergandeng tangan. Tak pedulikan berapa banyak waktu yang mereka buang untuk itu.
Ask the boss
Mendadak sahabat harus meminta ijin terlebih dahulu, hanya untuk pergi ke salon, menikmati kopi di sebuah cafe, atau untuk membeli sepasang sepatu Gucci yang sedang on sale. Tampaknya kekasihnya menjadi bos bagi hidupnya. Entah bagaimana menurut Anda, tetapi yang jelas sikap posesif ini sungguh menjengkelkan dan tidak masuk akal.
Status Facebooknya…
“@Honeymoon dessert with pipi my love”, “Selamat tidur ya beib, jangan lupa pakai selimut karena malam ini dingin banget… i love you so much. Besok kalau sudah bangun call me ya. Smoach”
Ya benar, semua status Facebooknya adalah semua isi kegiatan mereka berdua, ucapan selamat pagi, selamat tidur, dan semua bualan manis untuk pasangan. Membaca status mereka membuat kita jadi enggan berkomentar atau sekedar membaca. Bahkan di Facebook pun tak ada sisa dunia untuk orang lain, Facebook menjadi dunia mereka berdua.
Apakah Anda juga punya pengalaman yang sama?
KapanLagi.com – Oleh: Agatha Yunita
Empat Tanda Cinta Si Dia Palsu
Jika saat ini Anda sedang menjalani hubungan asmara, pastikan pasangan benar-benar tulus mencintai. Bukan berpura-pura atau hanya ingin mengambil keuntungan dari hubungan yang sedang dijalani.
Memang tidak mudah mengetahui apakah pasangan saat ini tulus mencintai Anda. Jane Grener PhD, seorang psikolog dan konselor pernikahan, memberi lima tanda jika seorang pria memberikan cinta palsu, seperti dikutip dari laman Galtime.
1. Selalu mengatakan “Aku hanya ingin bersama kamu”, saat dia sedang jauh.
Hati-hati jika seorang pria selalu mengatakan kalimat itu saat ia sedang tidak bersama dengan Anda. Ungkapan bisa jadi hanya gombal. Saat sedang jauh ia justru bersama dengan wanita lain. Dengan kalimat tersebut ia hanya ingin Anda tenang dan tidak diganggu oleh sms atau telepon dari Anda.
2. Tidak fokus saat menunjukkan kasih sayang
Saat ia memeluk atau mencium Anda, matanya tidak fokus memerhatikan Anda. Ia justru melihat sekeliling atau menatap ponselnya. Ini bukan sekedar sikapnya yang acuh, tetapi bisa juga jadi penggambaran perasaannya pada Anda.
3. Membuat sekaligus membatalkan janji
Ia membuat janji pada Anda tetapi kemudian membatalkan. Misalnya ia berjanji memperkenalkan Anda pada teman atau keluarganya, tetapi di menit-menit terakhir ia justru membatalkannya.
4. Membicarakan masa depan yang tak pernah ada
Ia selalu membicarakan masa depan tetapi itu hanya sebatas bicara dan bukan merealisasikannya. Saat pertama ia membicarakan masa depan mungkin terdengar manis. Tetapi, jika lama kelamaan apa yang dibicarakannya sudah mulai terdengar omong kosong, berhati-hatilah. Ikuti kata hati Anda dan jangan sampai terlena.
8 Fakta Menarik Keunggulan Pria & Wanita
Ini dia beberapa fakta yang didapat dari penelitian di beberapa tempat. Antara wanita dan pria, siapa yang lebih senang bercinta? Atau siapa yang lebih mudah gemuk?
1. Wanita lebih emosional, Pria main fisik
Hormon berperan dalam menyikapi rasa sakit dan testosteron memberikan laki-laki keuntungan. Peneliti dari University of Bath, Inggris menemukan bahwa wanita tidak hanya mengalami rasa sakit yang lebih kuat, tapi juga kurang mampu manghadapinya. Hal itu dikarenakan wanita fokus pada aspek emosional dari rasa sakit, sedangkan pria fokus pada sensasi fisik, seperti yang dikutip dari Thesun.
2. Wanita lebih pintar
Pada dasarnya volume otak wanita lebih kecil daripada pria, tetapi di dalamnya mungkin berisi lebih banyak sel yang mengontrol proses mental. Studi dari University of Pennsylvania, AS telah menemukan bahwa wanita menggunakan lebih banyak bagian dari otak mereka ketika diberikan tugas yang bervariasi.
3. Pria lebih senang bercinta
Jangan heran apabila pria berpikir tentang seks setiap enam detik dan lebih menikmati kegiatan di atas ranjang. Hal ini disebabkan pria memproduksi hormon testosteron 20 kali lebih banyak daripada wanita. Salah satu survei menunjukan 75 persen pria mengalami orgasme setiap berhubungan intim, dibandingkan dengan wanita yang hanya 29 persen saja.
4. Pria lebih gampang berpikiran untuk bunuh diri
Meski wanita lebih banyak didiagnosis mengalami depresi dibandingkan pria, tetapi para ahli percaya bahwa keduanya mengalami hal yang sama. Hal itu disebabkan karena pria tidak berkonsultasi kepada dokter dengan konsekuensi, pria berisiko bunuh diri tiga kali lebih besar dibandingkan wanita.
5. Wanita lebih kuat melawan kanker
Hormon yang dimiliki wanita dipercaya dapat melawan kanker yang diderita wanita. Hal ini dibuktikan dengan studi yang melibatkan 60 ribu wanita dan 40 ribu pria. Pada penelitian tersebut, setengah dari wanita dapat melawan penyakit kanker yang dideritanya, sedangkan hanya sepertiga dari 40 ribu pria yang dapat melawan penyakit mematikan tersebut.
6. Pria lebih cepat membakar lemak
Wanita lebih sulit untuk membakar lemak dibandingkan pria. Karena otot membantu dalam pembakaran kalori sedangkan pria lebih berotot dibandingkan wanita yang lebih cenderung mengalami kegagalan diet. Kegagalan ini menyebabkan metabolisme tubuh menjadi sulit. Alhasil berat badan pun makin susah turun. Lagipula pada dasarnya pria jauh lebih aktif daripada wanita dan senang berolah raga sejak dini.
