Info Berita Rekan

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Di Internet, Cendol Pun Diklaim Malaysia

Liputan6.com, Jakarta: Pertarungan dunia maya antara netter Indonesia dengan Malaysia semakin memanas. Setelah sebelumnya heboh berdebat soal Tari Pendet, kini giliran minuman Cendol yang jadi buah bibir. Di situs http://www.topix.com, salah seorang netter yang diduga warga Malaysia mengklaim Cendol sebagai jajanan khas negeri jiran itu. Dengan congkak ia mengatakan “Sorry Indonesia, Cendol Juga Milik Malaysia”

Tak perlu menunggu lama, reaksi keras pun muncul dari sejumlah netter tanah air. Berdasarkan pengamatan Liputan6.com, Rabu (26/8), kedua kubu saling hujat mempertahankan argumen masing-masing. Merasa budayanya diinjak-injak Malaysia, tak sedikit netter Indonesia yang melontarkan sejumlah kata kotor. Namun diantara mereka ada pula netter yang mengajak berdamai dan menduga ini hanya sebuah isu untuk memecah belah bangsa [baca: Indonesia dan Malaysia “Perang” di Dunia Maya].

Bukan soal remeh-temeh semata, bahkan ada netter yang mengejek lambang negara Garuda, dengan menyebutnya sebagai Ayam. Sontak, para netter lain segera angkat bicara dan mencaci maki si pengejek. Karena diskusi ini di dunia maya, kata-kata yang keluar pun terhitung jorok.

Karena kepentingan etika, seluruh perang kata-kata tersebut tak bisa disebutkan satu-persatu. Namun jika Anda berminat melihat kelanjutan “perang” tersebut, Anda dapat langsung mengunjungi http://www.topix.com. (ROM)

1 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Berkat Facebook, Sophie Temukan Belasan Saudara Tiri

Liputan6.com, Merseyside: Sophie Featherstone, warga Southport, Merseyside, Inggris, menemukan ke-15 saudaranya melalui situs jejaring sosial Facebook. Remaja putri berusia 19 tahun itu merasa dirinya hidup sendirian, kesepian dan tidak memiliki saudara. Pasalnya, selama ini Sophie hidup dan tinggal berdua bersama neneknya, Pat yang berperan ganda sebagai nenek sekaligus seorang ibu.

Pada tahun 2007, Pat meninggal dalam usia 62 tahun karena kanker. Sejak saat itulah Sophie menjadi depresi. Sang paman, satu-satunya keluarga yang dimilikinya berusaha mengobatinya dengan pergi ke dokter. Namun, pertolongan datang bukan dari pamannya maupun dokter melainkan dari Facebook. Demikian diwartakan Mirror, belum lama ini.

Saat tengah mengunjungi teman di Liverpool, Sophie mengecek pesan pada Facebook-nya. Sebuah pesan datang dari seorang wanita asing yang tak dikenalnya. Pesan itu berbunyi: “Ayahmu akan sangat senang jika bisa bertemu denganmu”. Kemudian Sophie chatting dengan Sarah, wanita yang mengirim pesan tersebut yang juga pacar ayahnya, Paul.

Mereka pun bertemu dan makan malam bersama keluarga Paul. Tak disangka Sophie bertemu dengan saudara yang tak diketahui selama ini. Yakni, saudara tiri laki-laki Jessee, 19 bulan. Serta, anak-anak Sarah dari pernikahan sebelumnya, Kerry-Ann, 16, dan Scott, 12. Sophie juga memiliki lima saudara tiri laki-laki dan perempuan dari pernikahan Paul sebelumnya.

“Sangat indah memiliki sebuah keluarga. Sebelumnya saya kesepian dan sendiri. Saya memiliki banyak teman baik, tapi tetap tidak dapat digantikan dengan keluarga yang kamu percayai,” tulis Sophie pada dinding Facebook-nya.

