KISAH SUKSES PENDIRI FACEBOOK
Sejak muda sudah keranjingan komputer. Ketika di Harvard sempat jadi pemberontak dengan membuka website data mahasiswa, ia pun diperkarakan. Lalu Facebook yang dibuatnya menggoncangkan dunia dan membawanya menjadi anak muda terkaya di dunia.
Namanya Mark Elliot Zuckerberg, dilahirkan di Dobb Ferry, Westchester County, New York, 14 Mei 1984. Sekolah menengah di Ardsley High School, Ardsley, New York (1998-2000) dan Phillips Exeter Academy, Exeter, New Hamshire (2000-2002). Pendidikan universitas di bidang psikologi, Harvard University (drop-out). Perusahaan yang dimiliki, Facebook Inc. Kekayaan US$ 1,5 miliar (sekitar Rp 13,5 triliun), ranking ke-785 orang terkaya dunia versi Majalah Forbes 2008.
Adakah yang tidak mengejutkan dari data tersebut? Zuckerberg baru akan genap berusia 24 tahun pada Mei ini. Ia tak menyelesaikan kuliah di Harvard University tetapi berhasil membangun Facebook yang membuatnya mengumpulkan kekayaan sampai Rp 13,5 triliun. Siapapun akan menyebutnya luar biasa. “Dia adalah billionaire termuda di dunia saat ini, dan kami yakin ia adalah billionaire termuda sepanjang sejarah yang mengumpulkan sendiri kekayaannya,” ujar Matthew Miller, associate editor Majalah Forbes.
Sebelum ini Forbes pernah memasukkan anak belia di deretan orang terkaya dunia namun mereka mendapatkannya dari warisan orangtuanya yang meninggal. Sedangkan Zuckerberg mendapatkannya dari hasil kerjanya. Lalu majalah ini menobatkan Zuckerberg sebagai “The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet” tahun ini.
Awalnya Direktori Mahasiswa
Zuckerberg lahir di kawasan bernama Dobbs Ferry, Westchester County, kota New York. Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara dari orang tua pasangan dokter gigi – psikiater. Sejak kecil Zuckerberg suka mengutak-atik komputer, mencoba berbagai program komputer dan belajar membuatnya. Ayahnya sendiri membelikannya komputer sejak ia berusia delapan tahun. Saat di sekolah menengah Phillips Exeter Academy, ia dan rekannya, D’Angelo, membuat plug-in untuk MP3 player Winamp. Plug-in adalah program komputer yang bisa berinteraksi dengan aplikasi host seperti web browser atau email untuk keperluan tertentu.
Zuckerberg dan D’Angelo membuat plug-in untuk menghimpun kesukaan orang terhadap aneka jenis lagu dan kemudian membuat playlist-nya sesuai selera mereka. Mereka mengirimkan program itu ke berbagai perusahaan termasuk ke AOL (American Online) dan Microsoft. Pada tahun terakhimya di Phillips ia direkrut oleh Microsoft dan AOL untuk suatu proyek.
Saat melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi keduanya harus berpisah. D’Angelo masuk Caltech sedangkan Zuckerberg masuk Harvard. Di Harvard inilah Zuckerberg menemukan ide membuat buku direktori mahasiswa online karena universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka. Namun setiap kali ia menawarkan diri membuat direktori itu, Harvard menolaknya. “Mereka mengatakan punya alasan untuk tidak mengumpulkan informasi (mahasiswa) ini,” ujar Zuckerberg kemudian.
Meski ditolak ia selalu mencari cara untuk mewujudkannya. “Saya ingin menunjukkan kalau hal itu bisa dilakukan,” lanjutnya soal kengototannya membuat direktori itu.
Proyek pertamanya adalah CourseMatch (www.coursematch.com) yang memungkinkan teman-teman sekelasnya berkomunikasi satu sama lain di website tersebut. Suatu malam di tahun kedua ia kuliah di Harvard, Zuckerberg menyabot data mahasiswa Harvard dan memasukkannya ke dalam website yang ia buat bernama Facemash. Sejumlah foto rekan mahasiswanya terpampang di situ. Tak lupa ia membubuhkan kalimat yang meminta pengunjungnya menentukan mana dari foto-foto ini yang paling “hot”. Pancingannya mengena. Dalam tempo empat jam sejak ia meluncurkan webiste itu tercatat 450 orang mengunjungi Facemash dan sebanyak 22.000 foto mereka buka. Pihak Harvard mengetahuinya dan sambungan internet pun diputus. Zuckerberg diperkarakan karena dianggap mencuri data. Anak muda berambut keriting ini pun meminta maaf kepada rekan-rekan yang fotonya masuk di Facemash. Tetapi ia tak menyesali tindakannya. “Saya kira informasi seperti itu harus tersedia (online),” ujamya.
Alih-alih kapok ia malah membuat website baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com). Website ini ia luncurkan pada Februari 2004. Facebook merupakan penyempurnaan dari Facemash. Sasarannya tetap sebagai tempat pertemuan sesama mahasiswa Harvard. Dalam penjelasan di website-nya sekarang disebutkan bahwa Facebook adalah suatu alat sosial untuk membantu orang berkomunikasi lebih efisien dengan rekan, keluarga, atau rekan kerjanya. Facebook menawarkan navigasi yang mudah bagi para penggunanya. Setiap pemilik account punya ruang untuk memajang fotonya, teman-temannya, network, dan melakukan hal lainnya seperti bisa berkirim pesan dan lain sebagainya.
Banyaknya aplikasi yang bisa digunakan oleh anggotanya membuat Facebook digandrungi banyak orang. Konon hingga saat ini sudah lebih dari 20.000 aplikasi dimasukkan ke dalam Facebook yang bisa digunakan para anggotanya. Setidaknya 140 aplikasi baru ditambahkan ke Facebook setiap harinya dan 95% pemilik account Facebook telah menggunakan minimal satu aplikasi.