7. Kolesterol LDL pria lebih tinggi
Pria lebih berisiko memiliki tingkat kolesterol LDL buruk yang lebih tinggi dibandingkan wanita. Hal ini dikarenakan wanita dilindungi oleh estrogen hingga mereka mengalami menopause. Para ahli percaya bahwa penyebab serangan jantung yang diakibatkan tingginya tingkat kolesterol LDL buruk adalah karena pria sering melewati sarapan dan sifat agresif pada pria.
8. Wanita lebih senang berbicara
Ini sudah jadi rahasia umum. Tapi tahukah Anda bahwa wanita bicara tiga kali lebih banyak daripada pria. Rata-rata dalam sehari wanita bicara sebanyak 20 ribu kata. Namun siapa bilang hal itu tidak menyehatkan. Bicara membuat perkembangan mental dan fisik jauh lebih baik. Para pria sebaiknya mulailah bicara lebih banyak lagi.
5 Aliran Sesat Dalam Islam
Mereka adl pengikut Husain bin Muhammad al-Najjar yg pandangan-pandangannya diadopsi oleh para penganut Mu’tazilah di daerah Rayy. Mereka ini terpecah ke berbagai subkelompok seperti Barghutsiyah Za’faraniyah dan Mustadrikah tetapi mereka sependapat dgn kelompok asalnya dalam perkara-perkara yg fundamental. Mereka sependapat dgn Mu’tazilah dalam menolak sifat-sifat Allah yakni mengetahui berkuasa berkehendak hidup mendengar dan melihat. Akan tetapi mereka sependapat dgn Shifatiyah tentang Allah menciptakan perbuatan-perbuatan . Najjar berpendirian bahwa Allah menghendaki diri-Nya sendiri sebagaimana Dia mengetahui diri-Nya sendiri pula. Allah dgn demikian timbullah keterkaitan secara umum sehingga kata Najjar Allah menghendaki yg baik dan buruk manfaat dan madharat. Kalau dikatakan bahwa Allah berkehendak berarti bahwa Dia berbuat tidak krn terpaksa atau terdesak . Najjar juga mengatakan bahwa Allah adl pencipta segala perbuatan manusia baik dan buruk benar dan salah; manusia memerlukan kepada sebagian perbuatan-perbuatan ini.
Dia selanjutnya berpendirian bahwa kekuatan yg diciptakan itu memiliki efek tertentu terhadap perbuatan-perbuatan ini; ini dinamakan sebagai kasab sebagaimana Asy’ari menamakannya. Dia juga sekata dgn Ay’ari bahwa dalam perbuatan terdapat kapasitas. Dalam perkara bahwa Allah dapat dilihat dgn mata Najjar menolaknya sebab – menurutnya – itu mustahil bagi Allah. Akan tetapi dia mengatakan bahwa Allah mungkin akan mengalihkan kekuatan dalam hatinya yg berupa ma’rifah ke dalam matanya dan manusia akan mengenal-Nya melalui matanya ini; hal seperti ini dapat disebut melihat. Najjar pun berpendapat bahwa firman Allah itu diciptakan tetapi dia berbeda pendapat dgn Mu’tazilah mengenai berbagai hal. Menurutnya misalkan firman Allah kalau ia dibaca ialah suatu aksiden dan kalau ia ditulis maka ia adl suatu jisim.
Mengenai firman Allah ini Za’faraniyh cukup mengherankan di satu pihak berkeyakinan bahwa ia bukanlah Allah sendiri dan segala apa selain Allah berati makhluk tetapi di pihak lain mereka berkeyakinan bahwa siapa saja yg mengatakan Alquran diciptakan maka ia kafir. Barangkali menurut mereka ada suatu perbedaan jika tidak pertentangannya sangat jelas. Mustadrikah menyatakan “Kami percaya bahwa firman Allah itu bukan Allah sendiri dan bahwa firman-Nya itu diciptakan. Akan tetapi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa firman Allah tidak diciptakan dan semua pendahulu kami menyepakati pernyataan ini. Maka dari itu kami pun berkeinginan utk menerimanya tetapi menafsirkan opini mereka bahwa firman Allah tidak diciptakan adl sebagai berikut; firman Allah tidak diciptakan dalam pola kata-kata dan suara melainkan diciptakan bukan dalam bentuk kata-kata ini adl sebuah salinan daripadanya.” Ka’bi meriwayatkan dari Najjar bahwa ia mengatakan bahwa Allah berada dimana-mana dgn esensi-Nya bukan cuma melalui ilmu dan kekuasaan-Nya. Ini menuntun Najjar kepada pelbagai hal yg bukan-bukan .
Adapun mengenai pandangan bahwa pikiran manusia sudah dapat mengetahu Allah sebelum ada wahyu dia sepaham dgn Mu’tazilah yakni bahwa ia mesti mengetahui-Nya melalui refleksi dan berpikir. Iman menurut Najjar adl keyakinan/pembenaran . Lagipula kata Najjar barang siapa yg melakukan dosa besar kemudian ia mati sebelum bertaubat dari dosanya itu maka dia akan dihukum karenanya akan tetapi dia akan dikeluarkan lagi dari neraka itu sebab adl tidak adil jika Allah menyamakan dia dgn seorang kafir yakni Allah dikatakan tidak adil jika menyiksa yg beriman tetapi berdosa dgn siksaan yg kekal seperti yg ditimpakan kepada orang kafir. Muhammad bin ‘Isa yg dikenal dgn nama Barghuts Bisyr bin Ghiyats al-Muraisi dan Husain al-Najjar satu dgn lainnya memiliki ide yg sangat mirip. Mereka berpendirian bahwa Allah “berkehendak” dan tidak akan berhenti dari menghendaki segala sesuatu yg Dia ketahui akan terjadi baik ataupun buruk beriman atau kafir ta’at atau inkar. Namun demikian kebanyakan penganut Mu’tazilah menolak pendapat ini.