Berkat pesan tersebut, saudara tiri lainnya mengirim pesan, “Ibu akan sangat senang jika bisa bertemu denganmu,” tulis Katie, anak dari Debbie Featherstone, ibu Sophie. Debbie sendiri memiliki sembilan anak, Jamie, 16, Katie, 15, Ffion, 12, Jack, 10, Bailey, empat, Madison, dua dan Declan, satu, serta anak berusia delapan bulan yang tengah dikandungnya.

“Saat mengandung Sophie, saya berusia 18 tahun. Dan saya pikir lebih baik jika Sophie tinggal bersama ibu saya. Saya hanya ingin agar Sophie dapat hidup normal, jadi saya pergi dari Southport ke Skelmersdale. Namun, saya selalu datang tiap akhir pekan untuk melihat mereka berdua. Tapi ibu saya membuat semua itu terasa janggal kemudian saya tidak pernah kembali lagi,” ujar Debbie.

Hal serupa dialami ayah Sophie, Paul yang pada awalnya tidak dapat menerima keberadaan Sophie. “Saya masih sangat muda saat itu. Tapi saya berusaha mencarinya sejak dua tahun lalu. Saya mengatakan pada kekasih saya bahwa saya ingin sekali bertemu anak pertama saya dan melihat bahwa dia mirip dengan saya. Sangat aneh memang saat bertemu Sophie, tapi saya bahagia sekali karena dia sekarang ada di dalam kehidupan saya,” ujar Paul.

Sekarang Sophie tinggal bersama ayah kandung dan ibu tiri serta saudara-saudara tirinya. Dia merupakan bagian dari keluarga itu sekarang dan tidak pernah kesepian lagi sebab memiliki 15 saudara tiri. Dunia maya memang sulit ditebak.(ANS)

1 September 2009 Posted by | All About Love, Cuap-Cuap, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Bocah Bikin Situs Khusus Berita Baik

Liputan6.com, Beijing: Berita ini cukup mengenjutkan. Lantaran banyak berita-berita yang membuat depresi, seorang bocah laki-laki asal Amerika Serikat telah membuat situs video yang mengkhususkan pada semua berita baik di dunia. Demikian laporan Xinhuanet-OANA, Senin (17/8).

Max Jones, anak sekolah yang berusia 12 tahun dari Orlando, Florida, sudah mendirikan Weekend News Today dengan alamat http://www.hnheadlines.com. Di situs itu dia menjadi “petugas senior”.  Situsnya itu menarik minat 5.000 pengunjung setiap harinya. Bahkan, banyak remaja dari seluruh dunia yang rela tak dibayar untuk menulis dan mengedit isi tulisan serta video. “Saya benar-benar berpendapat bahwa seseorang dapat membuat perbedaan di dunia, hanya dengan sedikit demi sedikit,” kata Max Jones.

Max Jones memperoleh gagasan semacam itu ketika ia menyaksikan retrospektif akhir tahun mengenai tayangan Today. Ia menjadi tertarik pada jurnalisme dan mengubah WC kamar tidurnya jadi studi TV pada Desember 2008.

ANTARA mewartakan Max Jones biasanya menghabiskan waktu selama lima jam setiap pekan dan lebih banyak lagi pada musim panas untuk mencatat segmen videonya di rumah dan di satu laboratorium komputer. “Ini adalah anak muda yang muncul untuk mengubah dunia, dan ia sangat peduli dengan dunia, dan ia sangat muda,” kata Lillian Wu, yang berusia 18 tahun dan menulis untuk Weekend News Today.

“Ini sungguh memberi ilham. Begitu banyak orang yang lebih tua bahkan tak peduli sama sekali atau benar-benar tidak acuh, dan ia tampil dengan membuat suaranya didengar, dan ia baru berumur 12 tahun,” katanya.(AND)

1 September 2009 Posted by | Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , , | Leave a comment

Ternyata Kelelawar Bernyanyi Selama “PDKT”

Liputan6.com, Texas: Anda mungkin sudah banyak mendengar jika kelelawar mengeluarkan suara untuk mendeteksi benda yang ada di depannya. Namun kini bertambah satu lagi fungsi suara bagi hewan yang identik dengan superhero Batman ini. Suara yang kelelawar keluarkan ternyata tak melulu berfungsi sebagai pelacak benda, namun  juga sebagia penarik pasangan. Saat si pejantan tengah melakukan pendekatan ia akan menyanyikan lagu cinta untuk menarik sang betina.