Penyertaan banyak aplikasi ini membuat Facebook berbeda dengan website jejaring sosial terdahulu seperti MySpace. Lalu orang berbondong-bondong mengunjungi websitenya dan mendaftar jadi anggotanya. Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh mahasiswa Harvard sudah memiliki account di Facebook. Ternyata tak hanya mahasiswa Harvard yang tertarik, beberapa kampus di sekitar Harvard pun meminta dimasukkan dalam jejaring Facebook. Ini membuat Zuckerberg kewalahan. Ia lalu meminta bantuan dua temannya untuk ikut mengembangkan Facebook. Dalam tempo empat bulan Facebook sudah bisa menjaring 30 kampus. Hingga akhir 2004 jumlah pengguna Facebook sudah mencapai satu juta.
Pengguna Facebook terus meningkat. Malah ada sejumlah orang yang tak lagi jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin bergabung. Tingginya desakan ini membuat Zuckerberg dan kawan-kawan memutuskan Facebook membuka jaringan untuk para siswa sekolah menengah (di sini SMU) pada September 2005. Tak lama kemudian mereka juga membuka jejaring para pekerja kantoran. Kesibukan yang luar biasa ini membuat Zuckerberg harus memutuskan keluar dari Harvard. “Apa yang saya inginkan sudah ada di tangan. Saya tidak ingin punya ijazah kemudian bekerja. Menurut saya, pekerjaan hanyalah untuk orang-orang yang lemah,” ujarnya pada Majalah Current.
Zuckerberg dan kawan-kawan kemudian mengembangkan Facebook lebih jauh lagi. Pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk jejaring umum dengan syarat memiliki email. Sejak itulah jumlah anggota Facebook melesat.
Saat ini jumlah anggota aktifnya mencapai 70 juta di seluruh dunia. Jejaring yang dihimpunnya mencapai enam juta jaringan (kelompok pertemanan) meliputi 55.000 jaringan berdasarkan demografi, pekerjaan, sekolah, kolegial, dan sebagainya. Setiap harinya ada 14 juta foto di-upload (dimasukkan ke Facebook). Dan dalam hal jumlah trafik pengakses Facebook menjadi website teraktif ke-6 di dunia dan menjadi website jejaring sosial kedua terbesar versi camScore.
Jual Saham Jadi Kaya
Jumlah anggota Facebook yang jutaan orang itu menjadi tambang emas yang menggiurkan. Zuckerberg dan kawan-kawan pun menangkap peluang bisnis yang besar. Karena itu ketika jumlah user-nya melebihi satu juta mereka menggandeng Accel Partners, perusahaan modal ventura, untuk membiayai pengembangannya. Modal yang ditanamkan adalah US$ 12,7 juta. Ini adalah investasi kedua yang masuk ke Facebook setelah sebelumnya (Juni 2004) mendapatkan dan dari pendiri PayPal sebesar US$ 500.000. Pembenahan pertama dengan tambahan modal itu adalah dengan mengganti domain-nya dari www. thefacebook. corn menjadi http://www.facebook.com pada Agustus 2005. Setelah itu jangkauan keanggotaannya diperluas menjadi internasional. Hingga Desember 2005 jumlah anggotanya sudah mencapai 5,5 juta.
Meski jumlah user-nya meningkat tajam pada tahun 2005 disebutkan Facebook mengalami kerugian sampai US$ 3,63 juta. Facebook kemudian mendapatkan dana sebesar US$ 25 juta dari Greylock Partners dan Meritech Capital Partners. Dana itu digunakan untuk meluncurkan versi mobile-nya.
Pada September 2007 Microsoft melakukan pendekatan dan menawarinya membeli 5% saham senilai sekitar US$ 300 juta hingga US$ 500 juta. Jika nilai itu disetujui maka nilai kapitalisasi Facebook sudah mencapai US$ 6 miliar hingga US$ 10 miliar atau sekitar Rp 54 triliun hingga Rp 90 triliun. Namun Microsoft akhirnya mengumumkan hanya membeli 1,6% saham Facebook dengan nilai US$ 240 juta pada Oktober 2007. Transaksi ini menunjukkan nilai kapitalisasi Facebook ternyata lebih tinggi yaitu sekitar US$ 15 miliar (sekitar US$ 135 triliun).
Setelah itu sejumlah tawaran mengepung Facebook. Li Ka-shing disebut-sebut ikut menginvestasinya sekitar US$ 60 juta pada November 2007. Lalu ada berita yang menyebutkan Viacom, Yahoo, Google, dan sebagainya pun ikut menawar untuk membeli Facebook. Sejauh ini Zackerberg mengatakan Facebook tak akan dijual.
Melesatnya bisnis Facebook membuat Zackerberg menampuk kekayaan yang luar biasa. Majalah Forbes menyebutkan kekayaan Zackerberg sendiri mencapai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 13,5 triliun. Jangankan untuk anak seusia Zackerberg, untuk orang dewasa pun harta sebanyak itu tentu jumlah yang luar biasa besar. Maka wajar jika majalah itu menobatkannya sebagai The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet.
Prestasi yang diraih Zackerberg tak benar-benar mulus. Sejumlah perkara ia dapatkan sehubungan dengan Facebook. Termasuk dari rekannya di Harvard yang menyebutkan rancangan Facebook sebenarnya tiruan dari ConnectU. Namun Zackerberg tetap bergeming bahwa Facebook merupakan hasil karyanya. Meskipun ConnectU kalah dalam persidangan pertama, perusahaan ini mendaftarkan gugatan baru pada Maret 2008.
Kontroversi juga datang dari negara-negara seperti Myanmar, Bhutan, Syria, Arab Saudi, Iran dan sebagainya yang menyebutkan kalau Facebook mempromosikan serangan terhadap otoritas pemerintahannya sehingga akses terhadap Facebook di negara tersebut ditutup.