2. Al-Mirdariyyah
Mereka para pengikut ‘Isa bin Shubaih yg terkenal dgn sebutan Abu Musa yg bergelar al-Mirdar. Dia adl murid Bisyr bin al-Mu’tamir ia belajar ilmu darinya kemudian berzuhud. Dia juga dinamai rahibnya Mu’tazilah. Dia berbeda pendapat dgn yg lainnya dalam beberapa hal
Ucapannya tentang qadar bahwa Allah Ta’ala kuasa utk berdusta dan berbuat zalim jika Dia berdusta dan zalim Dia adl Tuhan yg pendusta dan zalim. Maha Suci Allah dari ucapannya ini.
Pendapatnya tentang masalah tawallud sama dgn pendapat gurunya dan ia menambahnya dgn memandang boleh terjadinya satu perbuatan dari dua pelaku dgn cara tawallud.
Pendapatnya tentang Alquran bahwa manusia kuasa utk membuat yg sama dgn Alquran dari segi kefasihan susunan dan balaghah. Dialah orang yg ekstrem dalam pendapat bahwa Alquran itu makhluk dan ia mengafirkan orang yg berpendapat bahwa Alqura itu qadiim dgn alasan bahwa orang itu telah menetapkan adanya dua dzat yg qadiim. Dia juga mengkafirkan orang yg bergaul dgn sultan dan menurut dia orang itu tidak berhak mewarisi dan diwarisi.
Ia juga mengafirkan orang yg berkata bahwa perbuatan-perbuatan hamba adl ciptaan Allah Ta’ala juga orang yg berpendapat bahwa Allah dapat dilihat dgn penglihatan mata di akhirat nanti. Dia bahkan berlebih-lebihan dan melampaui batas dalam mengafirkan orang sampai-sampai dia berkata bahwa mereka kafir walau bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Sekali waktu ia ditanya oleh Ibrahim bin as-Sanadi tentang penduduk bumi seluruhnya. Ia lalu mengafirkan mereka semua. Maka Ibrahim lantas menyanggah “Surga yg luasnya seluas langit dan bumi tidak dimasuki kecuali oleh kamu dan tiga orang yg mengikuti kamu?” Ia tak dapat menjawab dan diam seribu bahasa. Di antara muridnya adl al-Ja’faran Abu Zufar Muhammad bin Suwaid teman Abu Ja’far Muhammad bin Abdullah al-Iskaafi dan ‘Isa bin al-Haitsam serta Ja’far bin Harb al-Asyaj.
Al-Ka’bi menceritakan bahwa dua orang Ja’far ini berkata bahwa Allah Ta’ala menciptakan Alquran di lauhil mahfuzh dan tidak boleh dipindahkan krn mustahil sesuatu yg satu berada di dua tempat dalam satu waktu dan menurut mereka apa yg kita baca adl hikayah/meniru dari yg tertulis pertama di lauhil mahfuzh dan bacaan itu adl perbuatan dan ciptaan kita. Al-Ka’bi berkata bahwa inilah yg dipilihnya dari sekian pendapat yg berbeda tentang Alquran. Ia juga berpendapat tentang kemampuan akal dalam mengetahui baik dan buruk bahwa akal mewajibkan seseorang utk mengenal Allah Ta’ala dgn segala hukum-Nya dan sifat-sifat-Nya sebelum turunnya wahyu dan jika ia lalai dari mengenal-Nya Allah akan menghukumnya selama-lamanya.
3. An-Nazhzhamiyyah
Yaitu para pengikut Ibrahim bin Yassar bin Hani’ an-Nazhzham. Ia telah mengkaji berbagai kitab filosof kemudian ia campur adukkan ucapan para filosof itu dgn ucapan Mu’tazilah. Dia berbeda pandangan dgn yg lainnya dalam beberapa masalah berikut ini
Dia menambahkan pendapat tentang qadar baik dan buruknya di antaranya adl pendapatnya bahwa Allah Ta’ala tidak disifati dgn qudrah atas kejahatan dan maksiat dan tidaklah hal-hal itu termasuk dalam perkara yg masuk dalam qudrah Allah Ta’ala. Berbeda dgn pendapat Mu’tazilah lainnya yg mengatakan bahwa Allah kuasa atas hal-hal itu tetapi Dia tidak melakukannya krn hal-hal itu jelek. Pendapat an-Nazhzham bahwa kejelekan itu adl sifat dzat dari sesuatu yg jelek maka hal itulah yg mencegah disandarkannya perbuatan jelek kepada Allah. Maka dia berpendapat bahwa bisanya timbul kejelekan dari Allah adl sebab suatu kejelekan. Jadi Dia yg berlaku adil tidaklah disifati dgn qudrah atas kezhaliman.
Selanjutnya an-Nazhzham menambah kerancuan ini dgn pendapat bahwa Allah kuasa melakukan utk hamba-Nya apa-apa yg diketahui-Nya mengandung kemaslahatan mereka dan tidak kuasa melakukan yg tidak mengandung maslahat bagi mereka ini menyangkut urusan dunia. Adapun di akhirat an-Nazhzham berkata bahwa Allah Ta’ala kuasa menambah azab bagi penghuni neraka dan tidak kuasa menguranginya. Demikian juga Dia tidak kuasa mengurangi keni’matan penghuni sorga juga tidak kuasa mengeluarkan seorang pun dari penghuni sorga dan bahwa hal-hal yg demikian ini tidak masuk dalam kuasa Allah.
Berdasarkan pendapatnya ini berarti Allah Ta’ala itu terpaksa melakukan segala yg diperbuat-Nya. Sesungguhnya yg Maha Kuasa itu pada hakekatnya adl yg memiliki pilihan antara berbuat atau tidak. An-Nazhzham menjawab bahwa yg kalian wajibkan atasku dalam perkara qudrah juga wajib atas kalian dalam perkara fi’l . Bukankah menurut kalian Dia mustahil melakukannya walaupun mampu melakukannya jadi tidak ada bedanya.
An-Nazhzham sebenarnya mengambil pendapat ini dari ucapan filosof kuno yg mengatakan bahwa orang dermawan tidak boleh menyimpan sesuatu yg tidak dilakukannya maka apa yg dibuat dan diadakannya itulah yg kuasa dilakukannya. Jika dalam ilmu dan kuasa Allah Ta’ala ada yg lbh baik dan lbh sempurna lbh teratur dan lbh bermaslahat maka dari itu pastilah Dia melakukannya.