Penemuan ini ditemukan sejumlah peneliti dari Departemen Biologi Texas A&M serta Universitas Texas. Untuk melakukan penelitian tersebut para ilmuwan membutuhkan waktu tiga tahun. Sebenarnya mendengar nyanyian cinta kelelawar adalah hal yang sulit, mengingat suara yang dikeluarkan adalah suara dengan frekuensi tinggi yang sangat sukar manusia dengar.

Meski begitu, ilmuwan berhasil merekam suara tersebut dengan peralatan yang mereka miliki. Dalam penelitian tersebut mereka menemukan beberapa suku kata yang digunakan untuk bernyanyi dibentuk ke dalam tiga kelompok yaitu, siulan, dengungan, dan getaran bunyi. ScienceDaily melansir, kelelawar terbiasa melakukan hal itu untuk menarik pasangan mereka dan memperingatkan saingan mereka agar jangan ikut campur. Penemuan ini sendiri adalah pemuan baru, karena sebelumnya diyakini kelelawar tidak memiliki aturan bahasa dengan menggunakan frase tertentu.

Di kalangan hewan, hanya sejumlah hewan yang bernyanyi untuk menarik pasangannya. Paus dan burung yang termasuk diantaranya. Namun nyanyian cinta kelelawar ini memiliki karakteristik tertentu. “Kami telah mempelajari bagaimana kelelawar mengeluarkan vokal mereka. Ternyata sangat spesifik dan terpola. Kini kita punya model yang tak hanya dapat digunakan untuk mempelajari kesamaan komunikasi dalam dunia binatang, tetapi juga dalam dunia manusia”, ujar Kirsten Bohn, peneliti dari A&M.(AND)

1 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Lintas Informasi | , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Mudik Aman di Angkutan Umum

//

mudik-di-pelabuhan-suwarjono-8ANDA akan mudik menjelang hari Lebaran nanti? Hati-hati, sekarang banyak penjahat yang bermuka manis. Kalau tidak hati-hati, Anda bisa menjadi korban kejahatan.

Berikut ini adalah sejumlah tips mudik dengan aman seperti disampaikan Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Komisaris Besar I Ketut Untung Yoga Ana:

1.Jangan mudah menerima tawaran makanan ataupun minuman dari seseorang yang belum Anda kenal dengan baik agar tidak jadi korban kejahatan pembiusan.

2. Jangan menyahut apabila disapa atau ditepuk oleh orang yang tidak Anda kenal.

3. Hindari mengenakan perhiasan mencolok atau membawa uang berlebihan. Ini bisa merangsang orang berbuat jahat, terutama dalam keramaian seperti di terminal dan stasiun.

4. Barang bawaan juga sebaiknya dikemas sedemikian rupa sehingga dengan mudah dibawa dan diawasi.

5. Untuk menghindari kejahatan seksual atau pelecehan, sebaiknya kaum perempuan yang akan mudik juga menjaga penampilan dengan berdandan sewajarnya saja.

6. Terakhir, pilihlah jasa angkutan umum dengan cermat, terutama perusahaan angkutan yang sudah dikenal memberi pelayanan baik. (HIN)

SUMBER : Kompas.com

1 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Lintas Informasi, Trik & Tips | , , , , , , , | Leave a comment

Antre Sejak Subuh untuk Rp 2.000,00

RIBUAN warga dari berbagai daerah yang berniat memperoleh uang baru, memadati pintu masuk hingga pelataran parkir Kantor Bank Indonesia (KBI) Bandung Jln. Braga Kota Bandung, Senin (31/8). KBI Bandung menyiapkan uang receh atau pecahan Rp 20.000,00 ke bawah sebanyak Rp 273 miliar untuk keperluan selama Ramadan hingga Lebaran.* KRISHNA AHADIYAT/”PR”

Karena kebijakan Bank Indonesia (BI) yang tidak lagi melibatkan Perusahaan Penukaran Uang Pecahan Kecil (PPUPK) dan hanya melayani penukaran dari satu sumber, masyarakat yang berniat memperoleh uang baru, harus rela mengantre berjam-jam, dari pagi sampai siang. Mereka datang dan mengantre untuk mendapat uang pecahan baru di tempat penukaran uang BI Bandung Jln. Braga, Kota Bandung.