Di tengah sejumlah kontroversi itu, nama Facebook dan Mark Zackerberg tetap digandrungi banyak orang. Zackerberg sendiri di tengah kepopuleran namanya dan jumlah kekayaan yang dimilikinya, ia tetap sederhana. Ia masih tinggal di apartemen sewaan dan di kamarnya hanya tersedia sebuah meja dan kursi. Kasurnya diletakkan di lantai. Kala datang ke kantornya di Palo Alto, Zackerberg kerap berjalan kaki atau mengendarai sepeda. Tak tampak sebagai miliuner (dalam US$ dollar, tentunya) atau triliuner (dalam rupiah).
Mengapa Orang Pintar Bisa Gagal?
Alangkah besar apa yang bisa diajarkan oleh kegagalan hidup tentang diri
kita! Mereka yang memetik pelajaran dari kesalahannya bisa kembali dengan
keadaan yang lebih kuat daripada sebelumnya.
Anda mungkin pernah gagal dalam karier anda. Satu-satunya cara untuk
menghindari kegagalan adalah tidak pernah berusaha mengejar sukses; tetap
tinggal di tempat anda sekarang. Sebenarnya anda bisa memetik pelajaran dari
kegagalan, memikirkan apa yang tidak beres dan memperbaikinya. Anda
mempunyai kekuatan untuk berubah. Bahkan seorang yang sukses seperti Samuel
Beckett, penulis lakon sandiwara paling terkemuka di abad kedua puluh ini,
pernah menulis bahwa dia merasa tidak asing lagi dengan kegagalan, “setelah
bernafas dalam-dalam dengan udaranya yang menggairahkan hidup.”
Penelitian cermat terhadap kekalahan sangat penting. Anda harus menghadapi
kegagalan untuk menghindari kemungkinan mengulanginya. Berdasarkan wawancara
dengan hampir 200 orang yang telah berhasil mengatasi kegagalan karier yang
besar, berikut ada enam alasan paling umum untuk kegagalan. Siapa pun anda,
mungkin anda menemukan diri anda dalam daftar ini.
1–Kurangnya Ketrampilan Sosial.
Kebanyakan orang yang kurang memiliki ketrampilan sosial beralasan bahwa
“politik kantor”-lah penyebab kegagalan mereka. Namun, politik kantor tak
lebih dari interaksi normal antara para karyawan. Bila anda mendapat
kesulitan dengan “politik kantor”, mungkin anda benar-benar mempunyai
kesulitan dalam berhubungan dengan orang lain. Kebanyakan karier melibatkan
orang lain. Seberapa pun hebatnya intelegensi akademis anda, tetaplah anda
perlu memiliki intelegensi sosial, (misal, kemampuan mendengarkan, peka
terhadap perasaan orang lain, memberi dan menerima kritik dengan baik).
Orang yang memiliki intelegensi sosial tinggi mengakui kesalahan mereka,
berjalan terus dan tahu bagaimana membina dukungan tim. Intelegensi sosial
adalah ketrampilan yang bisa diperoleh dengan banyak berlatih.
2–Tidak Cocok.
Mungkin anda sama sekali tidak gagal, hanya menderita suatu kasus
ketidakcocokan. Sukses memerlukan kecocokan antara kemampuan, kepentingan,
kepribadian, daya dan nilai-nilai dalam pekerjaan anda. Bila anda merasa
tidak cocok, maka jangan ragu untuk meninjau perilaku pekerjaan dan
menyesuaikan atau mengubah pekerjaannya. Bagi beberapa orang, pokok
persoalannya adalah seberapa besar resiko yang berani diambil.
3–Tidak Adanya Komitmen.
Sesuatu yang dilakukan setengah-setengah meningkatkan kemungkinan gagal.
Khayalan ketakutan akan kegagalan yang menimpa orang yang tidak punya
komitmen dapat menyebabkan ia menghindari kegagalan dengan tidak melibatkan
diri secara emosional. Selain itu, kurangnya penghargaan pada diri sendiri
merupakan penyebab dasar kegagalan. Untuk bisa ambil bagian dalam sukses,
anda harus yakin bahwa anda bisa melakukannya.
4–Fokus yang Terlalu Tersebar.
Beberapa orang melakukan terlalu banyak kegiatan sehingga akhirnya tidak
melakukan satu pun secara baik. Fokuskan kembali diri anda pada apa yang
paling baik dilakukan. Sadarilah keterbatasan anda, tetapkan prioritas, dan
susun organisasi usaha anda, merupakan hal-hal pokok untuk mencapai suskes.
5–Rintangan Tersembunyi
Kadang-kadang banyak rintangan tersembunyi yang sulit diperangi. Misal,
umur, diskriminasi jenis kelamin dan ras. Anda harus meninjau kembali,
berdasarkan analisa yang benar mengenai situasi, untuk merebut kembali
kontrol atas kehidupan dan masa depan anda.
6–Kemalangan.
Kadang-kadang suatu peristiwa terjadi dan anda tidak bisa menghindarinya.
Apa yang dapat anda lakukan? Pertama, jangan menyalahkan diri sendiri kalau
peristiwa itu terjadi. Kedua, ingat bahwa anda selalu memiliki pilihan,
walaupun pilihan itu tidak terlihat jelas.
Kesempatan datang silih berganti, dan arah yang anda tetapkan mungkin bisa
berubah lagi. Tetapi kalau anda bisa berpikir jernih mengenai kegagalan,
kalau anda meyadari bahwa anda adalah seorang yang selalu punya pilihan,
maka anda akan bisa mengatasi sebuah pelajaran yang berharga.
Mengapa orang yang pintar pun bisa gagal? Mereka bisa saja gagal karena
banyak alasan. Tetapi kegagalan bukanlah yang menjadi pokok persoalan. Orang
yang paling baik punbbisa mengalami kegagalanb,. Yang penting adalah
bagaimaan kita ememtik pelajaran dari kegagalan kita. Apa ciri khas yang
menonjol dari orang yang ebnar-benar pintar? Mereka memetik pelajaran.