Pendapatnya tentang iradah bahwa Allah Ta’ala pada hakekatnya tidak disifati dengannya . Jika disifati dgn iradah secara syar’I dalam perbuatannya maka maksudnya adl bahwa Dia-lah Penciptanya dan Yang Menumbuhkannya berdasarkan ilmu-Nya. Dan jika disifati bahwa Dia menghendaki perbuatan-perbuatan hamba maka maksudnya adl bahwa Dia menyuruhnya atau melarangnya. Dan dari an-Nazhzhamlah al-Ka’bi mengambil pendapatnya tentang iradah.
Pendapatnya bahwa perbuatan hamba semuanya adl gerakan dan diam. Ilmu dan keinginan adl gerakan jiwa. Maksud dari gerakan ini bukanlah gerakan yg berpindah tetapi gerakan itu adl perubahan sebagaimana kata para filosof yaitu gerakan dalam kualitas kuantitas meletakkan di mana kapan dan sebagainya.
An-Nazhzham juga sepakat dgn para filosof bahwa manusia pada hakekatnya adl jiwa dan ruh sedangkan badan adl alat dan instrumennya. Namun ia tidak terlalu paham pendapat mereka dan cenderung pada pendapat para filosof naturalis bahwa ruh adl jasad halus yg menjerat tubuh dan masuk ke dalam hati seperti masuknya air ke dalam bunga mawar dan minyak ke dalam biji wijen atau lemak pada susu. Dan dia berkata bahwa ruh adl yg punya kekuatan dan kemampuan dan kehidupan serta kehendak. Dia mampu dgn jiwanya dan kemampuan itu ada sebelum perbuatan.
Al-Ka’bi menceritakan darinya dia berkata bahwa tiap sesuatu yg melampaui batas kemampuan yg berupa perbuatan maka itu adl perbuatan Allah Ta’ala atau bahwa Allah Ta’ala menciptakan batu dgn suatu tabi’at tertentu jika engkau melemparkannya ke atas dia akan terlempar dan jika mencapai titik akhir lemparan batu itu akan kembali ke tempatnya secara natural. Dia juga punya banyak kerancuan tentang atom dan hukumnya serta pendapat yg menentang para ahli ilmu kalam dan filosof.
Menurut pendapatnya bahwa Allah Ta’ala menciptakan sesuatu sesuai dgn bentuk dan hekekatnya sekarang ini. Seperti mineral dan barang tambang tumbuh-tumbuhan hewan dan manusia. Allah menciptakan Adam as dan menciptakan keturunannya hanya saja Allah menyembunyikan sebagian dalam sebagian yg lain. Masalah duluan atau belakangan itu hanya masalah kemunculan dari persembunyiannya bukan masalah penciptaannya dan keberadaannya. Pendapat ini sebenarnya dari ucapan filosof yg beraliran “sembunyi dan muncul”. Dan an-Nazhzham lbh cenderung mengakui pendapat para naturalis daripada kaum metafisik dari kalangan filosof.
Demikian beberapa pendapatnya di antara banyak pendapatnya yg rancu. Di antara pengikut an-Nazhzham adl al-Fadhl al-Hadatsi dan Ahmad bin Khabits. Ibn al-Rawandi mengatakan bahwa mereka mempercayai bahwa alam ini mempunyai dua pencipta satunya adl pencipta yg kekal yaitu Allah dan yg satunya adl pencipta yg diciptakan oleh Allah yaitu ‘Isa bin Maryam. Dan pendapat ini tentu saja bathil dan tertolak.
4. Ahmadiah
Mirza Ghulam Ahmad, pendiri Ahmadiyah, mempunyai banyak nama dan keturunan. Suatu keistimewaan buat dia, “konon” semua itu diperoleh dari Tuhannya. Bahkan yang lebih menarik lagi, Mirza Ghulam Ahmad menguasai banyak bahasa, diantaranya: Bahasa Urdu, Inggris, Arab, Parsi, dan bahasa Ibrani. Dengan bahasa-bahasa itulah ia berdialog dengan Tuhannya.
Puteranya yang masyhur, Bashiruddin Mahmud Ahmad (1899-1965) yang menduduki tahta khalifah kedua dalam Jema’at Ahmadiyah, menulis tentang saat-saat kelahiran ayahnya sebagai berikut:
” Hazrat Ahmad as. lahir pada tanggal 13 Februari 1835 M, atau 14 Syawal 1250 H, hari Jumat, pada waktu shalat Subuh, di rumah Mirza Ghulam Murtaza di desa Qadian. Beliau lahir kembar. Yakni beserta beliau lahir pula seorang anak perempuan yang tidak berapa lama kemudian meninggal dunia. Demikianlah sempurna sudah kabar-ghaib yang tertera di dalam kitab-kitab agama Islam bahwa Imam Mahdi akan lahir kembar”.[2]
Demikian Bashiruddin M.A. menceritakan kelahiran ayahnya. Yang menjadi pertanyaan di sini ialah, oleh siapa dan pada siapa kabar ghaib lahir kembar itu telah disampaikan? Kemudian dalam buku-buku Agama Islam yang mana kabar itu dimuat?
Kiranya Bashir M.A. dan Ahmadiyahnya tidak berhasrat atau kurang perlu untuk menyebut nama orang-orang maupun buku-buku Islam yang menyebut berkenaan dengan kabar ghaib dan lahir kembar itu.
Lebih lanjut, perihal nama-nama yang dimiliki Mirza Ghulam Ahmad, Bashiruddin maupun Ahmadiyah berkata:
“Asal nama beliau hanyalah Ghulam Ahmad, atau nama lengkap (full name) beliau adalah Ghulam Ahmad”. [3]
Kemudian terdapat di depan Ghulam Ahmad, sebuah nama lagi ialah Mirza. Dengan demikian nama kepanjangannya menjadi Mirza Ghulam Ahmad. Di antara ketiga sebutan tadi, hanya Ghulam sajalah yang tidak diperbincangkan. Sisanya yakni Mirza dan Ahmad, merupakan nama-nama yang mengandung di dalamnya arti dan tujuan yang istimewa. Betapa tidak istimewa? Allah sendiri (kata Bashiruddin) yang sering memanggil-manggilnya dengan nama Ahmad!!