Perjuangan berat untuk mendapat uang baru, juga dialami Sugianto (43), salah seorang warga asal Kab. Sumedang. Ia mengaku, sejak pagi hari sekitar pukul 3.30 WIB selepas makan sahur, dia berangkat ke Bandung demi mendapat uang kertas baru Rp 2.000,00.

” Sebelumnya saya belum pernah menukarkan uang ke Bank Indonesia seperti sekarang. Hanya, sejak melihat uang baru pecahan Rp 2.000,00 di televisi, saya ingin memilikinya untuk dibagi-bagikan kepada anak-anak dan keponakan saat Lebaran nanti,” kata Sugianto yang ditemui di tengah kepadatan antrean penukaran uang di Kantor BI Bandung, Senin (31/8).

Menurut dia, meski berangkat pagi dari Sumedang dengan maksud bisa cepat mendapat apa yang diinginkannya, tetap saja dia kebagian nomor antrean ratusan, karena sejak subuh sudah banyak warga yang mengantre. Padahal, kata Sugianto, loket penukaran baru dibuka pukul 8.00 WIB.

Hal serupa dialami Pinarti (45). Demi mendapat uang pecahan Rp 2.000,00, dia rela berangkat dari rumahnya di daerah Kelurahan Cibuntu, Cijerah, Kec. Bandung Kulon sejak pagi, tetapi tetap saja dia harus menunggu hingga siang untuk mendapatkannya.

“Maunya sih tukar Rp 3 juta, tetapi karena dibatasi tiap orang hanya mendapat Rp 400.000,00, paling besok saya datang lagi. Yang penting, bisa membawa sampai Rp 3 juta karena saudara-saudara di kampung banyak dan harus bisa kebagian semua,” ujar Pinarti, yang berencana mudik ke Madiun saat Lebaran nanti.

Dia menuturkan, dirinya hampir setiap menjelang Lebaran menukarkan uang baru untuk keluarga di kampung. Namun, kondisi sekarang, menurut dia, jauh lebih ramai dan harus mengantre sejak pagi agar kebagian.

Lain halnya dengan Budi (47). Pedagang es yang biasa mangkal di SD Cijerah tersebut mengaku menukar uang baru pecahan Rp 2.000,00 untuk meningkatkan penjualan dagangannya. Uang Rp 2.000,00 baru yang ditawarkan lewat uang kembalian, bisa menggaet minat anak-anak sekolah untuk jajan di tempatnya.

“Penjualan jadi ramai karena rata-rata anak sekolah yang jajan ingin kembalian uang baru Rp 2.000,00. Tetapi sayangnya, mereka malah tidak jajan lagi (kepada pedagang yang lain). Jadi saya kebagian protes dari pedagang lain,” kata Budi yang biasa disapa Mang Meong itu.

Kepala Bidang Sistem Pembayaran BI Bandung Ari Lajiji mengatakan, BI Bandung menyiapkan uang berbagai pecahan hingga Rp 4,7 triliun untuk keperluan penukaran uang selama bulan Ramadan hingga Lebaran nanti.

“Sebetulnya, masyarakat dipersilakan menukar berapapa pun, namun karena banyak peminat dan persediaan terbatas, jumlah penukaran dibatasi agar masyarakat yang mengantre bisa kebagian secara merata,” katanya

Pihaknya menyiapkan uang receh atau pecahan Rp 20.000,00 ke bawah sebanyak Rp 273 miliar. Dan hingga minggu pertama Ramadan, rata-rata jumlah penukaran uang receh mencapai Rp 1,2 miliar per hari. Menurut dia, memasuki minggu kedua Ramadan, penukaran diperkirakan akan mencapai Rp 2 miliar per hari. Hal itu terlihat dari animo masyarakat yang melakukan penukaran uang, terutama uang pecahan baru Rp 2.000,00.