(diadaptasi dari “Mengapa Orang Pintar Bisa Gagal”, Carole Hyatt dan Linda
Gottlieb)
KATA KATA BIJAK UNTUK MENGATASI KEKHAWATIRAN
Apakah anda pernah/sedang khawatir ?? saya rasa setiap orang pernah mengalaminya, mungkin sebagian dari kata kata bijak ini bisa membantu menenangkan pikiran anda :
Biasanya, orang lebih kuatir tentang hal yang tak dapat dilihatnya daripada yang dapat dilihatnya.
Julius Caesar
Kekuatiran tak akan melenyapkan kesedihan esok, tetapi akan menghilangkan kegembiraan hari ini.
Leo Buscaglia
Kita lebih banyak menderita oleh khayalan daripada oleh kenyataan.
Seneca
Bodoh. Itulah kekuatiran. Buang-buang energi mental secara bodoh. Telah dihitung bahwa kira-kira sembilan puluh dua persen dari kekuatiran tidak pernah terjadi. Anda bisa menangani sisa 8 persennya.
Norman Vincent Peale
Mereka yang kuatir sudah menderita akan hal yang mereka kuatirkan.
Montaigne, Essays, 1588
Saya banyak mengalami kekuatiran, tetapi kebanyakan tak pernah terjadi.
Mark Twain
Kuatir sama seperti membayar bunga untuk uang yang mungkin tak pernah Anda pinjam.
William Ralph Inge
Tak ada gunanya membuka payung sebelum hujan.
Alice Caldwell Rice
Pegangan hidup saya adalah: Berjagalah untuk hal yang terburuk, berharaplah akan hal yang terbaik dan terimalah apapun yang datang.
Robert E. Speer
Bila Anda percaya bahwa merasa sedih atau kuatir dalam waktu cukup lama dapat mengubah masa lalu dan masa depan, maka Anda berada di planet dengan realitas yang beda.
William James
Mari kita tingkatkan rasa kuatir menjadi pemikiran sehat dan perencanaan.
Winston Churchill
Tak ada yang menguras tubuh seperti kekuatiran, dan orang yang mempunyai iman pada Tuhan harus malu untuk kuatir tentang apapun.
Mahatma Gandhi
Tak ada orang akan tenggelam oleh beban suatu hari. Tetapi bila beban esok ditambah ke beban hari ini, tak ada orang yang sanggup menanggungnya.
George Macdonald
Kuatir adalah siklus pikir yang tidak efisien yang berputar disekeliling suatu pusat ketakutan.
Corrie Ten Boom
Bila saya menoleh ke belakang menengok segala kekuatiran saya, saya ingat cerita seorang tua di ranjang kematiannya bahwa ia mengalami berbagai kekuatiran dalam hidup, yang sebagian besar tak pernah terjadi.
Winston Churchill
Mengatasi kuatir dapat dilakukan dengan hidup satu hari setiap kali bahkan sesaat setiap kali. Kekuatiran Anda akan tumbang tak ada artinya.
Robert Anthony
Bila orang yang kuatir akan kekurangannya mau mensyukuri kekayaan yang mereka miliki, mereka akan berhenti kuatir.
Dale Carnegie
Kekuatiran mirip orang – akan tumbuh menjadi besar bila Anda memeliharanya.
Penulis tak dikenal
Bila Anda ingin mengetes ingatan Anda, cobalah untuk mengingat kembali yang Anda kuatirkan setahun yang lalu pada hari ini.
E. Joseph Cossman
Banyak orang mengumpulkan berkas kayu untuk membangun jembatan yang tak pernah mereka seberangi.
Penulis tak dikenal
Kuatir seperti kursi goyang, yang memberikan sesuatu untuk Anda lakukan namun Anda tak pernah sampai kemanapun.
Glenn Turner
Kekuatiran sering memberikan bayangan yang besar untuk sesuatu yang kecil.
Pepatah Swedia
Kita dapat dengan mudah mengatasi bila kita mau mengambil hanya beban hari ini. Tetapi beban menjadi terlalu berat bagi kita bila kita harus memikul beban hari kemarin pada beban hari ini ditambah beban hari esok sebelum kita perlu menanggungnya.
John Newton
Jangan membawa hari esok ke tempat tidur bersama Anda.
Norman Vincent Peale
Sehari kuatir lebih melelahkan daripada seminggu kerja.
John Lubbock
Betapa besar kepedihan yang harus kita bayar, untuk keburukan yang tak pernah terjadi.
Thomas Jefferson
Kesedihan mempunyai batas, sedang kecemasan tidak ada batasnya. Kita sedih hanya untuk hal yang telah terjadi, tetapi cemas untuk semua hal yang mungkin terjadi.
Pliny the Younger
Kesulitan yang nyata dapat diatasi, tetapi yang kita bayangkan tak dapat ditaklukkan.
Theodore N. Vail
Kesedihan melihat ke belakang. Kekuatiran melihat ke sekeliling. Iman melihat ke atas.
Anonim (Guidepost)
Ilustrasi singkat mengenai Kekhawatiran yang sudah terlalu jauh… begini ceritanya :
Pada suatu malam seorang pendeta menerima telepon dari seorang ibu.
“Ada apa bu?” Tanya pendeta itu.
“Begini pak, saya ini selalu kuatir,” jawab ibu itu.
“Kuatir apa bu?”
“Saya ini seorang janda pak, anak saya dua, laki-laki.”
“Apa yang ibu kuatirkan?”
“Saya kuatir kalau nanti anak saya sudah menikah dan menantu saya tidak sayang pada saya, sedang saya sakit-sakitan, saya akan ikut siapa?”
“Apakah ibu sekarang sakit?”
“Tidak.”
“Jadi ibu sehat. Apakah anak ibu sudah punya pacar?”
“Belum pak,”
“Sudah berapa tahunkah umur mereka, dan dimanakan mereka sekarang bekerja ??”
“Mereka masih kecil kecil pak, Ini mereka tidur di sebelah saya.”
“Astaga!” kata pendeta itu.