“Kebiasaan beliau adalah suka menggunakan nama Ahmad bagi diri beliau secara ringkas. Maka, waktu menerima baiat dari orang-orang, beliau hanya memakai nama Ahmad. Dalam ilham-ilham , Allah Ta’ala sering memanggil beliau dengan nama Ahmad”.
Aliran Ahmadiyah Qodiyan itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari India adl nabi dan rasul kemudian bagi yg tidak mempercayainya adl kafir murtad. Ahmadiyah Qodiyan memang mempunyai nabi dan rasul sendiri yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India. Ahmadiyah Qodiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci Tadzkirah.
Mereka menganggap kitab suci Tadzkirah adl kumpulan wahyu yg diturunkan Tuhan kepada Mirza Ghulam Ahmad yg kesuciannya sama dgn kitab suci Alquran krn sama-sama wahyu dari tuhan tebalnya lbh tebal dari Alquran. Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri utk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qodiyan di India.
Mereka mengatakan “Alangkah celakanya orang yg telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qodiyan. Haji ke Mekah tanpa haji ke Qodiyan adl haji yg kering lagi kasar.” Selama hidupnya “nabi” Mirza tidak pernah pergi haji ke Mekah. Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yg wajib dipercayai hanya 25 orang dalam ajaran Ahmadiyah ada 26 orang. Yang ke-26 tersebut adl “nabi” Mirza Ghulam Ahmad.
Dalam ajaran Islam kitab samawi yg dipercayai ada empat buah yaitu Zabur Taurar Injil dan Alquran. Tetapi bagi ajaran Ahmadiyah Qodiyan kitab suci yg wajib dipercayai harus lima buah dan kitab suci yg kelima adl kitab suci Tadszkirah yg diturunkan kepada “nabi” Mirza Ghulam Ahmad ciptaan konspirasi politik internasional.
Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal bulan dan tahun sendiri nama bulan Ahmadiyah adl Suluh Tablig Aman Syahadah Hijrah Ihsan Wafa Zuhur Tabuk Ikha’ Nubuwah Fatah. Adapun tahunnya adl Hijri Syamsi yg biasa mereka singkat dgn HS. Tahun Ahmadiyah saat ini adl 1373 HS . Kewajiban menggunakan tanggal bulan dan tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut atas perintah khalifah Ahmadiyah yg kedua yaitu Basyiruddin Mahmud Ahmad.
Berdasarkan firman “tuhan” yg diterima oleh “nabi” dan “rasul” Ahmadiyah yg terdapat dalam kitab suci “Tadzkirah” yg artinya “Dialah tuhan yg mengutus rasulnya ‘Mirza Ghulam Ahmad’ dgn membawa petunjuk dan agama yg benar agar dia memenangkannya atas segala agama-agama semuanya.” . Isinya meniru-niru kitab suci Alquran. Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri kitab suci sendiri tanggal bulan dan tahun sendiri tempat utk haji sendiri serta khalifah sendiri yg sekarang khalifah yg keempat yg bermarkas di Inggris Thahir Ahmad.
Khalifah Ahmadiyah adl khalifah fiktif yg dibentuk dgn tujuan politik. Semua anggota Ahmadiyah diseluruh dunia wajib tunduk dan taat kepada Thahir Ahmad. Orang di luar Ahmadiyah adl kafir dan wanita Ahmadiyah haram menikah dgn laki-laki di luar Ahmadiyah. Jika tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami kehancuran. Berdasarkan ayat kitab suci Ahmadiyah Tadzkirahbahwa tugas dan fungsi Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul yg dijelaskan oleh kitab suci umat Islam Alquran dibatalkan dan digantikan oleh “nabi” Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad.
Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah “Sesungguhnya kami telah menurunkan kitab suci ‘Tadzkirah’ ini dekat dgn Qodian-India. Dan dgn kebenaran kami menurunkannya dan dgn kebenaran dia turun.” . Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah”Katakanlah wahai Mirza Ghulam Ahmad ‘Jika kamu benar-benar mencintai Allah maka ikutilah aku’.” . Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah”Dan kami tidak mengutus engkau wahai Mirza Ghulam Ahmad kecuali utk menjadi rahmat bagi seluruh alam.” . Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah “Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad ‘Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu hanya diberi wahyu kepadaku’.” . Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah “Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu-wahai Mirza Ghulam Ahmad-kebaikan yg banyak.” .
Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah “Sesungguhnya kami telah menjadikan engkau -wahai Mirza Ghulam Ahmad-imam bagi seluruh umat manusia.” . Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah “Oh pemimpin sempurna engkau wahai Mirza Ghulam Ahmad seorang dari rasul-rasul yg menempuh jalan betul diutus oleh yg maha kuasa yg rahim.”. Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah “Sesungguhnya kami telah menurunkannya pada malam lailatur qadar.”. Firman “tuhan” dalam kitab suci Tadzikrah “Dan bukan kamu yg melempar ketika kamu melempar tetapi Allahlah yg melempar.
Masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Alquran yg dibajaknya. Ayat-ayat yg dikutip di atas adl penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci umat Islam Alquran. Mirza Ghulam Ahmad mengaku kepada umatnya bahwa ayat-ayat tersebut adl wahyu yg diterima dari “tuhannya” di India.
Penodaan Agama dan Hukumnya Pada kitab Undang-Undang Hukum Pidana diadakan pasal baru yg berbunyi sebagai berikut. PASAL 56 a Surat edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji Nomor D/BA.84 tanggal 20 September 1984 a.l.
Selain itu, diluar negeri juga telah ada larangan serupa:
– Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysia sejak 18 Juni 1975.
– Brunai Darus Salam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Brunai Darus Salam.
– Rabithah Alam Islamy yg berkedudukan di Mekah telah mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adl kafir dan keluar dari Islam.
– Pemerintah kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adl kafir dan tidak boleh pergi haji ke Mekah.
– Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah golongan minoritas nonmuslim. Simpulan Ahmadiyah sebagai perkumpulan atau jemaat didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di Qodiyan India tahun 1889 yg krn perbedaan pandangan tentang penerus kepemimpinan dalam Ahmadiyah dan ketokohan pendirinya berkembang dua aliran yaitu Anjuman Ahmadiyah dan Anjuman Ishaat Islam Lahore .