“Untuk mengantisipasinya, mulai hari ini (Senin-red.), kami menambah nomor antrean dari 600 – 700 menjadi 1.000 nomor antrean. Dan rencananya, setiap orang yang datang bisa langsung mendapat nomor antrean sejak awal,” ujarnya. (Krishna Ahadiyat/”PR”)***

1 September 2009 Posted by | Cuap-Cuap, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

‘Wow Factor’ Muluskan Noordin M. Top Rekrut Pengantin

Ies4KGYddYJAKARTA – Banyak orang bertanya-tanya, ilmu apa yang dimiliki Noordin M Top hingga dia mampu merekrut pengantin atau pelaku bom bunuh diri dengan mudah.
Usia para pengantin yang masih relatif muda, seperti Dani Dwi Permana (JW Marriott) dan Nana Ichwan Maulana (Ritz Carlton), memang menjadi salah satu faktor utama. Usia remaja dianggap sebagai usia sugestif dan mudah dipengaruhi.

Namun ternyata ada faktor lain yang memudahkan perekrutan pengantin, yaitu ‘wow factor’ yang dimiliki Noordin. Satu faktor ini menjadi semacam senjata ampuh baginya.

Demikian dikatakan pengamat militer Mardigu kepada okezone. Berikut petikan wawancaranya:

Apa yang dimiliki Noordin M Top untuk memudahkan merekrut pengantin?

Saya pernah membantu ‘membersihkan’ kembali otak orang-orang yang sempat terkena pencucian otak oleh Noordin. Ditanya soal Noordin, mereka jawab Noordin orang yang kharismatik, santun, berwibawa. Inilah yang disebut wow factor.

Seberapa kuat wow factor ini mempengaruhi?
Dengan adanya wow factor ini, siapapun yang melihat Noordin bagaikan seseorang yang mengalami cinta pada pandangan pertama.

Bagaimana proses wow factor ini hingga bisa mempengaruhi?
Dengan menggunakan panca indera. Kalau orang ini rapi maka enak kita lihat, tutur kata lembut maka enak didengar. Jika rapi dan wangi membuat indera mata dan penciuman terpuasi. Lalu dia berbicara, dan wow factor ini bekerja.

Salah satu teknik memperlihatkan wow factor yaitu saat di masjid melihat seseorang yang setelah salat lalu berdoa dalam waktu yang lama. Biasanya orang itu sedang bermasalah. Lalu didekati, diajak ngobrol soal masalahnya seakan-akan dia berempati.

Mengenai pencucian otak mudah dilakukan pada usia muda?
Pencucian otak yang diterapkan kepada para teroris, hanya digunakan untuk para pengantin. Adapun usia yang rawan terkena hal ini yakni usia 15-25 tahun, atau disebut usia sugestif, usia muda mudah dipengaruhi.

Mudahnya dipengaruhi maka akan mudah menanamkan konsep jihad.

Bagaimana dengan teroris yang usianya tak muda lagi?
Usia di atas itu, direkrut karena punya kesamaan pernah jihad di Poso, Ambon lalu di Afganistan. Jadi sama-sama pernah berjuang. Misalnya Saefuddin Jaelani, Ibrohim.

Mengenai tempat tinggal teroris?
Ada sebuah SOP (standard operating procedures) di mana mereka harus ada di tempat aman hanya untuk satu atau tiga hari tinggal, tidak boleh lama.

Jika kemudian sebuah tempat yang kemudian dipilih untuk tempat tinggal jangka panjang harus memenuhi sejumlah syarat, seperti lingkungan harus aman. Kecuali untuk melakukan penyerangan dalam waktu dekat seperti yang di Jatiasih, Bekasi. (lsi)

1 September 2009 Posted by | Berita Artis, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , | Leave a comment