Memang kekuatiran sering menyakitkan, menyusahkan, menghilangkan sukacita yang seharusnya ada. Kalau Anda sering diliputi kekuatiran, barangkali kata-kata bijak di atas tadi ini bisa membantu Anda melenyapkan kekuatiran Anda
CARA LAIN: Install Windows XP dari USB
Buat yang mau install Windows XP di komputer yang gak ada drive CDnya, ada cara alternatif nih!
Cara ini saya dapet dari eeeguides.com.
Apa saja yang dibutuhkan?? Ini dia:
CD Windows XP
Komputer yang ada CD drivenya dan pake OS Windows XP atau Vista.
Setelah download semua kebutuhan di atas, berikut langkah-langkahnya:
1. Ekstrak Bootsect.exe, USB_prep8 sama PeToUSB.
2. Copy-Paste PeToUSB.exe ke folder USB_prep8.
3. Doble klik usb_prep8.cmd yang ada di dalam folder USB_prep8, nanti muncul command prompt kyk gini:
4. Klik sembarang tombol, nanti akan muncul window kyk gini:
5. Klik start. PENTING: Setelah proses format selesai, jangan tutup windownya! Biarin aja jangan dikutak-kutik.^^
6. Buka command prompt(start->all programs->accecories->command prompt atau start->run…->ketik cmd di box)
7. Arahkan command prompt ke direktori dimana bootsect.exe di ekstrak tadi pakai command:
“cd direktori_tempat_bootsect.exe”
contoh: “cd desktop\new folder”
8. Ketik “bootsect.exe /nt52 I:”. I adalah drive USB(ganti sesuai keadaan drive di komputer).
Kalau sukses nanti keluar kalimat “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes.”
9. Tutup command prompt yang ini (jangan yang usbprep8). Tutup juga window petousb, nanti akan muncul window sbb:
10. Jangan tekan enter dulu di sini(iseng amat!^^)
Tekan 1 lalu enter. Window akan muncul, browse ke drive tempat cd XP.
Tekan 2 lalu enter. Masukkan huruf yang belum terpakai untuk nama drive di komputer(biasanya c,d,e,f sudah terpakai)
Tekan 3 lalu enter. Masukkan huruf tempat drive USB.
Tekan 4 lalu enter. Proses menyalin data ke drive USB akan dimulai .
11. Akan ada pertanyaan tentang memformat drive T. Ketik y lalu enter.
12. Setelah formatting selesai, tekan enter untuk lanjut.
13. Tekan enter lagi untuk lanjut.
14. Akan muncul box pop up, klik yes.
15. Klik yes lagi di pop up yang muncul.
16. Klik yes lagi untuk melakukan unmount virtual drive.
Oke! Proses selesai. USB sudah bisa dipakai untuk melakukan instalasi Windows XP.
Jangan lupa setup boot manager di BIOS untuk boot dari USB.
Terus pas instalasi, pilih nomer 2 dulu untuk text mode setup. Proses akan lanjut seperti instalasi XP biasa.
Setelah selesai pilih pilihan nomer 1 untuk melanjutkan instalasi Windows XP.
Jangan cabut usb sampai instalasi selesai. Setelah Windows selesai diinstal, cabut USB(safely removed dulu yaaah)
Tips Pintar Memilih Harddisk External (Portabel)
Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda pasti pernah mengalami hal yang satu ini. Merasakan kapasitas simpan pada harddisk yang dipasang di dalam komputer menciut dengan cepat. Maksudnya, dengan cepat Anda kekurangan kapasitas simpan.
Ini sebenarnya tidak mengherankan, mengingat file-file video dari YouTube, koleksi foto hasil jepretan kamera digital yang kian tinggi resolusinya, plus aplikasi-aplikasi menarik yang sering Anda unduh, sunting, dan pakai, terus saja bertambah, sementara kapasitas harddisk tidak Anda tambah.
Kalau sudah begini, solusi yang paling praktis adalah dengan menambahkan sebuah harddisk portabel, alias eksternal. Mengapa kami sebut praktis? Sebab tidak perlu repot-repot buka casing dan menghubungkan kabel harddisk ke motherboard.
Praktis, Ringkas
Tinggal koneksikan saja harddisk portabel ke port USB/FireWire komputer via kabel yang disediakan, dan Anda sudah mendapat tambahan kapasitas, yang mungkin saja lebih besar dibandingkan harddisk yang bercokol dalam komputer Anda. Juga tidak perlu pasang power supply tambahan. Mudah dan cepat bukan?
Harddisk portabel, sesuai namanya, tentu mudah dibawa-bawa, termasuk dimasukkan dalam saku celana, karena bentuknya yang ringkas, kompak. Biasanya, harddisk portabel datang disertai dengan software backup. Memang fungsi harddisk portabel – tadinya – adalah sebagai media backup. Karena itu, harddisk portabel juga berfungsi sebagai pemulih (restorer) data dan file jika file ‘asli’ terkorupsi, karena virus misalnya.
Apa yang Perlu Diperhatikan?
Di pasar saat ini ada banyak sekali pilihan merek harddisk portabel, antara lain A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, dan Western Digital. Fisik harddisk portabel masa kini cantik, mungil, dengan kapasitas yang kian besar. Ada yang mengemaskan harddisk 1,8”, ada yang 2,5”, juga 3,5”. Tinggal pilih mana yang dibutuhkan.
Nah, agar Anda tidak terlalu repot memikirkan apa saja yang harus dipertimbangkan saat membeli harddisk portabel, berikut kami berikan sedikit panduan. Perhatikan hal-hal di bawah ini saat berbelanja harddisk portabel.
1. Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal)
Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli.
Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama.
2. Kecepatan putar drive
Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm.
3. Besar buffer atau cache
Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache, atau disimpan yang bisa ditangani oleh sebuah drive ketika menanti permintaan (request) berikutnya dari sistem. Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portabel, akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut.
4. Fitur Recovery
Pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data akibat hilangnya asupan listrik secara tiba-tiba, atau pun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak.