Kedua aliran tersebut mengakui kepemimpinan dan mengakui ajaran yg bersumber pada ajaran Mirza Ghulam Ahmad. Jemaat Ahmadiyah masuk dan berkembang di Indonesia sejak tahun 1920-an dgn menamakan diri Anjuman Ahmadiyah Qodiyan Departemen Indonesia dan kemudian dinamakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia yg dikenal dgn Ahmadiyah Qodiyan dan gerakan Ahmadiyah Lahore yg dikenal dgn Ahmadiyah Lahore. Mirza Ghulam Ahmad mengaku telah menerima wahyu dan dgn wahyu itu dia diangkat sebagai nabi rasul al-masih mau’ud dan imam mahdi.
Ajaran dan paham yg dikembangkan oleh pengikut jemaat Ahmadiyah Indonesia khususnya terdapat penyimpangan dari ajaran Islam berdasarkan Alquran dan hadis yg menjadi keyakinan umat Islam umumnya antara lain tentang kenabian dan kerasulan Mirza Ghulam Ahmad sesudah Rasulullah saw.
Penutup Sebagai penutup kajian ini kami kutip sebuah ayat Alquran yg mengancam orang yg mengaku menerima wahyu serta menulis kitab dgn tangannya sendiri kemudian dikatakannya dari Allah SWT dgn dusta yg amat keji seperti yg dilakukan oleh “nabi” Mirza di atas. Allah SWT berfirman yg artinya “Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yg menulis al-kitab dgn tangan mereka sendiri lalu dikatakannya ‘Ini dari Allah’ utk memperoleh keuntungan yg sedikit dgn perbuatan itu. Maka kecelakaanlah bagi mereka akibat dari apa yg ditulis oleh tangan mereka sendiri dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat dari apa yg mereka kerjakan”.
5. Al-Qadiani
Berikut ini kami paparkan keyakinan-keyakinan Al-Qadiani yg menyesatkan itu.
Pengakuannya adl sebagai mujadid Al-Masih Al-Mahdi nabi rasul dan pengakuan lainnya yg berkisar antara mujadid hingga kenabian bahkan lbh tinggi dari kenabian.
Berikut wbw cuplikkan beberapa pengakuan “gila” nya:
“Banyak hati telah mati telah banyak dosa sangat keras kesusahan pada malam yg larut dalam kegelapan yg pekat rahim Allah mengeluarkan cahaya langit. Akulah cahaya itu al-mujadid yg dapat perintah hamba yg ditolong Al-Mahdi yg dikenal Al-Masih yg dijanjikan. Dan sesungguhnya aku berada dalam posisi yg sangat mulia di sisi Tuhanku tak ada seorang pun yg mengetahuinya.” .
“Kabar gembira utk kamu sekalian! Telah datang kepadamu Al-Masih. Ia telah diusap Yang Maha Kuasa dan diberinya ucapan yg fasih.. Kebahagiaan utk kamu! Telah datang kepadamu Al-Masih yg dikenal membawa harta yg banyak dan barang yg bertumpuk.. Wahai sekalian manusia sesungguhnya aku adl Al-Masih al-Muhamadi. Sesungguhnya aku Ahmad al-Mahdi.” .
“Akulah Al-Masih yg dijanjikan yg telah ditentukan kedatangannya di akhir zaman oleh Allah Yang Maha Bijaksana. Akulah orang yg diberi ni’mat yg disebutkan dalam surah Al-Fatihah pada saat muncul dua golongan tersebut.”
Aku dilahirkan kembar dgn seorang putri di desa ini tetapi saudari kembarku itu wafat dan aku tetap diberi kehidupan oleh Allah pemilik kemuliaan. Kejadian ini tentu sangat jarang di masyarakat.
Meskipun demikian aku hidup dgn dua penyakit.
1. Penyakit di bagian bawah . Dalam sehari semalam ia bisa kencing sampai seratus kali.
2. Penyakit di bagian atas .
“Jadi kehidupanku lbh aneh dari kelahiran Al-Masih dan lbh besar mukjizatnya bagi orang yg melihat.” . “Sesungguhnya akulah Al-Masih dan sesungguhnya aku berjalan dan aku mengembara.
Sesungguhnya Isa telah wafat dan tidak hidup seperti hidupku.” . “Akulah Al-Masih. Akulah al-hakim. Akulah Muhammad. Akulah Ahmad yg terpilih.” . “Aku dijadikan sebagai Maryam dan aku menjadi Maryam selama dua tahun.. Kemudian ditiupkan roh kepada Isa sebagaimana ditiupkan kepada Maryam lalu ia hamil dalam bentuk pinjaman setelah beberapa bulan tidak lbh dari sepuluh bulan aku pisahkan dari Maryam dan aku dijadikan Isa. Dengan demikian jadilah aku putra Maryam.” . Sesungguhnya Allah menemai aku Maryam yg hamil mengandung Isa. Akulah yg dimaksudkan oleh firman Allah Taala “Dan Maryam putri Imran yg mensucikan kehormatannya lalu Kami tiupkan kepadanya roh Kami”.
“Karena akulah satu-satunya orang yg mengakui bahwa aku adl Maryam dan bahwa ditiupkan kepadaku roh Isa.” . “Saya melihat diriku dalam keadaan kasyaf seakan aku ini seorang wanita lalu Allah menampakkan kepadaku kekuatan pria isyarat ini sudah cukup utk orang yg cerdas dan paham.” . “Sebelum turun wabah penyakit Tuhanku mewahyukan kepadaku ‘Buatlah perahu di bawah pengawasan-Ku dan janganlah engkau mengajak Aku berbicara kepada orang-orang yg zalim krn mereka pasti tenggelam. Sesungguhnya orang-orang yg berbaiat kepadamu sesungguhnya mereka berbaiat kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka.”
“Lihatlah sekarang sesungguhnya Allah telah menjadikan wahyu-Nya kepadaku ajaran-ajaranku baiat kepadaku sama dgn perahu Nuh dan Allah menjadikannya sebagai kunci keselamatan seluruh manusia.”
“Sungguh Tuhanku telah memberi tahu kepadaku bahwasannya aku seperti perahu Nuh bagi seluruh makhluk. Maka siapa yg datang kepadaku dan masuk dalam baiat sungguh ia selamat dari kehilangan. Maka sungguh bahagialah kaum yg selamat.”