5. Kemampuan PnP (plug and play)
Tancapkan kabelnya dan harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun, begitu maksud PnP. Kemampuan PnP khususnya diperlukan jika Anda bermaksud menggunakan satu harddisk portabel di beberapa komputer – PC di kantor, netbook di luar kantor, atau notebook di rumah. (kompas)
Kingston Luncurkan DataTraveler 5000

JAKARTA – Kingston Digital meluncurankan USB Flash Drive DataTraveler 5000. Produk ini adalah FIPS 140-2 Level 2 disertifikasi dengan Level 3, dan berfiturkan enkripsi berbasis hardware 256-bit AES.
Unit ini menggunakan mode sandi XTS dan juga menggunakan elliptic curve cryptography (ECC) algoritma untuk digunakan dalam standard teruji Suite B oleh pemerintahan Amerika.
“DataTraveler 5000 memberikan perlindungan keamanan tingkat tinggi dan enkripsi untuk pemerintahan dan pengguna enterprise,” ujar Nathan Su, Direktur Sales Flash Memori Kingston, wilayah APAC, seperti yang dilansir melalui keterangan resminya, Jumat (29/1/2010).
“Solusi data portable ini mewakili proteksi data dengan nilai seni tinggi yang juga memberikan kenyamanan bagi penggunanya karena mempunyai sistem plug and playm,” tambahnya.
DataTraveler 5000 dilengkapi keamanan terdaftar dari teknologi SPYRUS yang mendukung basis hardware 256-bit AES-XTS dan Suite B cryptography, termasuk ECC. Algoritma Suite B dipilih secara khusus dan terbukti oleh pemerintah Amerika dan Departemen Pertahanan untuk digunakan dalam pembagian data dalam lingkungan multi nasional termasuk kedua aplikasi klasifikasi dan tidak klasifikasi. Mode XTS-AES adalah mode sandi untuk enkripsi yang jauh lebih kuat daripada CBC, ECB dan mode lainnya.
Sertifikasi FIPS 140-2 membutuhkan proses validasi yang memenuhi paket kriteria pemerintahan dari National Institute of Standards and Technology (NIST). Ini sangat penting karena agensi pemerintahan di Amerika Serikat memiliki banyak data yang sensitif yang harus di enkripsi dengan standard FIPS 140-2.
Level 2 memiliki arti bahwa DataTraveler 5000 memiliki konstruksi merusakkan yang jelas yang berfungsi untuk memberikan peringatan kepada semua penggunanya jika drive yang mereka gunakan telah dirusak.
Ini juga merupakan suatu power-on self test yang melakukan verifikasi mekanisme enkripsi berjalan dengan baik ketika drive dicolokkan pada sebuah port USB. Drive tersebut diharapkan menerima sertifikasi FIPS 140-2 Level 3 secepatnya.
DataTraveler 5000 tersedia dalam kapasitas 2-, 4-, 8- dan 16GB. Ini juga tersedia dengan aplikasi onboard Malware scanning via program extensive customization Kingston.
A-DATA SH93 Rugged Portable Hard Drive
Depending on what your profession or hobby is you may only need to backup a small amount of data, or quite the opposite, and have huge storage requirements. The first group can easily get away with using flash memory drives these days. However, if you are looking at storing hundreds of gigabytes of data then an alternate solution will be required.
One of the most typical and convenient options is having an external hard drive. Not only are these affordable and easy to use, but once data has been backed up, you can take it with you or store it at a safe location. You could go with a 3.5″ form factor drive for the lowest possible price, though when portability is preferred, 2.5″ drives are the way to go.
These are considerably smaller, lighter and do not require an external power source — making them more practical. They are not much more expensive than 3.5″ drives, either. For instance, you can buy a 2.5″ portable hard drive with a 500GB of storage capacity for as little as $90, whereas the cheapest we have come across for a similar capacity 3.5″ model is $70.
Reliability and durability should also be taken into account. Portable hard drives are just an accidental drop away from irrecoverable loss, so spending a bit more to ensure data safety is a no-brainer for someone as ham-fisted as myself. Depending on the use you intend to give this drive you might want to consider that as well.
We have seen flash-based thumb drives from the likes of OCZ and Corsair survive large drops, being submerged or even frozen if the occasion presents itself. However, creating a portable hard drive this robust presents a few more challenges, as it will not only be heavier but also more fragile because of its internal moving parts.
A-DATA has taken it upon themselves to deliver such a product with their new SH93 line, bringing the industry’s first waterproof and shock resistant portable hard drive. The SH93 was designed for road warriors who need to take their storage with them on the harshest of environments. Let’s take a closer look…
The A-DATA SH93 is only slightly more expensive than your typical portable 2.5″ drive, priced at around $110 for the 500GB version. Other than that, there’s not much typical about this drive. It is designed to be rugged and durable, with A-DATA aiming at students, people constantly on the move and “sports enthusiasts.”Besides the model we tested today the SH93 also comes in 320GB and 640GB capacities, priced at around $80 and $150 respectively, and your choice between bright yellow and red colors.
The SH93 incorporates a rubber-plastic mix for its housing which acts as a cushion protection against bumps and falls. It fully meets the “MIL-STD-810F 516.5 procedure IV” military standard for transit drop tests, allowing the drive to endure 1.2 m (4 ft) falls onto a hard surface. If you were to drop the SH93 while carrying it or knock it from a desk, this is about how far the unit would fall, so it’s a fair test to certify the drive with.
Its casing also acts as a water proof skin protecting the 2.5″ hard drive inside from water damage. A-DATA claims that the SH93 is completely waterproof, according to IEC 529 IPX7 standards, in up to one meter deep for up to 30 minutes, which should give you more than enough time to fish it out of a pond. It is worth mentioning that the drive itself does not float so don’t go dropping it in the deep end.
We wouldn’t just take A-DATA’s claims without first playing rough with the drive for a few days. Apart from knocking it off the desk around a dozen times, I wanted to see how the SH93 handled rough concrete and gravel. Surprisingly, the rubber took this punishment very well without so much as a scratch. Of course, throwing the SH93 in dusty gravel a few times did make it quite dirty, though its waterproof feature came in handy here.
To clean the drive we simply ran it under the tap and had it looking like new again. Given that the SH93 is waterproof, we then submerged it into the kitchen sink for half an hour, plugged it back in and found our data was still intact as advertised. Upon closer inspection we found no evidence of any leaks when dismantling the SH93. So long as the USB port lid is closed, you’ll get away with exposing this portable drive to water.
Other than the rubbery outer shell there is another unusual design aspect of the SH93 that A-DATA hopes will help make this product a little more desirable. Instead of requiring users to separately carry around a USB cable, the SH93 includes a 30cm long USB cable that wraps around the body of the drive.
This is a great idea, although reattaching the cable to the outside of the housing after every use was quite annoying. The cable is not easily tucked away and the whole process is a little clumsy and awkward. That said, we see no obvious solution to the problem so users will just have to be patient when packing up their SH93.
Rounding out the exterior features is a bright blue LED that signals activity when the drive is in use. As for its internals, the 500GB SH93 model we are testing today uses a 2.5″ Fujitsu MJA2500BH hard disk drive sporting 8MB of cache and spinning at 5400RPM.| Core i7 Test System Specs – Intel Core i7 965 Extreme Edition (Overclocked @ 3.70GHz) – x3 2GB G.Skill DDR3 PC3-12800 (CAS 9-9-9-24) – Asus P6T Deluxe (Intel X58) – OCZ GameXStream (700 watt) – Seagate 500GB 7200-RPM (Serial ATA300) – HIS Radeon HD 5850 (1GB) Software – Microsoft Windows 7 Ultimate (64-bit) – ATI Catalyst 9.10 |
Given that the A-DATA SH93 is limited to the USB 2.0 bus, transfer speeds maxed out at a little over 30MB/s when copying data. With a download speed of 33MB/s and an upload speed of 27.7MB/s, the SH93 performs like a high-speed USB 2.0 device matching the 2.5″ Samsung portable drive and the OCZ Throttle. Of course, the latter had the advantage of being able to use an eSATA interface which greatly improved its performance.

The A-DATA SH93 performed as expected in CrystalDiskMark. Its sequential and random performance was virtually identical to that of the OCZ Throttle and only slightly superior compared to the Samsung Spinpoint M80. When it came to the Random 512KB test, OCZ’s drive came noticeably on top for read speeds among all tested USB 2.0 drives, while A-DATA’s SH93 handled writes a little faster than OCZ and Samsung’s drives.
There were no surprises in the Random 4KB test, either. The A-DATA SH93 performed as is expected from any hard drive connected to the USB 2.0 bus, while the OCZ Throttle did significantly better in this test due to its use of flash memory.
A-DATA’s portable drive performed considerably better than the Samsung Spinpoint M80 in the first set of PCmark Vantage results. Although it was also slower than the OCZ Throttle in both the Windows Defender and Windows Vista Startup tests, the margins were not nearly as great as those faced by the Spinpoint M80.
Conversely in the second batch of results, which included Gaming and Video Editing tests, we saw the SH93 and Spinpoint M80 deliver very similar results while OCZ’s drive was significantly faster overall.
Finally, we ran the A-DATA SH93 through SiSoftware Sandra 2009 using the physical disks benchmark. The results are not all that surprising as all three USB 2.0 devices delivered very similar performance.
Over the years the portable hard drive market has become increasingly competitive and somewhat overcrowded. A quick search at Newegg.com reveals around 50 portable 500GB hard drives based on the 2.5″ form factor, with half of them priced at around $100 or less, and just a handful featuring rugged designs.The A-DATA SH93 is an eye catching product that delivers on all fronts. Its build quality is first-class and the durability it offers far exceeds that of the majority of 2.5″ portable drives, which often feature flimsy plastic bodies that are easily damaged.
The SH93 features a 500GB Fujitsu MJA2500BH hard drive, available online for around $90. This means A-DATA is only charging an extra $20 for their rugged housing — not a bad deal considering a cheap housing will cost you $10 anyway, and going for a quality enclosure separately could set you back significantly more. Two other rugged drives we could find on offer – the LACIE Rugged 500GB and the iomega eGo BlackBelt 500GB – were priced closely to the A-DATA SH93 however.
In terms of performance, the SH93 was more than capable of topping out the USB 2.0 bus, so anything more substantial than its Fujitsu innards would’ve been a waste. Another could have been the story if the SH93 provided eSATA support for added performance and greater flexibility. With powered eSATA ports becoming a more common sight, this could have given A-DATA’s portable drive the necessary edge against its competitors, though we imagine the more ubiquitous USB connectivity gets them the broadest consumer reach.
Due to the use of thick rubber to protect the enclosure and the drive within, the A-DATA SH93 is bulky compared to your average portable 2.5″ drive. It will still fit in your pocket though, so it’s not deal breaker either.
Although it was added for convenience, we were rather annoyed with the SH93’s wrap-around USB cable. In theory it makes perfect sense to have the cable integrated to the device, but the finished product ended up being a little too clumsy. Removing this cable for use was not a problem, but reattaching it to the enclosure was more often than not a nuisance.
Overall we were impressed with the durability of the SH93, providing a level of toughness unmatched by the majority of portable hard drives. A-DATA has also kept the drive at a very competitive price point of $110 for the 500GB version. If you are seeking for a compact and capacious storage device that can survive knock, bumps and even submersions, then the A-DATA SH93 is the product for you
10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB
Jakarta – Pembaca, saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.
Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk “merampingkan” produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.
Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.
Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.
Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?
Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.
“Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!” Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.
Yang Harus Disiapkan:
1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do’a dan keberanian!
Langkah-langkah Pembuatan:
1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.
4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.
5. Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba…!
Samsung S1 Mini 1.8in external hard drive
Samsung’s S1 Mini: not much larger than this picture
The top of the S1 is all ultra-glossy black and smooth, but with a dotted texture under a clear plastic cover so it’s not your average piano-black peripheral, despite Samsung quoting “piano black” as one of the drive’s three colour choices. The activity light is a needle thin slash of bright blue LED, up at the top of the face.