“Perumpamaanku di sisi Allah seperti Adam.. Lalu Allah menjadikan aku sebagai Adam lalu dia memberiku semua yg telah diberikan kepada Abul Basyar .” . “Pengakuan bahwa aku adl rasul dan nabi.” . “Dan Allah yg sebenarnya. Dialah yg mengutus rasul-Nya di Qadian.” .
Ref:
– http www.alislam.or.id/
– http://blog.re.or.id/
– http://groups.yahoo.com/group/mencintai-islam
– dan beberapa sumber lain
Cara Agar Tidak Lagi Takut Hantu Atau Setan
Rasa takut kepada hantu, bagaimanapun harus mendapat perhatian khusus karena bila ketakutan tetap terpelihara, tak hanya membentuk mental penakut pada diri anak tetapi juga dapat mengurangi kesempurnaan tauhid.
a. Sekilas tentang Rasa Rakut (Khauf)
Sangat penting bagi orang tua untuk bisa melatih anak mengatur rasa takutnya. Bukan hanya sekedar agar anak menjadi pemberani, tetapi lebih karena rasa takut adalah bagian dari ibadah. Rasa takut adalah bagian dari rukun yang harus ada dalam ibadah, di samping rasa cinta dan harap.
b. Macam-macam takut
Ulama telah membagi rasa takut menjadi beberapa bagian, yaitu:
1. Takut ibadah atau disebut juga takut sirri (takut terhadap sesuatu yang ghaib).
Takut ibadah dibagi menjadi dua macam:
a. Takut kepada Allah, yaitu takut yang diiringi dengan merendahkan diri, pengagungan, dan ketundukan diri kepada Allah. Takut semacam inilah yang akan mendatangkan ketaqwaan dan ketaatan sepenuhnya kepada Allah. Oleh karena itu, rasa takut seperti ini hanya boleh ditujukan kepada Allah semata karena merupakan salah satu konsekuensi keimanan.
Allah berfirman, yang artinya, “Karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. Ali Imran 175)
b. Takut kepada selain Allah, yaitu takut kepada selain Allah dalam hal sesuatu yang ditakuti itu sebenarnya tidak dapat melakukannya dan hanya Allah-lah yang dapat melakukannya. Takut semacam ini banyak terjadi pada berhala, takut pada orang mati, takutnya para penyembah kubur kepada walinya, dll. Rasa takut ini merupakan syirik akbar yang dapat mengeluarkan pelakunya dari keIslaman.
2. Takut yang haram, yaitu takut kepada selain Allah, yang bukan ibadah tetapi menyebabkan ia melakukan keharaman atau meninggalkan kewajiban. Takut semacam ini dapat mengurangi ketauhidan seseorang.
3. Takut thobi’i (normal). Yaitu takut pada hal-hal yang bisa mencelakakan kita (dengan izin dan kekuatan dari Allah). Misalnya, takut pada binatang buas, api, dll. Takut semacam ini wajar ada pada diri manusia dan dibolehkan selama tidak melampaui batas.
4. Takut wahm (khayalan), yaitu takut pada sesuatu yang sebabnya tidak jelas. Misalnya, takut pada hantu. Takut semacam ini tercela.
Rasa takut kepada hantu atau setan, bisa mengantarkan kepada syirik akbar. Jika sampai membawa pada peribadatan kepada selain Allah. Bentuknya bermacam-macam, ada yang memberi sesajian agar tidak diganggu, membaca berbagai mantera, datang kepada dukun untuk meminta jimat, dan sebagainya.
c. Cara Mengatasi Rasa Takut Anak kepada Hantu
Bagi orang tua sangat penting mengetahui bagaimanakah cara mengatasi ketakutan anak dengan cara yang sesuai syariat. Antara lain:
1. Tanamkanlah pada anak tauhid dan aqidah yang benar.
Cobalah cari tahu apa yang sebenarnya ditakutkan oleh sang anak pada saat keadaannya tenang. Rangsanglah anak dengan beberapa pertanyaan. “Adik takut hantu ya? Memangnya hantu itu apa sih?”
Jika sang anak menjawab bahwa hantu adalah pocong, genderuwo, nyi loro kidul, kuntilanak, atau semacamnya, jelaskan bahwa hantu-hantu semacam itu tidak ada sama sekali sehingga tidak perlu ditakutkan. Jika yang ditakutkan anak adalah orang mati, maka jelaskanlah bahwa orang mati takkan bisa memberi manfaat maupun bahaya bagi orang yang masih hidup.
Adapun jika sang anak telah mengerti bahwa yang dimaksud orang-orang dengan hantu adalah penjelmaan dari setan atau jin yang hendak mengganggu manusia, maka orangtua haruslah menjelaskan kepada anak bahwa tidak ada kekuatan yang paling kuat kecuali kekuatan Allah. Seluruh makhluk, termasuk jin dan setan di bawah pengaturan Allah. Ajarkan pada anak meskipun seluruh jin dan manusia ingin mencelakakannya, akan tetapi Allah tidak menakdirkannya, maka ia takkan celaka. Begitu pula sebaliknya.
Sungguh indah contoh yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau menasehati Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu yang ketika itu masih kecil.Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa ia berkata,
“Pada suatu hari saya pernah membonceng di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau bersabda, “Wahai anak muda, sesungguhnya akan kuajarkan kepadamu beberapa kalimat. Jagalah Allah, niscaya Ia juga akan menjagamu. Jagalah Allah niscaya engkau akan mendapati-Nya ada di hadapanmu. Apabila engkau meminta sesuatu, mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah, andaikan saja umat seluruhnya berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu, mereka tidak akan bisa memberikan manfaat kepadamu kecuali sesuatu yang telah ditetapkan Allah untukmu. Dan andaikan saja mereka bersatu untuk menimpakan bahaya terhadapmu, mereka tidak akan bisa memberikan bahaya itu terhadapmu kecuali sesuatu yang Allah tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembar catatan telah kering.” (HR. Tirmidzi)
Jelaskan pada anak pada hal apakah ia harus takut (yaitu takut kepada Allah), pada hal-hal apakah ia boleh takut tetapi tidak berlebihan dan hal-hal apa yang ia tidak boleh takut sama sekali. Hendaklah orang tua mengenalkan kepada anak-anaknya kepada Allah, nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Karena dengan pengenalan kepada Allah, seorang anak akan mengetahui keagungan Allah, keMahaKayaanNya, kekuasaan-Nya. Yang harus orang tua ingat, mengajarkan rasa takut kepada Allah juga harus disertai pengajaran rasa cinta dan harap kepada Allah. Sehingga hal ini menjadikan anak ikhlas dan giat dalam beramal serta tidak mudah putus asa.