The back of the drive is matte black plastic with a contoured “leather-look” texture that looks like it was taken off a 1980s car dashboard but makes for an interesting contrast with the shiny upper half.
Textured design
Still, we think the S1 looks rather snazzy, but what really matters is the size: the S1’s about the size of a packet of smokes – 87 x 62 x 15.5mm, according to Reg Hardware‘s handy ruler – making it eminently pocketable and portable.
Within the shiny casing sits a 1.8in hard drive of 120GB unformatted capacity. It connects up to a host computer by USB 2.0, which provides power as well as the data link. Samsung bundles two cables with the S1, both with a regular USB connector at one end and a mini USB jack at the other. One is 50cm long, but the other has a mere 4cm of cord between the plugs, ideal for a laptop link.
Much smaller than a WD MyBook
Samsung has pre-formatted the S1 Mini using the FAT32 file-system for cross-platform compatibility, but you’re clearly free to reformat the drive to NTFS, HFS+ or EXT3, depending on the operating system you favour.
Elevo Cocoon Mantis A10116, Sertakan Dongle Bluetooth

Nama produk ini mengingatkan kita pada sebuah merek yang telah populer. Sebenarnya netbook yang satu ini merupakan produk lokal yang didesain di Singapura dan mulai diperkenalkan saat pameran Mega Bazaar lalu. Karena merupakan barang yang benar-benar baru, baik dari sisi produk maupun merek, Elevo seri Cocoon Mantis membutuhkan sesuatu yang bisa membuat konsumen terpikat. Faktor desain pun diperkuat agar Mantis tampil beda di antara para kompetitornya. Sebagus apakah itu?
Menilik fisiknya, netbook Mantis tampil sedikit berbeda dengan sudut sisi depan yang melancip sehingga memudahkan pengguna saat membuka cover-nya. Cover-nya yang didesain hitam metalik memang cukup menarik.
Daya tariknya ditambah lagi dengan logo produk yang terpampang pada bodinya menggunakan sistem ILM (in-line moulding), bukan menggunakan sistem sablon seperti netbook OEM umumnya. Engsel pembuka cover sendiri juga terlihat kuat agar strukturnya bisa dibuka-tutup berkali-kali.
Sebagai netbook berprosesor Intel Atom dan berlayar 10,1”, mungkin spesifikasi Mantis ini tidak banyak berbeda dengan netbook lainnya. Karena itulah, vendor menambahkan beberapa fitur agar Mantis terlihat lebih lengkap. Salah satunya dengan menghadirkan pilihan besaran RAM pada kartu grafis (VGA share – 64/128/224MB) sesuai kebutuhan.
Fungsi Bluetooth juga dimunculkan meski dalam bentuk dongle mini (USB) tambahan. Kedua fasilitas ini agaknya membuat Mantis tampil lebih atraktif. Bahkan, pilihan dengan modem 3G pun sudah disiapkan.
Pengguna yang terbiasa memakai notebook, boleh jadi akan menyukai segi ergonomis Mantis. Tombol keyboard besar yang dipadu dengan touchpad lebar memang nyaman untuk jari tangan meskipun tombol keyboard-nya tergolong keras. Selain harga jual, faktor kenyamanan jelas menjadi pertimbangan kuat konsumen memilih netbook yang rata-rata memiliki spesifikasi yang serupa.
Mantis sendiri dilengkapi memori 1GB, harddisk 160 GB, serta ditenagai sistem operasi Linux. Produk ini bisa dimiliki pengguna dengan harga sekitar Rp4,9 juta. Harga ini menurut kami belum kompetitif dibandingkan pesaing lokal lainnya.
Untuk mereka yang baru pertama kali memakai netbook, mungkin akan sulit membedakan tingkat kenyamanan netbook satu dan lainnya. Namun Mantis memiliki kelebihan dengan papan ketik yang besar. Sebagai bentuk layanan kepada konsumennya, Elevo menyediakan layanan QRU (Quick Response Unit) yang memungkinkan setiap pembeli Elevo menyampaikan masalah yang mereka hadapi dan mendapatkan tanggapan cepat dari pihak distributor. Kepedulian pada konsumen seperti ini setidaknya merupakan nilai tambah terhadap merek yang baru lahir.
Sumber: InfoKomputer
PLUS: Desain menarik; keyboard besar; bobot ringan; pilihan memori VGA; Bluetooth eksternal.
MINUS: Daya tahan baterai; tuts kurang nyaman.
SKOR PENILAIAN
(maksimal 5)
Kinerja : 4
Fasilitas : 4
Penggunaan : 4
Harga : 3,8
SKOR TOTAL : 4
Hasil Pengujian
Kinerja rata-rata netbook dengan prosesor Intel Atom N270 memang masih serupa, tidak ada perbedaan signifikan yang kami temui jika membandingkan Joybook Lite U101 dengan Cocoon Mantis A10116 yang memiliki spesifikasi serupa. Olah grafis chip 945/950 memang masih mengenaskan, namun pada netbook hal ini memang masih dimaklumi. Satu kekurangan penting muncul pada daya tahan baterai Mantis yang hanya 2200mAh, tergolong cukup singkat untuk memenuhi komputasi mobile
|
Pengujian
|
BenQ Joybook Lite U101 | Elevo Cocoon Mantis A10116 |
|
Cinebench R10
|
17 menit 56 detik
|
18 menit 30 menit
|
|
Encoding video
|
57 menit 24 detik
|
57 menit 5 detik
|
|
Encoding audio
|
15 menit 55 detik
|
15 menit 47 detik
|
|
3DMark 2006
|
–
|
–
|
|
Daya tahan baterai
|
||
|
Memutar HD Video
|
1 jam 51 menit 58 detik
|
1 jam 46 menit 26 detik
|
|
Battery Eater
|
1 jam 50 menit 30 detik
|
1 jam 34 menit 47 detik
|
* Elevo Technologies Indonesia, (021) 623-11235
