2. Ajarkan wirid dan doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Ada banyak wirid dan doa yang bisa diajarkan pada anak. Misalnya, wirid pagi dan sore, doa sehari-hari seperti doa masuk WC, doa singgah di suatu tempat, doa hendak tidur, dll. Pilihlah bacaan wirid dan doa sesuai kapasitas kemampuan anak.
Tak hanya sekedar menghafal, tapi juga pahamkan mereka arti dari doa tersebut sehingga mereka mengamalkan doa-doa tersebut dengan penuh keyakinan akan manfaat doa bagi dirinya. Ajarkan pada anak bahwa doa dan wirid adalah senjata dan perisai bagi kaum mukmin. Karena itu, bila rasa takut menyerang, yang terbaik dilakukan adalah meminta perlindungan dan pertolongan Allah, Rabb seluruh makhluk. Sesekali ingatkan atau tanyakan pada anak arti dari doa tersebut. Sekaligus untuk mengetahui apakah sang anak sudah mengamalkan doa-doa tersebut ataukah belum.
3. Jauhkanlah anak dari hal-hal yang mendatangkan rasa takut kepada hantu.
Misalnya cerita misteri, patung dan lukisan makhluk bernyawa, dll. Cerita misteri atau berbau mistis kadang lebih menarik bagi anak karena imajinasi mereka yang tinggi dan masih belum terkontrol baik. Oleh karena itu, kenalkanlah anak dengan kisah-kisah para Nabi, sahabat-sahabat Rasulullah, maupun kisah shahih lain yang dapat mengajarkan anak keimanan, keberanian dan akhlaq yang baik. Jangan hanya sekedar menyediakannya buku/majalah, meskipun ini juga hal yang penting. Sesekali ceritakanlah langsung dengan lisan anda agar hikmah dan nilai kisah lebih mengena di hati anak. Ini juga akan lebih mendekatkan orang tua dengan sang buah hati.
4. Ajarkan pula pada anak untuk tidak menakut-nakuti temannya meski hanya bermaksud untuk bercanda. Pahamkan pada anak untuk bercanda dengan baik.
5. Bila orang tua ternyata adalah seorang penakut, berusahalah untuk tidak menampakkan hal tersebut di depan sang anak. Sebagaimana kita tidak ingin anak menjadi penakut, maka latihlah diri sendiri untuk tetap tenang dan menghilangkan sifat penakut dari diri kita.
Jika suatu ketika sifat penakut kita diketahui oleh sang anak, tak ada salahnya melibatkan anak dalam usaha menghilangkan sifat penakut kita. “Astagfirullah, tadi Ummi kok menjerit ya pas lampu mati? Menurut adik, Ummi harusnya gimana? Iya adik benar, harusnya tetap tenang dan minta perlindungan sama Allah. Lain kali kalau Ummi menjerit lagi, adik ingatin Ummi ya….” Hal ini juga akan mengajarkan pada anak bagaimana seharusnya ia bersikap ketika ada orang lain atau temannya yang ketakutan. Jangan pula menakut-nakuti anak dengan ancaman yang tak berdasar atau bertentangan dengan syariat. Misalnya, “Jangan main dekat sungai ya! Nanti diculik genderuwo penunggu sungai lho” Hal ini sering tanpa sadar dilakukan oleh para orang tua. Maka wahai para pendidik, bekalilah diri dengan ilmu syar’i dalam mendidik anak-anak kita.
6. Berdoalah untuk kebaikan anak
Hal yang sering luput dari orang tua adalah berdoa untuk anak-anaknya. Padahal doa merupakan salah satu pokok yang harus dipegang teguh orang tua. Doa orang tua bagi kebaikan anaknya adalah salah satu jenis doa yang dijanjikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam akan dikabulkan oleh Allah (HR. Baihaqi). Termasuk di antaranya, hendaknya orang tua mendoakan agar anak dilindungi dari gangguan setan.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa ia berkata, “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memintakan perlindungan untuk Hasan dan Husain dengan mengucapkan,
“Aku memohon perlindungan untukmu berdua dengan kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan binatang berbisa, dan juga dari setiap mata yang jahat.” Selanjutnya beliau bersabda “Adalah bapak kalian (yaitu Ibrahim) dahulu juga memohonkan perlindungan untuk kedua puteranya, Ismail dan Ishaq, dengan kalimat seperti ini.” (HR. Bukhari)
d. DOA UNTUK MENGUSIR SETAN
Rasul Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Jangan jadikan rumah-rumahmu sebagai kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yg dibacakan Surah Al- Baqarah di dalamnya.”
Sebagian hal yg dapat mengusir setan adalah bacaan dan zikir di waktu pagi dan sore.
Yang dilakukan oleh Rasul Shallallahu’alaihi wasallam:
– Bacaan akan tidur dan bangun daripadanya masuk dan keluar dari rumah masuk masjid dan keluar daripadanya membaca ayat Kursi ketika akan tidur.
– Dua ayat yg terakhir dari surah Al-Baqarah,
Dan orang yg membaca: “Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir”. Baca seratus kali maka akan menjadi benteng dari setan pada hari itu.
– Minta perlindungan kepada Allah dari setan {dengan membaca: A’udzu billahi minas syaithanir rajim}. artinya aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk
– Membaca adzan.
Sumber :
– Bila Anak Anda Takut Hantu, Ummu Khaulah, Majalah As Sunnah Edisi 02/Tahun VIII/1424H/2004M
– Kitab Hisnul Muslim – Kumpulan Doa dan Dzikir Dari Al Quran dan As Sunnah, Said bin Ali Al Qathani dalam ebook DzikirWirid.chm oleh akhukum fillah La Adri At Tilmidz.















